Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
TAK SENGAJA



Di malam hari


Ling hanya melamun kan persoalan derkit perjodohan, entah apa yang akan terjadi setelah itu terjadi, ling bahkan belum melupakan cinta pertama nya


" Hahh Jika memang ini takdirku untuk menikah di jaman ini aku akan terima ini, Tapi aku belum bisa melupakan cinta ku yang dulu aku takut takbisa mencintai pria yang di jodoh kan dengan ku " Ucap ling sendu


" Tapi jika aku berbuat masalah dalam perjodohan ini kerajaan ini mungkin akan terjadi dampak juga bahkan sangat berpengaruh " lanjut ling begitu sedih kenapa di hidupnya hanya harus mengorbankan dirinya


Di arah belakang datanglah putri Mahkota


" Ling, sedang apa malam malam sendiri diluar tidak baik untuk kesehatan " Ucap kaka jing ming


" Eh kaka tidak apa aku hany sedikit bingung " Jelas ling


" Bingung karna apa? Biar kaka tebak masalah derkit perjodohan? " Tanya kaka jing " Kamu tenang saja percaya padaku Putra Mahkota dari kerajaan fang adalah pria yang baik namun dia begitu acuh terhadap wanita mungkin ujian mu disaat kau sudah menjadi istrinya, dan maafkan kaka karna kaka kau yang harus menikah dengan nya " Jelas jing begitu sedih melihat adik nya murung


" Tak apa kak, tapi aku hanya takut jika suatu saat nanti dia mengangkat seorang selir, kau tau aku tak suka berbagi jika dalam hal cinta " Jelas ling tertunduk


" Itu tidak akan terjadi ling Semua generasi kerajaan fang tak pernah memiliki seorang selir bahkan tak pernah ada, jika pun ingin memiliki selir dirinya harus mau di buang dari keluarga kerjaan " Jelas jing membuat ling sedikit lega


" Apa kaka tau kebisaan atau rumor lain selain tadi? " Tanya ling


" Setau kaka dengar dari putri lain yang pernah melamar Putra mahkota dirinya selalu dengan alasan yang sama namun entah apa yang dia ucapkan dan di lebih sering menghabiskan waktu dengan berperang jika tidak berburu ke hutan untuk mencari tanaman obat dan lain nya " Jelas jing dan di oh iya oleh ling


Ling yang mendengar kata hutan menjadi begitu penasaran dengan hutan yang ada du Kekaisaran ini


" Kaka jing ada hutan apa di Kekaisaran ini?" tanya ling dengan antusias


" Untuk apa menanyakan hal itu, baiklah hutan di kekaisaran disini ada hutan hitam dan hutan hijau dimana menurut warna nya dan isinya pun seperti itu tapi tidak ada orang yang berani memasuku hutan hitam karna suatu legenda dimana hutan hitam adalah banyak sekali misteri namun para tetua bilang disana banyak sekali sesuatu yang luar biasa namun itu menurut ramalan yang para tetua dapat " Jelas jing dengan serius


Malam hari belum menunjukan tengah malam wanita bernama jiali ming ini sedang mengendap endap untuk keluar kerajaan memalui jalan belakang untuk mengusir rasa penasaran dengan hutan di Kekaisaran ini


" Hati hati ling jangan sampai orang melihat mu nanti mereka ngira aku ini penyusup " Ucap ling dengan pelan sekali


" Yes berhasil keluar huuh mudah juga heheheh " sorak bahagia ling


Tanpa jeda ling menggunakan ilmu nya menuju hutan hitam ya walau ada rasa takut ling memutuskan hanya untuk melihat depan nya saja


Sampai di hutan hitam


" Waowww amazing benar benar abu abu hitam mantul entah seberapa banyak tanaman racun disana " Celoteh ling kagum


" Jangan sekarang deh kehutan nya aku belum siap mati dulu nanti kali aku sterss baru jalan jalan kehutan siapa tau ada kembaran m*ny*t hutan xixixix " Celetuk ling dan mengganti baju di atas pohon


" Mendingan sekarang gwe happy happy di pusat kota dengan membeli berbagai jajanan manis uwuuuu banget sihh apa lagi kalo bareng ekhem man hahah halu aja dulu " Ucap ling dan terbang dengan kekuatan angin nya


Ramai begitu ramai di pusat kota malam ini, ling terkagum kagum dengan suasana disana banyak ucapan yang ling dengar...


