Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MEMBANTU



Mereka sudah berangkat menggunakan kingkong, awalnya rafa menawarkan untuk memakai kekuatan teleportasi nya tapi ling melarang nya dengan alasan 'jangan terlalu memperlihatkan kekuatan mu karena sekarang kita sedang menyamar menjadi rakyat biasa yang kaya raya' begitulah kata ling


" Kita langsung belanja baju dulu deh " Ucap ling menguasai tour pasar hari ini


" Terserah kamu saja by aku ikut, disini sekarang kan aku jadi kuli angkat barang " Ucap rafa mengerti seperti biasanya


Pakaian mereka menggunakan hanfu desa biasa nya, tidak mencolok sama sekali, apalagi saat ling menggunakan cadar dan sedikit mengotori wajahnya agar tidak terlihat begitu putih, membuat semua yang berpapasan dengan ling meremehkan mereka


" Hahaha tentu itu tugas suami saat ikut ke pasar " Ucap ling membenarkan bukan nya nyanggahnya


Mencari toko baju pilihan cukup jauh dari mereka tiba tadi, ling menilai dari bahan bukan dari banyak nya pengunjung yang datang


Tidak peduli dengan harga yang di pasangan kan ling kan orang berduit banyak jadi lebih baik cari yang ada daripada harus mengantri membuang waktu singkat nya saja


" Hallo nona selamat datang di toko kami, ada yang bisa saya pilih kan? " Ucap penjual hanfu itu


" Bisa carikan hanfu untuk balita seusia anak ku? " Ucap ling hanya menunjukan badanya saja tanpa menunjukkan wajahnya


Menurut ling wajah hongli sangat tidak pasaran membuat ling jarang memperlihatkan wajah tampan putra nya itu


" Ada nona mari ikut saya " Ucap pelayan menujukan pakaian terbagus di tempatnya


" Apa yang ini ada suka nona, ini cukup cocok untuk putra anda " Ucap pelayan itu sejak tadi kagum melihat tangan gemoy putra dari pembelinya ini


Siapa yang tidak langsung jatuh cinta pada hongli, kulit yang seputih porselen, jika anak bayi di kebanyakan desa atau wilayah ini jarang yang berkulit seperti ini kecuali memiliki hubungan darah dengan keluarga kerajaan


" Eum ini bagus aku ambil yang ini, ini juga yang warna biru laut dan langit ini, coklat juga dan warna mas ini, ehh kain ini kau dapat dari mana? " Ucap ling memborong lalu melihat kain yang baru ling lihat di jaman ini tapi lebih sering di lihat di jaman modern nya


" Ohh ini nona, ada yang menukar tambahkan baju ini seorang pria tua dengan jalan bungkuk " Ucap pelayan itu apa adanya


" O begitu baiklah aku ambil yang itu juga " Ucap ling kepo dengan baju itu, merk nya saja baju branded siapa yang menukar tambah baju ini? 'Batin ling


" Baiklah nona akan saya bungkus " Ucap pelayan itu senang sekali karena ada yang memborong nya


" Tunggu aku akan membeli baju untuk ku dan suami ku bisa kau pilihkan? Ku lihat selera memasangkan pakaimu bagus juga " Ucap ling tertarik dengan selera pelayan itu


" Anda bisa saja nona , baiklah akan saya usaha kan untuk mencari yang cocok dengan anda " Ucap pelayan itu tersipu malu


Pelayan itu memilih setiap hanfu yang menurut nya cocok untuk ling dan rafa, ling sangat puas dengan pelayanan itu


" Kerja mu dalam melayani pembeli sangat bagus tapi kenapa toko mu sepi? " Tanya ling heran


" Aku tidak tahu nona, mungkin mereka tidak percaya dengan sulaman dan jahitan setiap hanfu yang saya bikin, bisa jadi karena ayah saya seorang tabib jadi tidak percaya anak nya bisa membuat hanfu dengan benar " Ucap pelayan itu menunduk


" Astaga, aku ada ide agar tokomu laku, ayo ikut dengan ku " Ucap ling membawa pelayan itu ke luar toko tapi kembali lagi lalu...


