Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MENDAPATKAN NYA



" Ling bangun kamu ga boleh seperti ini terus bagaimana jika sudah menikah suami mu marah gara gara kamu selalu bangun terlambat ling " Omel li membuat ling kesal


" Aduh kuping ku panas seperti nya ini ada yang mau ngeruqiah aku deh " Cibir ling tapi li hanya menggelengkan kepala terbiasa dan sudah tahu arti dari kara ruqyah


" Nih ya li dengerin mumpung aku masih sendiri jadi aku harus puasin dulu tidur dengan bangun siang kan kata kamu tadi kalo udah punya suami ga boleh kesiangan " Ucap ling malas


" Hei ling ling, Kalo seperti ini kamu bakalan kebiasaan dong ayolah bagun dan bukan kah kita bakalan mempersiapkan segala nya untuk pernikahan mu dan mungkin kamu harus menghabiskan waktu dengan para kaka dan adik mu itu " Jelas li


" Iya iya aku bangun, aku ingat hari ini aku ada janji dengan para ibunda dan para kaka dan adik wanita ku " Ucap ling malas dan beranjak dengan lemas lesu loyo


" Huft mau nikahan aja ribet banget dehh harus ini lah harus itu lah di novel enak tingga diem duduk manis berangkat udah siap haduhh " dumel ling memasuki pemandian


Ritual berjalan 20 menit cukup lama ya ada telpon alam tadi


" Udah nih ayo lahh mereka ngomel lagi nanti gara gara aku telat " Ucap ling dan menyeret li


" e-ehh ling sarapan dulu dong nih makan kue buatan ku sesuai resep yang kamu suruh " ucap li


" Eumm rasanya lumayan tapi ada sedikit gosong jika memanggang nya jangan terlalu banyak kayu untuk mengatur suhu panas apinya " jelas ling yang memakan nya hingga habis


Srttttt


Datanglah dua pria berjubah coklat sama


" Nona kami datang kesini untuk melapor " Ucap bai


" Apa? apa masalah besar? " Tanya ling kepo


" Bukan tapi laporan senang, kami berhasil menyewa lahan yang anda ingin kan untuk membuat kue meski ada sedikit Paksaan " jelas bai dan di angguki dai


" Oh baiklah dan untuk hak haknya semua aku serahkan pada li saja dan adik kalian okey itu untuk menunjang kebutuhan kalian tapi uang bulanan aku masih tetap akan mengirim lewat kalian " Ucap ling


" Ling apa tak berlebihan memberikan toko itu padaku? " Tanya li sedikit ragu untuk menerimanya


" tentu saja kau bukan pelayan ku kau itu adalah sepupuku paling the best deh dan masalah toko aku memang sengaja membeli nya untuk mu agar kamu dan adik baru mu bisa hidup layaknya rakyat lain tak terkekang seperti ini " Jelas ling dan di angguki li


" Terima kasih aku sangat terhura dengan semua ini terima kasih ling 🥺🥺 " Ucap li dengan menyeleweng kan kata kata haru menjadi hura dengan memeluk ling


" Terharu li kau sekarang lebih mirip dengan ku yang selalu menyeleweng kata kata hahaha bukanya haru ini malah lu haduh dasar kamu ini " Ucap ling dan kembali berpelukan


" Sudah pelukan nya ling nanti kamu terlambat ke tempat


tujuan mu yang sedang dinanti semua orang " Ucap li menyadarkan ling dengan tujuan utamanya mereka akan pergi


Benar saja saat datang ke taman istana semua susah berkumpul hanya kurang ling seorang


" Ling " Ucap ibu suri yang sudah menepuk nepuk punggung tanganya yang menandakan dia sedang mengintimidasi


" A-anu nenek a-aku tadi ada hambatan di perjalanan aku ga bangun terlambat kok coba tanyakan pada li " Ucap ling dengan cengir kuda nya


" Li " Bicara ibu suri menatap li membuat li tak bisa berkompromi dengan ling, begitu lah li jika sedang di intimadasi ling tak bisa berbohong dan selalu berkata jujur


" Benar ibu suri Putri ling bangun sedikit terlambat dan putri ling sempat mengeluh saat saya bangun kan " Ucap li dengan lantangnya dan langsung menutup mulutnya saat menyadari apa yang li ucap kan, alhasil mendapatkan pelototan dan ling


" Hishh awas kau li tak bisa sekali kau dia ajak bekerja sama, mau untung sendiri saja " Omel ling dalam hati dan tak lupa memelototi li dengan tajam


" Ada apa dengan mata mu kaka ling " Ucap nuan dengan sengaja, ling tak akan melakukan sesuatu kepadanya jika ada ibu suri atau nenek mereka


...****************...