Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
KERIBUTAN DI KEDIAMNA JING



SEBELUM SCROLL LEBIH BAIK


LIKE❀


KOMEN🧑


BERI HADIAH πŸ’›


DAN BERI RATE πŸ’š


...β—¦β€’β—β—‰βœΏβœΏβ—‰β—β€’β—¦...


DAN Boomm πŸ’₯


Kedua adik mereka di timpuk dengan serbuk di tangan jianying dan jiao seketika gelak tawa mereka pecah melihat wajah cemong adik mereka


Wajah jiero menatap tajam keduanya dan dengan sengit dia mengejar kedua kaka nya di susul di belakang ada xia ning ikut mengejar


Jianying tak malihat keberadaan kaka nya yang dengan mendorong gerobak dan memegang kendi penuh dengan air dan...


DUARR BOOOM πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯ kembali


Guci dari pegangan putri yi terjatuh pada akhirnya pecah teriakan Yi dan jing begitu menggema sampai terdengar keluar kediaman membuat Penjaga dan beberapa pelayan tak sengaja melewat sana masuk takut terjadi sesuatu


" JIANYING APA YANG KAU LAKUKANMMN DAN KAU JUGA HADUHH ADIK ADIK KU INI NAKAL SEKALI DAN LIHAT SALAH SATU GUCCI MAHAL KU PECAH HUWAAAA AWAS AJA KALIAN AKAN AKU KULITIKI KALIAN " teriak keras tanpa takut pita suara nya putus


Pada akhirnya mereka saling kejar tanpa peduli setatus keanggunan mereka bahkan putri yi ingut mengikuti kekacauan ini yang dinilai masyarat begitu sanggun tertata dan kalem kini tertawa pecah


p


pelayan dibuat bungkam dengan kelakuan para putri kerajaan yang menurutnya pertama kali melihat mereka bermain bersama


Semua yang menonton memilih meninggalkan kediaman jing seakan tak melihat dan mendengar apa pun tadi disana


Kembali ke kediaman jing


" hahh hahh ampun kak jiero nyerah cape sakit perut ku hahh " Ucap jiero dengan nafas tak beraturan sambil memegangi perut nya


Begitu dengan yang lain bahkan semua menyerah karna kelelahan yang begitu mengasikan, Dan memilih melakukan maskeran bersama sama satu sama lain saling mengolesi tanpa membersihkan baju mereka yang kumuh yang begitu kotor


" Yi Yang betul dong Ini kayaknya ketipisan sedikit tebal " Ucap jing


" Engga kok ini itu udah tebal coba liat cermin " Jawab yi dan jing mengambil cermin dirinya hanya tersenyum


Acara maskeran selesai mereka keluar kediaman tanpa mengganti baju mereka yang kotor dan basah tapi dengan wajah yang berseri nan cerah


" ehh ehh kak aku cantik kan abis maskeran " Narsis xia ning


" Iya aja deh yang penting aku juga cantik buanget " Ucap jiao tak kalah mengangungkan dirinya


Yang memperhatikan hanya tersenyum geli dengan kepedean tingkat tinggi adik / kakanya


...β—¦β€’β—β—‰βœΏβœΏβ—‰β—β€’β—¦...


KEMBALI KE WAKTU SELANJUTNYA


Pagi hari dimana semua aktivitas seseorang sudah terjadi


Ling seperti biasa tetap nyaman dengan kasur dan selimut dan juga tak lupa guling empuknya


" Ling bangun itu Putra Mahkota fang tao akan pulang malam ini " Ucap li membangun kan ling


Hasilnya nihil dia hanya menggerakkan tubuhnya dan kembali terlelap


" eh... hormat hamba putra mahkota Fang " Ucap lo masih terkaget


" hemm tidak perlu takut saya sudah tau siapa kau, dan urusan ling biar saya saja yang mengurusnya siapakan saja sarapan nya " jelas fang dengan senyum nya


li terpaku dengan senyuman manis calon suami dari sepupunya ini


" Baik pangeran akan saya buatkan saya permisi " Ucap li dan segera kabur takut melihat hal aneh yang tak ingin dia lihat


fang tao masuk tak lupa juga menutup pintu kamar ling melihat dengan senyuman yang indah terbit dari bibirnya 's*xy ' itulah yang terlihat jika seseorang melihat itu


