Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
PEMBANTAIAN



[ Follow My Instagram ]


[ @lta_nrti ]


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~•~•~•~•


Pagi Hari


Mereka menginap di Kediaman nyonya besar ( mami Rafa), Pagi ini semua tampak bersedih akan kepergian nya anak menantu dan cucu mereka yang secara mendadak.


Vira dan Williams sama kaget nya, mereka pergi begitu saja tanpa menemui orang orang terlebih dulu, hanya meninggalkan sepucuk surat, yang begitu mengejutkan sekali.


From : Rafa, lusi


Maaf semua nya kami harus segera kembali keadaan istana sedikit rumit di artikan, aku mendapat kabar melalui gelang yang ternyata masih terhubung. Maaf jika kita tidak akan kembali lagi ke dunia masa depan ini, atau aku akan kembali dimana alam berikutnya, doakan kami semoga kita bisa menyelesaikan ini dengan baik tanpa kehilangan apapun.


To : my family


Itulah beberapa kata yang ditulis lusi dengan sedikit tidak bisa terbaca karena begitu tidak rapih, seperti tidak kuat untuk menulis


" Hiks anak ku kenapa kalian meninggalkan kami lagi hiks " Tangis mami Rafa setelah membacanya


Rasa sesak di dadanya begitu terasa, dirinya lebih memilih ditinggalkan tanpa di beri kabar seperti ini.


" Mam sudah kita hanya bisa mendoakan mereka, aku yakin mereka kuat, aku tau kemampuan keduanya tiada tanding dengan siapa pun " Ucap papa Rafa menenangkan


Lin dan Ong pun tentu ikut


" Papa hiks hiks mama ga mau kehilangan mereka kedua kalinyaa hiks hiks, bisa kah kita susul mereka kesana? " Ucap mami Rafa terus menangis


Deg


Tiba-tiba papa Rafa termenung mendengar kata kata itu, dirinya jadi teringat pada istri nya di masa lalu, hati nya tiba-tiba bergetar saat kembali mengingat wajah istrinya.


" Pahh kenapa diam saja, apa bisa? " Tanya mami Rafa menunggu jawaban


" Ma kita tidak bisa pergi kesana, kita hanya perlu berdoa pada sang kuasa, itu satu satunya harapan " Ucap papa Rafa


Jujur saja papa Rafa tidak ingin kembali ke sana, rasa bersalah pada istri masa lalu nya begitu kuat , jadi dirinya tidak ingin bertemu lagi.


*flashback on!


Malam hari tepat tengah malam


Di dalam kamar yang tampak sunyi tiba tiba ada sekolah cahaya yang memancar membuat seseorang orang yang sedang tertidur terusik yang mengharuskan mereka terbangun.


"Eumhh" Lenguh keduanya saat menyesuaikan kan dari tidur nya


" Permaisuri, putra mahkota, ini saya bai dan dai, gawat di Kerajaan ada pembantaian oleh Kerajaan asing, tolong kami para s*al*n itu sudah membantai habis semua Kerajaan mereka sudah mengetahui semua kelemahan pulau ini, dan... Permaisuri tianzhi menjadi sandra dengan putri jing Ming dan Fang yi, tolong nona saya sudah tidak kuat, tapi tenang semua orang yang dekat dengan anda sudah kamu aman kan di gua yang dulu anda tempati cepat datang nona uhuk uhukk... " Suara dari gelang itu dengan menampilkan keadaan seseorang yang berbicara itu yang tak lain bai dan dai


Lusi dan Rafa langsung tersadar dengan apa yang terjadi, lusi dan Rafa saling pandang dengan sorot mata yang begitu tajam.


Kali ini mereka berdua benar benar sudah kehabisan akal akan yang sedang terjadi sekarang disana.


Pintu tiba-tiba terbuka dengan secara paksa bahkan hingga pegangan nya rusak bahkan keluar dari tempat nya .


" Mami daddy kita harus segera kesana, tidak ada waktu cepat lahh aku sedah menyiapkan mesin nya " Suara yang begitu bergetar.


Apalagi lin yang sudah terbakar oleh emosi, ternyata orang yang selama ini baik pada kerajaan nya begitu licik...


" Ayo kita susul mereka dan balas kan semua yang mereka lakukan pada kita semua " Suara dingin lusi yang begitu menusuk


Rafa? Jangan di tanyakan dia sudah mengepal tangan nya begitu kuat hingga kukunya memutih menahan emosi yang membendung


" Sebelum itu aku akan menulis surat untuk mami " Ucap lusi mengambil kertas dan pulpen untuk menulis surat.


Selesai menulis semua bergegas menuju kamar Ong yang sudah tersiapkan benda yang akan membawa mereka ke masa lalu dimana mereka pernah tinggal.


Tidak lupa mereka berganti pakaian dengan baju serba hitam tak lupa dengan senjata masa depan apalagi jika buka senjata api.


Perjalanan singkat mesin waktu menurun kan mereka di tempat yang tak lain di tepi hutan penghubung antara daratan dan lautan lepas.


" Kontrol emosi kalian, dan jangan sakiti diri kalian , kita harus bekerja sama untuk menuntaskan kejadian ini " Ucap lusi dengan tenang


Mereka berempat saling berpelukan untuk menguatkan satu sama lain nya, begitu terasa gejolak kebencian di dada mereka yang berdetak kencang tak lupa sorot mata yang tajam ke arah mereka pandang.


" Kita langsung mencari keberadaan si br*ng**k itu, cihh ucapan nya begitu busuk (ingin bertemu huft) " Ucap lusi mengingat kata kata saat Ong dan lin menceritakan nya


Mereka tampak menggunakan king Kong dengan perlahan dan jaga jaga, lusi dan Rafa tau seberapa hebat prajurit Kerajaan barat itu...


" Kalian hati hati jangan lengah " Ucap Rafa untuk pertama kalinya angkat suara lagi


Suasana di jaman ini sekarang seperti menempati tempat akhir jaman begitu sangat menyeramkan, bau amis dimana mana...


Dan tulang belulang ada berserakan, ini seperti tempat pembuangan m*y*t, sempat terlihat m*yat yang masih segar dengan darah yang masih basah.


" Seperti salah satu prajurit itu masih ada di tempat ini " Ucap lin dengan tenang


" Sttttt" Ucap lusi saat melihat seseorang datang dengan menyeret seorang jasad wanita dengan rantai di tangan dan kaki bahkan dengan pakaian yang robek dengan bibir yang robek


" Astaga, aku tau apa yang mereka lakukan pada wanita itu " Ucap Ong dengan menutup matanya


" Kenapa sayang? " Tanya lusi khawatir


" Aku bisa melihat kejadian dimana wanita itu bisa mati mengenaskan seperti ini..... D-dia di perkosa oleh ketua prajurit yang berpangkat jendral " Ucap Ong dengan terbatas


" Bagus, anak ku kau hebat " Ucap Rafa dengan bodoh nya


" Ini bukan saatnya kau memuji kita selesai misi kita menolong ibunda dan kaka dan adik mu " Ucap lusi jengah dengan suaminya


...****************...


Bersambung....


Maaf sebelumnya kemarin kemarin aku sibuk sama kerjaan offlineku