
" Kakek " Ucap ling dan Rafa bersamaan
" Hai cucu cucuku kalian semakin serasi saja disini " Ucap kakek tua itu tanpa dosa
" Ouu aku ngerti selama ini mereka salah satu yang membawa kita kesini, eum tapi sangat berterima kasih karena kita di persatukan " Ucap ling melupakan mereka yang hanya memperhatikan kemesraan keduanya yang berpelukan
" Iya sayang aku senang sekali " Ucap Rafa tak tahu malunya mempererat pelukan nya dan mengecup pipi ling
" Ekhmm disini ada anak di bawah 18+ " Sindir hongli memang sebelum nya sudah melihat kemesraan ini tapi ada juga yang lebih parah
" Iya nih dua serasa milik berdua saja " Ucap kakek itu membuat semua tertawa lepas melupakan hujan deras yang menimpa mereka
" Uhh mengganggu saja " Omel ling tak tahu diri
" Astaga anak ku ini dasar yaaa " Ucap ibunda wei menggeleng kan kepalanya
Brugh bruk brukk
Suara dari depan pintu yang membuat tawa mereka terhenti dan berubah menjadi hawa kaget dan khawatir...
" Ibunda ada apa di depan sana aku takut " Ucap xia ning ketakutan
" Tenang ya sayang biar kaka lihat dulu " Ucap ling melihat ke arah pintu
Semua orang yang menyaksikan membuka mulut lebar lebar saat melihat jasad tanpa kepala
Tiba-tiba pintu terbuka lebar dan memperlihatkan tiga orang pria yang sangat mereka kenal bahkan sangat dekat
" Kalian ada apa kenapa kalian kabur dari sekte dan kenapa kalian terlihat khawatir " Ucap ibunda Mei ying khawatir
" Kita tidak ada waktu ayo kita harus segera tinggalkan hutan ini, disini sudah tidak aman, mahkluk yang menghancurkan kerajaan Fang sedang mengamuk dengan wujud monster nya, dia mencari incaran dan dan dia menyebutkan nama kaka ling dan Rafa " Ucap Ming wei dengan nafas ter engah engah
" Ayo kita pergi bersembunyi terutama kalian berdua kaka ayooo " Ucap Ming jing dengan bergetar kedinginan dan ketakutan yang hebat
" Ada apa kenapa jadi kita berdua " Ucap Rafa merasa tak pernah berbuat kesalahan
" Tidak ada yang tau alasan kenapa makhluk iblis itu mengamuk, yang jelas mereka mengincar kalian berdua
" Ayo mami kita bersembunyi tenang ongkir dan om youngi akan membantu mami " Ucap hongli benar-benar ikut takut dan khawatir
Semua seketika panik namun kedua sesepuh itu masih terlihat tenang tanpa panik
" Aku yakin kalian berdua bisa melawannya dengan sempurna dengan kedua kalung kalian dan kemampuan yang ada di dalam jiwa kalian pergunakan lah dan tunjukkan pada makhluk itu " Ucap Ibu suri peiyui
" Apa maksud ibunda putri dan Putra ku sedang bahaya kenapa ibunda masih saja yakin mereka bisa mengalahkan nya " Ucap kaisar minggyu tidak Terima saat mengerti jika ibundanya mengandalkan kedua anaknya untuk mengalahkan moster itu
" Percayalah dan kalian semua ikut dengan kita ke sekte disana kita akan aman dan untuk kalian berdua selesaikan lah tugas kalian sebagai seorang pemimpin, sekarang aku tugaskan kalian untuk kalahkan moster menjijikan itu " Ucap Ibu suri poayou sebelum menghilang
Tetapi youngi masih diam di sisi ling membuat kakek tua itu tak juga pergi
" Kau ikut aku jangan ikut mereka " Ucap kakek itu meninggal ling dan Rafa berdua
Sekarang di dalam gubuk itu hanya ada mereka berdua, mereka saling tatap untuk menguatkan tekad masing masing
" Sayang apa kita bisa mengalahkan nya? " Tanya ling ragu
" Kita harus bisa aku yakin sangatlah yakin dengan ucapan ibu suri kita harus bisa sayang mungkin ini adalah tanda kekompakan kita, apa kamu siap untuk berkelahi dengan monster itu? " Ucap Rafa yang sebenarnya sedikit takut, tetapi bukan takut pada monster itu tapi takut mereka akan terpisahkan atau salah satu dari mereka akan gugur