" Anak ini memang tak pernah berubah tetap sama sulit untuk dibangunkan huftt gimana kalo tiba tiba ada penyusup dia pasti anteng dehh sama mimpinya " Cibir fang tao


" Ling bangun " Ucap fang tao dengan menggoyang kan legang ling pelan


" Usi sayang bangun yu ini rafa bangun yu udah siang ga mau ya temenin aku sarapan? " Bisik fang tao di teling ling


" Eumhh rafa oh rafa yang tengil itu nyebelin juga kalo lagi marah kek macan betina itu bukan ohh kamu rafa " Gumam ling terdengar jelas di telinga fang tao


saat fang tao akan berdiri tangan fang tao ditarik oleh ling dan ling memeluk fang tao seperti guling memeluk erat dengan hangat


fang tao hanya diam dan rasanya begitu nyaman, pucuk kepala fang tao sesekali di kecup oleh ling tanpa sadar, wajah fang tao menghadap dada ling membuat wajah nya blushing


Hanya tinggal beberapa senti dirinya bisa mecium dada ling tapi dirinya dengan sekuat tenang menahanya tak ingin wanita nya marah


" Aduhh ling gimana lepasin nya ini aku takut dia bangun, tadi ngegumam aja kaya orang lagi mabuk huft usi usi " Ucap fang tao dan menggeleng kan kepalanya


Ling yang merasakan ada pergerakan dan geli oleh rambut pun membuka matanya


Mata ling terbuka lebar sempurna kesadaran nya langsung penuh terisi


Ling akan berteriak tapi tangan fang tao dengan cekatan menghalanginya


" Jangan teriak nanti dikira lagi ngapain lagi " Ucap fang tao


" Tapi ngapai kamu peluk peluk aku lagi hishh dasar nyari kesempatan dalam kesempitan aja dasar dan ( melihat ke arah dadanya) kau ahhkkkkk dasar pria mesum pasti kamu liatin ini dari tadi ahhhh mommy aku ternodai huhuhu " Ucap ling begitu tak nyaman dan melepas pelukan nya dari fang tao dan menendang fang tao hingga terjatuh dari kasur


" Aduhh jahat banget sih sama calon suami sakit tau pingga aku awhhh s-sakit banget " Ucap fang tao meringis kesakitan


" Itu juga salah kamu ambil kesempatan dalam kesempitan pula " Ucap ling tanpa rasa bersalah dan iba meliha fang tao kesakitan


" L-ling tolong sakit awhhh bantu aku bangun aku ga becanda ini beneran " rintih fang tao


Ling hanya melihat tapi saat melihat raut wajah nya seperti benar-benar kesakitan ling luluh dan membantunya


" Maaf tao aku tidak sengaja tadi aku cuma kesel sama kamu maaf ya apa masih sakit " Ucap ling setelah membantunya duduk di tepi ranjang


" Kamu sihh ya gpp lah aku kan calon suami kamu ini kalo orang lain baru tendang huft " Ucap fang tao mengusap pinggang nya


" Sini biar aku obati pake minyak urut yang aku bawa dari masa depan " Ucap ling dan di angguki fang tao


tao membuka baju nya dan menampakan otot otot yang indah dan begitu terbentuk kotak kotak di perutnya begitu terekspos Sempurna dihadapan ling


ling melihat itu langsung blushing dan memejamkam mata " Tao kenapa membuka baju mu harus nya buka sedikit saja kan cuma pinggang bukan semua punggung mu" Malu ling menutup wajah nya


...β—¦β€’β—β—‰βœΏβœΏβ—‰β—β€’β—¦β—¦β€’β—β—‰βœΏβœΏβ—‰β—β€’β—¦...


Segini dulu readers jangan lupa like ya ☺


see you next eps...