Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MENGERJAI?



Ling tak mau tinggal diam saat semua orang berpakaian serba hitam itu menyerang secara bersamaan


" Bedebuhhh mereka licikk sekali " Kesal ling dengan mata nyalangnya siap untuk membantu kedua saudaranya itu


Syutt syutt syutt


Ayunan demi ayunan tangan yang menciptakan tangan tak terlihat memukul mukul para pria berpakian hitam


Bukan kekuatan angin, jika angin maka mereka akan sadar dengan kedatangan serangan itu, mereka semua adalah orang orang kuat


Bguhh bughh bughh krakk krakk


Suara gebukan kencang tak kasat mata, tentu mereka kewalahan tak bisa melihat dari arah mana serangan itu datang


Semua di sibukan mencari sumber serangan, membuat tak memikirkan orang yang mereka tuju untuk mereka habisi


Itu merupakan kesempatan baik untuk yi dan li, tak mengulur waktu mereka pergi tanpa menggunakan kereta melain kan menggunakan king kong nya


" Li siapa yang membantu kita? Apa ada seseorang yang menjaga atau mengikuti kita? " Tanya yi, setaunya tidak ada yang tau selain mereka berenam


" Entah lahh jika dai dan bai tidak mungkin, tapi bisa jadi itu orang mu? " Ucap li menebak


" Tidak aku tak punya anak buah apapun, akhir akhir ini aku sudah memecatnya dan menyuruh mereka hidup seperti yang lain " Ucap yi tak merasa


" Benar mungkin yang menolong kita orang yang memiliki masalah dengan pria pria itu, bisa jadi dia bukan menolong kita tapi ingin menghabisi pria pria itu " Jelas li diangguki yi


" Tapi sampai kapan kita akan menguras tenaga seperti ini, tau seperti ini kita lebih baik menggunakan kuda " Keluh yi mulai malas


" Sebentar lagi aku tau jalan pintas nya dulu aku dengan ling sering melewati jalur itu " Ucap li keceplosan


" Kalian berdua suka berkeliling keluar kerajaan? " Tanya yi tak percaya


" Hemm tidak kami hanya jalan jalan malam sebentar bosan jika hanya jalan jalan di Kerajaan itu itu lagi " Jawab li dengan jujur


DI TEMPAT LING


" Mereka menemukan kita " Ucap ling dalam batin


" Hei kalian jangan kaburr " Teriak ketua itu marah karena mereka mangsa mereka kabur


Hiyaa hiyaa


Pria itu menyerang ling dan youngi dengan kekuatan penuh nya terlihat ada kilatan merah yang begitu tajam


Saat mengenai mereka berdua kekuatan itu hanya melembek seperti hanya terkena asapa tak terasa apa apa hanya bau gosong saja


" A-apa serang ku tak mempan, kita pergi dari sini " Ucap ketua itu melarikan diri, tau jika dua orang itulah bukan manusia biasa


Ling dan youngi menutup wajahnya untuk menerima serangan tapi sejak tadi tidak ada apa apa yang terjadi hingga suara keheningan terdengar di telinga ling


" Ehh kemana mereka youngi, apa mereka main main saja tadi ku kira kita akan mati tadi " Ucap ling celingak celinguk mencari seseorang di hutan ini


Tapi nihil hanya ada daun bergoyang dan beberapa hewan kecil berlalu lalang


" Seperti nya mereka mundur ling, sudahlah itu pertanda baik, sekarang kita susul mereka takut akan ada hambatan lagi " Ucap youngi bertujuan menyadarkan keheranan ling


" Eumm ayo tidak ada gunanya aku memikirkan kenapa mereka pergi, bukan urusan ku " Ucap ling dan pergi dengan menggandeng tangan youngi


Tentu youngi kaget seorang mausia kucing pun akan merasa getaran nyaman jika seseorang itu perhatian padanya


" Kenapa tangan berkeringat youngi ? " Tanya ling biasa saja


" Ahh tidak apa apa " Ucap youngi menarik tangan nya lalu mengelap nya


*********


Perjalanan saat ini tak ada hambatan lagi hanya ada perjalanan menyenangkan bagi mereka berenam, untuk ling dan youngi hanya keheningan melanda


" Youngi kenapa diam saja dari tadi biasanya kau berisik seperti anak ayam minta makan " Ucap ling menyadari Keterdiaman youngi


" Ehh tidak ada, aku sedikit mengantuk ling hoamm " Ucap youngi berkata jujur pada ling


" Di saat perjalanan jauh ini kau masih ingat mengantuk haishhh baiklah ubah dirimu menjadi kucing aku akan menggendong mu " Ucap ling dengan santai


Namun berbeda dengan youngi yang merasa malu dengan pipi yang mulai bersemu


" E-jangan kita sudah sampai hilangkan kantuk mu youngi, tunggu aku masuk ke dalam dimensi ku dulu membuatkan mu coffee biar ga ngantuk " Ucap ling


" Aku ikut " Ucap youngi memelas, jujur youngi tak tahu apa itu coffe


Ling masuk untuk membuatkan kopi hangat untuk youngi secara special setelah beberapa bulan tidak membuat atau meminun kopi


Ling memang tidak terlalu suka kopi, lebih suka susu tea dan air putih saja tapi ter fav itu air rendaman lemon


...****************...