
...----------------...
Diperjalanan menuju pusat kota dengan kereta kuda
" Ibunda tadi aku sangat ingin menghabisi tu si putra mahkot menyebalkan sekali dia itu ishhh " Dumel ling mengutarakan isi hatinya ling
" Sudahlah ling ibunda dengan putra mahkota memang tidak berhubungan baik dengan nya karena permasalahan dulu sebelum kematian permaisuri " Jelas ibunda li wei
" Hah kematian permaisuri suri maksud ibunda? bukan kah yang tadi itu adala permaisuri? " tanya ling yang sedikit heran
" Memang itu adalah permaisuri tapi permaisuri yang asli telah tiada karna sakita saat melahirkan putri Mahkota dan putra mahkota mengira jika ibunda mu ini yang menginginkan kematian nya namun ternyata bukan ibunda itu karna penyakit yang di idap permaisur sejak kecil meski sudah terungkap kasus itu tapi mereka yang tadinya membenci ibu termasuk kaisar masih menjauh dari ibunda entah kenapa mereka seperti itu " jelas ibunda dengan panjang lebar
" Begitu ya ibunda aku mengerti sangat mengerti tapi ibunda jangan berkecil hati ling janji akan membuat ibunda dan ayahanda dekat lagi dan tak dijauhi dari orang yang pernah dekat dengan ibunda " janji ling oada ibunda dan diotak nya memikirkan sesuatu yang bisa membuat kaisar dan ibundanya bisa dekat lagi
Obrolan brakhir kereta kuda yang di tumpanginya tiba tiba berhenti saat di cek ternyata kuda nya mengalami kecelakaan pada kakinya membuat kuda duduk dan ngadat tak ingin melanjutkan jalan nya
dengan terpaksa ibunda, ling, dan li memilih berjalan kaki
Ling di pikiran nya mendingan menggunakan kekuatan angin agat bisa terbang tapi karna ibunda nya belum tau kekuatan ling memutuskan untuk merahasiakan kekuatan nya dulu
Jarak nya menuju pusat kota tidak terlalu jauh dari mereka jalan tadi, jadi tidak membuat mereka kelelahan
" Ibunda jalan jalan dulu sama li ya ling mau mencari sesuatu dulu dahhhh hati hati ya " Ling yang berniat membeli sesuatu yang istimewa untuk kaisar dengan membuat sesuatu
Di Pengrajin Pedang / Besi
" 𝙰𝚍𝚊 yang bisa saya bantu nona tapi jika meminta koin maaf saya tak mempunyai koin " Ucap penjaga pintu depan toko besi dengan ketus
" Ekhmn saya disini tak untuk meminta uang tapi untuk membuat sesuatu di dalam sana, apa anda bisa memanggilkan pengrajin besi disini? " Tanya ling dengan begitu datar keramahan nya hilang saat penjaga itu berbicara
" Ehkk b-baik nona s-saya akan memanggil tuan saya " Ucap penjaga itu ketakutan dengan tekanan yang diberi oleh ling
5 Menit kemudian
" Maaf nona jika lama menunggu saya harus menyelesaikan sesuatu dulu " Ucap pemilik toko itu
" Hemm bisa kita membicarakan apa yang ingin saya buat? " Ucap ling datar
" B-baik nona silahkan ikuti saya " Ucap pemilik toko itu
Masuk kedalam toko terdapat ruangan pembuatan dan ruang diskusi atau perancangan
" Tuan tolong buatkan saya pedang yang saya gambar ini setiap runcian sudah saya tulis di kertas itu, apa besok siang sudah bisa selesai? " Ucap ling
" Tapi nona bahan seperti ini sangat sulit di dapat butuh waktu lama untuk mencarinya " Ucap tuan paruh baya
" Eumm baiklah tidak perlu membuat apa apa antar
saya untuk memilih pedang " Ucap ling berdiri dan tuan itu langsung membawa ling pada ruangan tempat dimana pedang di simpan dengan tertata
" Tuan eumm saya akan membeli pedang ini berapa harganya? " Tanya ling dengan mengati setiap inci bentuk pedang yang akan ling beli
" Nona itu pedang sudah lama dan tak ada yang berminat jadi harganya sangat murah hanya 5 koin emas " Ucap tuan itu sedikit meremehkan karna yang dipilih ling hanya barang usang tak bernilai
" Ehkkmm baiklah ini koin nya dan jangan meminta kembali kan pedang ini jika ada keistimewaan dalam pedang ini " Ucap ling dan berlalu pergi ke tempat sepi untuk menyimpan pedang nya di ruang dimensi
" Ahh tak sabar untuk pulang , untung saja aku punya barang istimewa untuk ku kasih pada saat ulang tahun kaisar " ucap ling sambil menepuk nepuk tangan nya
Baru saja berbalik badan sudah ada seseorang yang akan menggangu ling
" Hai nona sedang apa di tempat sepi apa anda mencari kami untuk menikmati tubuh mu? " Ucap pria berbadang tegap dengan mata keranjang nya dan pikiran kotornya
" Mari nona ikut kami, kami akan memanjakan anda dengan kenikmatan saat bermain nanti " Ucap rekan nya lagi yang sama perilaku
Disana ada lima pria besar dengan badan kekar menghadang ling tapi bagi ling itu buka masalah besar, ekspresi ling saat ini hanya santai sesantai santai nya
" Uhkk paman apa paman yakin kau mau menikmati tubuh ku? hemm lebih baik aku saja yang lebih dulu menikmati mu disini " Ucap ling dengan nada menggoda
" Ternyata benar biar aku dulu yang dia nikmati setelah itu kalian " Ujar pria berbadan besar itu mendekati ling
Ling masih terdiam di tempat dengan santai nya, pria itu sudah di dekat nya saat akan memegang bahu ling ling dengan cepat menendang ******** pria itu dengan kuat tanpa menggunakan kekuatan nya
Pria itu Mengerang kesakitan disaat seperti itu ling menggunakan kekuatan angin nya untuk melarikan diri dari mereka
Keempat pria itu tidak peduli lagi pada wanita itu semua nya mengkhawatirkan satu rekan nya yang merupakan pemimpin mereka
Ditempat jajanan pinggir jalan di pusat kota
" Bibi dimana ling kenapa lama sekali? " tanya li pada ibunda li
" Entahlah li aku mengkhawatirkan nya apa jangan jangan terjadi sesuatu pada ling ? " Ibunda li terlihat panik cemas
Tanpa lama selesia berbicara tadi ling datang dengan nafas terengah engah
" Maaf kan ling ibu terlalu lama hosh hoshh tadi ling dikejar pria gila hosh hosh " Ucap ling dengan mengatur nafas
" Apa kamu di kejar kenapa bisa apa yang kau lakukan ling? " Ucap ibunda ling yang terlihat begitu cemas
" Aku hanya melewati gang nah tiba tiba ada yang mencegat ku bu terus aku menendang kepunyaan pria itu heheheeh jadi aku selamat jika tidak mungkin hiiiii entahlah " Ucap ling dengan nada bergidik ngeri
" Kenapa sampai bisa ke gangan ling ? " tanya ibunda li wei
" Aku mencari jalan pintas bu heheh sudah lah lagi pula sudah beres masalah itu " Ucap ling dan dengan tidak sopan memakan tangguku milik sang ibunda
" Ling kenapa memakan punya ibunda kan masih bisa membelinya bahkan kita masih dekat dengan penjual nya " Tidak percaya dengan apa yang ling lakukan
" eheheheh minta satu ya ibunda ling hanya ingin sedikit boleh ya " Ucap ling dengan menunjukan jari fiss nya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...