Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
BERTAMASYA



" Apa aku beritahu mommy tentang ini? " Ucap ling setelah sampai di halaman kediaman ling dan vira untuk menginap


" Seperti nya tidak biar aku saja yang tau akan hal itu, baiklah mulut tolong yah untuk kali ini aja jangan terbawa suasana dan jangan ember untuk membocorkan rahasia ini " Ucap ling pada dirinya sendiri


Saat masuk ling langsung di suguhkan sosok wanita yang sedang menunggu seseorang, sedangkan vira sedang mondar mandir seperti sedang gugup


" Putri Mahkota, sedang mencari siapa? " Ucap ling dari arah pintu membuat empu itu menoleh


Diam untuk beberapa saat sebelum putri Mahkota berlari ke arah ling dan langsung berhamburan memeluk ling


" Adik ku, hiks kenapa kamu berbohong hemm aku tidak rela kamu berbohong lagi, kenapa kamu tega seperti ini pada kaka mu ini hemm hiks sungguh tega " Ucap putri Mahkota dengan tangis nya


Hahh ling benar-benar mematung di tempat tentu langsung menatap tajam pada vira, vira yang ditatap langsung mematung merasa bersalah


Tapi jujur saja bukan vira yang melakukan nya, tapi putri jing ming yang tiba-tiba datang langsung menanyakan keberadaan ling


" Tidak perlu menyalahkan teman mu itu ling, aku berbicara pada cepatlah beritahu alasan jelasnya dan apa kamu yang menculik hongli juga " Ucap putri jing ming yang seperti tau semua kebenarannya


" Eumm a-anu kak, hahh baiklah aku jelaskan ( menceritakan dari a-z) ling mohon jangan beritahu yang lain hanya kaka saja " Ucap ling memohon setelah menceritakan semua nya


" Tapi adik, baiklah aku rasa ini juga untuk kebaikan keluarga kita juga, apa ada selain aku yang tahu tentang ini? " Tanya Jing ming meminta jawaban


" Ada kaka hwang, kaka hua dan ibunda wei jangan kesal ya " Ucap ling menunjukkan jari perdamaian


" Baiklah kaka janji dan tadi kamu dari mana? " Tanya jing ming penuh selidik


" Itu urusan nanti saja, apa kaka tidak datang ke tempat ibunda? " Tanya ling


" Tadi aku sudah kesana dan melihat kamu sedang berbicara dengan ibunda meski aku tak bisa mendengar ucapan ibunda dan dari situ aku langsung ke kediaman itu untuk memastikan jika tabib itu adalah kamu ling yang menyamar, berani sekali kamu kalau sampai ayahanda tau pasti marah besar tergantung sihh " Ucap jing ming menjelaskan


" Huft sudah lah tuh kaka aku mau tidur cepatlah kembali " Ucap ling malas karena ucapan terakhirnya


" Tidak akan kok tenang saja asal pertemukan aku dengan hongli keponakan ku itu " Ucap jing ming dengan antusias


" Baiklah nanti kaka ikut saja ibunda wei nanti aku beritahu Ibunda jika kaka sudah mengetahui kebenarannya " Ucap ling tak tega jika menolaknya


Pagi hari


Ling dan vira sudah bersiap untuk kembali tidak lupa mereka makan bersama dulu, entah kenapa ling tidak tega membohongi semuanya


" Maaf kan aku semuanya aku sudah membohongi kalian semua " Batin ling lemas


" Selamat tinggal semuanya terima kasih atas kebaikan kalian " Ucap vira sangat berterima kasih


Mereka pulang dengan menggunakan kereta kuda yang sengaja kaisar sewa untuk mengantar mereka pulang ke kediaman nya


********


Sedang rafa dan Hongli tidak pulang ke rumah nya di hutan, melainkan bertamasya di hutan bersama sang daddy yang gagah itu


Hongli paling suka jika sudah bermain layangan prosotan tanah yang miring dengan alas menggunakan tangkai daun kelapa yang keras itu


Dan pagi ini mereka tanpa ada niatan untuk kembali segera tetapi mereka ingin sekali pergi ke pantai untuk sekedar bermain selancar seperti yang dilakukan daddy nya saat hongli di usia nya yang baru 4 tahun dulu


Tapi hongli tidak bisa bersenang-senang bersama mami nya di pantai karena ling tak suka pergi ke pantai karena adanya trauma di masa kecil


" Daddy woww hebat banget boleh hongli mencobanya juga? " Ucap hongli begitu minat


" Baiklah sini hati hati " Ucap rafa tanpa ragu karena hongli sudah mahir berenang makannya tak terlalu khawatir


Cukup lama hingga terik matahari memanggang mereka sampai kulit mereka terlihat memerah ...


" Hongli sudah yuk kita kembali nanti mami mu curiga dengan kulit mu yang memerah dan memarahi daddy nanti ayo " Ucap daddy takut istrinya marah karena ling sudah mengingat kan untuk tidak membawa hongli ke pantai sebelum umur sudah dewasa


"Ling memang terlalu berlebihan....


...****************...