" Ambil bahan dan peralatan menjahit dan mensulam mu " Ucap ling memberitahu apa yang di butuhkan


" Baiklah nona tunggu sebentar aku akan ambil di dalam ruangan saya " Ucap pelayan itu


" By rafa, sini tolong pindahkan meja kosong itu ke depan dengan kursinya ya... " Ucap ling meminta tolong pada rafa


" Ayo ikut aku " Ucap ling menarik tangan pelayan itu


Ling menjelaskan setiap perincian tujuan dari semua ini


" Kamu tunjukan saja setiap cara kamu menyulam dan menjahit setiap hsngu nya, kamu harus fokus santai agar mereka percaya dengan cara pembuatan hanfu mu " Ucap ling menjelaskan


" E-eum baiklah nona terima kasih Atas saran nya " Ucap pelayan itu berterima kasih


" Nyonya dan tuan tuan sekali, disini kami ingin menjukan bagaimana cara nona ini membuat hanfu nya, tidak semua orang atau penjual hanfu membuat hanfu nya sendiri, bisa saja mereka membeli hari salah seorang pembuat hanfu dan nona ini adalah penjual yang langka nona ini yang membuat sendiri hanfu dan menyulam setiap hiasan ini, ayo lihat lahh jika kalian merasa puas dan suka dan percaya kalian bisa melihat lihat setiap macam gambar di hanfu nya, jangan lupa untuk membelinya " Ucap ling berteriak


Membuat orang orang yang mendengar teriakan ling mejadi penasaran dan berkerumun mengulung melihat pelayan itu membuat sulaman dan jahitan dengan telaten nya


" Wahh benar bagus dan rapih ternyata, jarang sekali penjual hanfu dengan buatan tangan sendiri "


" Ya benar aku tertarik, nona apakah kami boleh melihat lihat siapa tau kami tertarik dan ingin membelinya " Ucap salah satu orang yang mulai percaya dengan kualitas hanfu buatan pelayan itu


Semakin banyak yang berkunjung dan memilih milih setiap baju disana hingga toko terlihat penuh


Pelayan itu kewalahan saat melayani setiap pembeli disana, ling berinisiatif untuk membantu nya dengan menitipkan hongli pada daddy nya


Untung saja hongli tenang tidak rewel membuat ling tidak pusing....


Cukup membutuhkan waktu, karena pembeli semakin banyak namun stok hanfu semakin menipis lagi pula setiap model hanya tersedia satu dua atau tiga atau lima buah saja


Banyak yang memesan dengan model yang mereka pilih karena kehabisan saat akan membeli


Akhirnya toko kembali damai saat pengujung sudah mengurangi, pelayan itu begitu terharu dengan apa yang baru saja terjadi


Sebelum nya pelayan itu berniat menutup toko ini karena kehabisan uang untuk menyewa nya, tapi saat ling datang membeli dan memberi saran semua berubah


" Nona hiks terima kasih atas pertolongan nona, awalnya hari ini saya akan menutupnya tapi saat anda datang semua berubah terima kasih nona hiks hiks " Ucap pelayan itu begitu terharu tidak percaya jika hanfunya laku keras


" Tidak perlu seperti itu aku hany membantu mu sedikit, kamu yang begitu hebat, aku akan menjadi langganan membeli hanfu disini " Ucap ling dengan semangat


" Benarkah terima kasih nona saya sangat beruntung bisa bertemu dengan anda, dan setiap nona datang untuk membeli hanfu disini saya akan memberi anda potongan harga " Ucap pelayan itu dengan rela


" Tidak perlu aku tak mengharapkan itu, baiklah aku akan melanjutkan belanjaku, puaskan pembeli dengan menepati hari yang mereka pesankan jangan kecewakan pembeli, pembeli adalah raja bagi mu mengerti, itu adalah kunci ketetapan pembeli " Ucap ling memberi tahu


Setelah acara menjadi pelayan di toko hanfu ling sedikit kecapean namun tak dilihatkan pada suaminya dan anaknya


" Ling apa kamu ga cape dari tadi kamu mondar mandir trus ga henti nya bicara, mendingan kita istrahat makan dulu yuk " Ucap rafa pengertian


" Eum baiklah tapi belajaan nya gimana? Kan itu banyak... " Ucap ling


" Aku akan masukan ke dalam dimensi tenang saja tidak akan ketahuan " Ucap rafa melihat ke setiap sisi memastikan apakah aman saat memasukan belanjaan nya ke dalam dimensi


...****************...