" Yaa aku siap pasti bisa " Ucap ling penuh tekad
Grhhhiiikkkkkkyaaaaa 'Suara raungan iblis itu dengan penuh kemarahan
Ling penuh tekad untuk tidak menyerah dan berusaha untuk melindungi suaminya itu, begitu juga dengan Rafa yang sama bertekad dan sama untuk melindungi
Masing dari mereka mengeluarkan pedang andalan atau kesayang mereka
Ling mengeluarkan pedang bermata merah itu yang di dapat dari toko besi yang memang pedang itu sangat kuat
Rafa sendiri pun memiliki nya pedang dengan batu yang berwarna abu abu terang tak kalah kuat juga dari ling
Ling menggunakan teleportasi nya mendekati dimana moster itu berada dengan tatapan elang nya yang begitu haus akan kemenangan
Tak lupa Rafa selalu ada di samping nya yang sudah berganti kostum menjadi seperti seorang ninja
Grhhhiiikkkkkkyaaaaa 'Raungan moster itu berhenti dari larinya
Monster itu sangat lah jelek dan bau amis yang sangat menyengat hidung bahkan tumbuhan di sampingnya pun menjadi mati
" Ada apa kau monster jelek mencari kami " Pancing ling dengan berteriak kencang
Awalnya mereka berdua sangat terkesiap dengan wujud monster itu yang sangat besar 12kali lipat dari monster pada umumnya
Monster itu sangat marah mendengar ucapan ling yang memang terdengar menjengkelkan di telinga monster itu
Dengan satu kibasan ekornya yang setajam duri berujung mengkilap dan sekeras baja yang begitu tebal tak terpecahkan
Membuat ling dan Rafa menghindar tetapi menjadi dua sisi, ling di sisi kanan dan Rafa di sisi kiri
" Kita serang dia dari dua sisi " Ucap ling berteriak membuat monster itu berbalik terdengar jika mereka tak terkena serangan ekor maut nya
Ling dan Rafa menyalurkan energi yang ada di dalam tubuh mereka masing masing tak lupa kekuatan pun mereka keluarkan
HIYAAAAA' Teriak ling untuk mengecoh seteleh berbicara antar batin dengan Rafa
Monster itu menoleh ke arah ling dan siap untuk menerjang ling dengan bola api yang sangat terang yang berwarna ungu kehitaman dengan di tengah nya terdapat titik bulat berwarna putih
Setau ling titik itulah titik terkuatnya yang jika di tepaskan api itu akan menjadi angin biasa dan titik putih itu akan menempel di baju ling dan dalam hitungan 0,1 detik akan langsung meledak menghancurkan benda yang titik itu endapi
Bola terlemparkan serangan pertama meleset dengan sempurna karena ling tiba-tiba menghilang dengan teleportasi nya dan muncul tepat di depan monster itu bukan di depan tapi di depan telapak kaki monster itu
Saat kakinya akan menginjak ling Rafa dengan sigap menggunakan kekuatan perlambatan waktu
Ling tak melamar lama kan nya dia dengan kekuatan tambahannya melawan waktu yang terhenti dan membuat benda yang tajam dari kekutanan tanahnya tak lupa dilapisi ramuan yang bisa melelehkan benda yang sekeras apapun kecuali tanah
Ling langsung melesat menjauhi monster itu, dengan hentakan kuat kaki Monster itu benar meleleh dan terlihat menciptakan lubang di telapak kakinya
Tetapi tidak membuat monster itu menyerah begitu saja bahkan seperti tidak terasa apapun dalam dirinya
Grhhhiiikkkkkkyaaaaa' Raungan nya lagi
Tiba tiba asap hitam mengepul dan membuat ling dan Rafa terhempas kuat hingga tangan ling terluka terlihat seperti patah di bagian sikunya
Rafa pun begitu tapi hanya kulitnya sobek akibat tergores okeh ranting pohon...
...****************...