Tak ada yang tau jika itu adalah putri jiali so karena ling menyamar menjadi rakyat biasa


" Wawww indah banget banyak lampion masyarakat disini juga terlihat bahagia banyak banget yang berkumpul ada apa ini? " Gumam ling tak memperhatikan jalan nya dan...


Brukkkk Ling terjatuh dan alhasil p*nt*tnya menciun tanah saat menabrak sebuah dada bidang begitu keras seperti batu


" Aduhhh apa aku nabrak tembok ya masa si di tengah jalan ada tembok kan ga indah sama ga layak, awwhhh siapa sihhh " Dumel ling masih mengusap kening nya yang sakit dan pinggang nya


" Ehh kau kau tak lihat apa aku sedang berjalan malah diam ditempat lagi dasar kau... " Komentar ling dan terjeda karna pria itu menghentikan gerakan mukut


ling dengan tangan nya seperti menyuruh nya untuk stop berceloteh


" Kauu awas saja jika aku bertemu dengan mu lagi aku akan membuat mu menjadi sate awas saja " Ancam ling tapi pria itu tak mendengar karna sudah sangat jauh disana


" Hishh bikin mood gwe ancur aja nih cowo awas aja ya gwe janji bakalan bikin sate kali ga jadi rendang kalo ga kutuk aja jadi b*bi hutan tau rasa lo" Celoteh nya sambil berjalan banyak warga yang memperhatikan ling karna celoteh nya


mood ling kembali naik saat melihat jajanan di jaman nya ini yang begitu ling sukai


" wah wah paman aku mau beli lima ya " semangat ling dengan 45


Di sisi lain


Keempat pangeran setelah makan malam memilih untuk jalan jalan ke pusat kota merayakan hari baik mereka


" Kak kita mau kemana aja nih aku makan kan udah nih gimana kita eumn apa ya " Ucap ming jing dalam perjalanan menggunakan kerta kuda


" Diam lah baik aku saja yang atur kalian, kalian hanya perlu mengikuti ku " jawab hwang dengan senyuman


Mereka hanya setuju karna percuma saja jika menolak putra mahkota tak akan mengalah


Sampai di pusat kota


" Kaka adik bukan kah itu adik ling lihat lah wajah dengan cadar itu tidak asing " Tanya ming wei pada semua nya di angguki


mereka memutuskan mengikuti wanita yang disebut seperti ling


mereka mengikuti dengan hati hati " gimana kali dia bukan adik ling? " ragu ming jing


" Itu pasti ling " jawab hwang


Ling selesai memakan manisan itu memilih untuk berkeliling tanpa beban karna sudah meninggalkan istana tanpa izin


Ling menyadari saat melihat gerakan mencurigakan dibelakang nya seperti ada yang menguntit nya


" Siapa yang mengikuti ku jangan jangan orang jahat awas aku kerjai kalian hihihi " Ucap ling merencanakan sesuatu


Ling berjalan cepat menerobos setiap orang untuk menghindari untitan mereka


" Rasain hilang jejak kan siapa suruh ngikutin aku awas saja " Ling berbelok ke arah gang


di kerumunan


" kak kaka aku melihat ling belok ke gang itu ayo ikuti dia seperti nya dia menyadari kita " Ucap ming hong


Keempat pria itu mengikuti ling dan....


" Hei kenapa kau mengikuti ku mau apa kalian jangan macam macam ya " Ucap ling begitu lantang


Putra mahkota begitu mengenali suara itu dan membuatnya yakin dan maju dari kegelapan membuat ling kaget dan mematung


" Emmm adik ku yang nakal ini keluyuran di pusat kota sendiri cek cek cek sugungguh nakal " Ucap putra mahkota dengan bersidekap didada


" hwang kaka dia adik ling cek ternyata selama ini dia sering keluyuran mulai sekarang kita harus waspada jika ling keluar lagi tanpa izin " Tambah ming wei


" e-eh kaka kaka ku cayang heheh maaf kan ling, ling hanya mencari udara segar sumpek tau di istana terus " Jelas ling memberi alasan palsu


...****************...