
...----------------...
Acara ulang tahun sang kaisar telah berakhir dan tamu mulai meninggal aula kecuali dari kerajaan yang akan menjadi besan nya itu untuk melakukan makan malam bersama...
Di satu sisi dimana selir wei berada
" Kaka li wei boleh aku berbicara dengan kaka " Ucap selir ke empat π½πππ πππ dan di persilahkan oleh selir ketiga li wei
" Kaka Maafkan aku, sejak kejadian dulu aku menjauhi kaka dan percaya dengan Ucapan selir kedua, aku sungguh minta maaf aku tau semua kebenaran nya maafkan aku kaka, maafkan aku " Ucap selir nuan shi yang sebenarnya mereka teman baik
" Nuan Kau tak perlu seperti itu aku memaklumi ini dan sejak awal aku tau jika itu semua ulah nya dan aku hanya diam karna tak ingin ada kesalahpahaman yang berlanjut searah yang lain " Jelas selir li wei
" kenapa kaka hanya diam saja jika itu benar kaka seharusnya membantah itu dan membuktikan dalam semua ini kak " Ucap selir nuan shi
" Rencana awalku memang seperti itu tapi saat kedatangan putri aku tidak jadi melakukan nya dan putri ku yang akan memperbaiki semua ini dan bukti jika rencana putri ku berhasil saat kau datang kepada ku lagi " Jelas selir li wei tersenyum
" eumm yang kaka ucapkan benar, aku datang dan mengungkap kan semua ini adalah dalang nya sendiri jenius sekali rencana putri mu kak, Apa putri mu juga merencanakan rencana lain? " Tanya selir nuan shi dengan hati hati
" Entahlah dia tak pernah menceritakan itu dia hanya melakukan kegiatan seperti biasa dan tak ada sesuatu yang membuat ku curiga, yang pernah ku dengar putri ku ingin mendamaikan seluruh kerajaan di pulau ini dan mendamaikan keluarga kerajaan kita termasuk menyadarkan selir ming mei dan putrinya jiao ming " Jelas selir li wei tak menyadari membocorkan rencana anaknya dan langsung menutup mulutnya saat menyadari itu
" apa yang ku bicara kan tadi astaga " selir li wei yang begitu kaget membuat heran selir nuan
" Ada apa kaka? " Tanya selir nuan yang keheranan
" A-Aku kebocoran rahasia ling, nuan berjanjilah tak akan membocorkan yang ku bicarakan tadi " Ucap selir wei yang ketakutan
" Tenang saja kaka ku , aku akan berjanji menjaga ini dan akan tetap percaya pada kaka dan akan selalu ada untuk kaka " Janji selir nuan karena tak ingin membuat kakanya sedih dan kecewa lagi pada dirinya
Mereka kembali bersama dan saling menceritakan apa saja yang mereka alami selama tak saling menyapa beberapa tahun lalu
Ling terduduk dia tempat dengan memandang lurus meskipun ada ucapan pedas dari saudaranya yang tak menyukai ling
" Kemana ibunda kenapa belum datang juga kan kalo gini aku Gak bisa berbicara dan kebosanan disini huuhh " Gerutu ling dalam hati
Yang iri pada kecantikan ling bukan hanya saudara mereka tapi para selir dan permaisuri ( Jadi permaisuri sudah diduduki oleh selir pertama yaitu πΌππ π’πππ dan tahta selir pertama sekarang kosong )
Acara makan malam bersama begitu menyenangkan bagi mereka tapi tidak bagi ling yang hanya diam dan diam makan hanya sedikit karena belum pernah makan makanan didunia nya saat ini yang hanya di rebus dan di panaskan oleh sinar matahari , bahkan rasanya hanya asin dan manis asam dan pahit tak ada rasa penyedap kaldu
" Huuhh rasanya mual sekali aku ingin muntah apalagi saat mencium kuah sup ikan bau amisnya belum hilang iweeeehhh menjijikan " Gumel ling dalam hati dengan ekspresi tak mood makan nya
Ada yang memperhatikan ekspresi ling yaitu Putra mahkota kaisar dan ibunda nya yang duduk di depannya
" Apa ling tak suka masakan kerajaan? " Tanya kaisar pada dirinya sendiri dalam hati
" Ling kamu pasti aneh dengan rasanya kan biasanya ling makan masakan nya yang begitu lezat, aku pun ada rasa mual saat memakan nya karena sudah terbiasa dengan masakan ling... " Pikir ibunda li wei memandang ling
Karena saat makan dalam aturan kerjaan dilarang keras berbicara saat mulai makan bisa dilanjut berbicara cara saat semua telah selesai dengan makan nya
Di kediaman ling
" Li kau tau hishhh makanan kerajaan tak enak sekali ieww rasanya hambar hanya asin tak ada rasa rempah rempah ke iuweeehh aku gamauu lagi makan malam bersama jika makanan nya seperti itu lebih baik aku makan di kediaman ku yang makanan nya enak sekali " kesal ling dengan bolak balik seperti setrikaan yang tak beres beres
" Benar sekali putri ku ibu semenjak terbiasa makan makanan mu ibu merasakan mual saat memakan makan sop ikan itu bau anyir nya ihhh banget, ibunda sempat berpikir kenapa ibunda suka sekali makan sop ikan itu ishhh ga lagi dek lebih suka rendang buatan mu ling " Jelas ibunda nya yang tiba tiba masuk kedalam kamar ling
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...