
Ling dan fang tao akhirnya mengerti mengapa kalung itu ada....
" Tapi jika kami tak memberikan ini pada anak kami bagaimana? " Tanya ling
" Kalian harus memberikan itu pada anak pertama mu Jika di kembar maka kalung itu akan terbelah dua dengan sendirinya jadi tenang saja " Jelas merah
" Kalung itu adalah harta paling berharga untuk anak kalian, semua harta kalian jika suatu saat nanti kalian tiada maka semua harta kalian akan di pindahkan pada kaluan anak kalian " Jelas hitam
" Baiklah aku mengerti " Jawab fang tao dan di angguki ling
Akhirnya mereka memilih pulang saat semua sudah jelas.... Tapi di hati ling terjanggal jika dirinya mati dan kembali apa kalung itu akan ikut juga?
Ling tak berani untuk menanyakannya pada hitam atau merah karena karena ada fang tao....
" By ada apa ? Kenapa melamun seperti itu? " Ucap fang tao membuyarkan pikiran nya saat ini
" Tidak ada by, ayo kita pulang aku sudah ngantuk sekali " Ucap ling dengan menggandeng tangan fang tao
" Baiklah ayo, eittss kamu naik ke punggung ku biar aku gendong " Ucap fang tao dan langsung jongkok membelakangi ling
" Baiklah aki tidak akan menolak nya " Ucap ling dan langsung merobohkan tubuhnya di gendongan fang tao
Fang tao membawa ling terbang, fang tao sama kuatnya dengan ling memiliki semua elemen yang ada di dunia ini....
" Haictsuu haichuuuu " Bersin ling
" Kamu kedinginan ya aduh lupa aku by heheh " Ucap fang tao dan berhenti di ranting pohon besar dan memasangkan jubah fang tao ke ling
" Sudah hangat kan ? " Tanya fang tao dan dijawab dengan anggukan tak lupa dengan semyuman manis nya
Cup
Seperti biasa fang tao mencium lips ling kerena begitu mempesona
Pada akhirnya mereka berciuman di atas pohon untuk menghangatkan satu sama lain nya
Sedang asyik dengan adegan panas itu tiba tiba suara anak remaja menghentikan aktivitas mereka
" HEI IBU ADA HANTU MESUM " Teriak kencang remaja itu membuat seketika ling dan fang tao kaget karena mereka tercyduk
Karena takut ada warga yang berdatangan akhirnya fang tao membawa ku pulang dengan peringan tubuhnya yang sangat cepat
Di tempat tadi
" Dimana hantu mesum nya nak? Gak ada lohh " Ucap ibu dari anak tadi
" Sudahlahh kamu hanya berhalusinasi saja, cepat masuk gubuk mu ini sudah malam
Di kediaman ling dan fang tao
" By ahk malu kan kecyduk busak kicik haishhh " Omel ling yang benar benar malu
" Kenapa salahin aku sih by aku kan cuma terbawa suasana aku dingin tadi " Elak fang tao tapi memang benar adanya
" Okey sekarang jangan asal cium aku saat diluar awas aja ya nanti kayak tadi lagi, bahkan bisa lebih parah ahh gamau aku malu tercyduk berciuman di muka umum " Ucap ling memikirkan apa yang terjadi nantinya
" Hmpfhh baiklah lagi pula lebih enak saat berdua seperti ini " Ucap fang tao membuat heran denga ucapan dan ekspresi wajahnya
Cup cup cup
Fang tao mecium ling dengan sekilas sekilas, ling hanya membuka matanya lebar
Dirinya kaget mengira suaminya ini tidak akan menciumnya lagi namun ini lebih parah lagi....
" Mfffhhhh tao hosh hosh " Ucap ling kehabisan nafas
" Hahh pelan pelan dong " Ucap ling yang benar benar
Tapi fang tao tak menggubris perkataan ling barusan dirinya tetap menyerang ling rakus, tanpa pikir panjang ling yang tak ingin kalah lalu membalasnya
Adegan panas terus terjadi, Posisi mereka sekarang sudah di tempat tidur siap untuk tidur, tapi entah kenapa fang tao terlihat tak bisa tidur
" Ada apa by? " Tanya ling yang kasihan melihat fang tao tak bisa tidur
" Eumm A-anu A-aku pengen boleh? " Tanya fang tao dengan cicitan nya, ling kaget dengan membulat kan matanya sempurna
" Jika aku menolak fang tao pasti kecewa padaku, itu sudah seharusnya terjadi awal menikah kemarin kemarin, baiklah aku sudah putuskan " Batin ling berpikir
" Eumm by " Ucap ling malu malu
" Eumm tak apa jika belum siap tidur lah lebih dulu " Ucap fang tao dan dengan wajah sesikir kecewa
" B-boleh k-kok " Cicit ling tapi terdengar oleh fang tao
" Benar kah? " Tanya fang tao untuk memastikan setelah mendapat anggukan dirinya senang tak kepalang
And malam itu menjadi malam panas adegan 21++++++ yang membahagiakan untuk mereka berdua, tidak tidak bukan mereka saja bahkan semua orang yang akan menantikan kehadiran buah hati mereka .
...****************...