
Pengawal Bayangan Fang tao tentu di tugaskan menjaga Ling jadi saat ini mereka mengikuti ling dan fang yi dari jarak yang cukup dekat
Dai dan bai? Tentu ikut juga mereka bergabung dengan pengawal bayangan fang tao
Apalagi saat usia kandungan ling sudah begitu tumbuh rasa ngilu dan khawatir semakin tinggi, meskipun ling melarang untuk Selalu mengikutinya
DI KEDAI LILING
Seperti biasa Toko selalu penuh pembeli yang ingin makan disana, apalagi setelah ada menu baru yang sangat enak pas di mulu mereka dan kenyal kenyal di mulut mereka
Kalian tau apa? BOBA yaa boba makanan kesukaan ling di dunia masa depan nya
" li aku mau pesan boba daun pandan ya makannya seperti biasa yang sedikit pedas ya " Ucap fang yi saat melihat li datang
" Tentu tuan putri dan permaisuri pasti seperti biasa nya kan " Ucap li yang sudah paham sekali menu pesanan ling
" Tidak aku mau yang lain dulu aku mau makan boba mawar sama daging soup kuah pedas " Ucap ling merubah pesanan
" Eumm baiklah pasti keponakan ku sedang ngidam itu, tunggu lahh " Ucap li berlalu turun untuk membuat pesanan mereka lebih awal dsri yang lain
Ini keuntungan bagi fang yi jika bersama ling selalu lebih awal di layanani
Ada peronivasian toko kini toko sudah begitu maju menjadi Tiga lantai
Lantai Tiga khusus untuk yang memesan bangku yang dapat mendudukinya hanya orang penting di kerajaan ini saja dan yang ber duit saja
Lantai dua masih tetap sama, lantai satu sudah diperluas dengan membeli toko sebelah nya dan di satukan menjadi sangat lumayan luas
Pegawai toko bertambah tapi jelas bukan sembarang orang yang li pilih, tentu anggota sekte hitam utusan Hitam Dan Merah
Kedua nya juga sering datang ke kedai nya dengan menyamar menjadi seorang penduduk biasa...
Kabar kedai Di kerajaan ming? Disana tidak jadi membangun toko itu karena li kurang percaya dengan orang kepercayaan nya itu
Jadi banyak dari berbagai kerajaan yang sengaja datang untuk makan disana...
" Permaisuri dan putri silahkan dimakan " Ucap sasa lalu berlalu turun lagi
Jelas putri yang melihat jika dirinya datang lebih dulu tapi yang lebih dulu dilayani wanita itu trbtu saja merasa marah dan tak terima
Brakk
" Apa kah anda bisa lebih sopan pada kaka ku, Apa kau tak tau dia siapa? " Ucap fang yi dengan datar yang sebenarnya ingin sekali memaki lebih dari itu
" Heh apa kau juga tak tahu aku siapa? " Tanya balik wanita itu dengan angkuh nya
" Tidak lagi pula tidak penting untuk ku " Ucap fang yi menahan emosi karena tangan ling yang memerintah untuk bersabar
" Aku adalah putri jiji anak dari Perdana mentri kerajaan yi yang begitu di banggakan " Ucap wanita itu dengan begitu songong
" Cihh hanya seorang putri perdana menteri? Kaka ku pemilik toko ini jadi wajar lah lebih memperhatikan pemilik nya " Ucap fang yi tak kalah sinis
" Hanya itu hahah bahkan ayah ku bisa langsung menyuruh orang suruhan nya untuk mengobrak-abrik toko ini apa kau tak takut? " Ucap jiji tak mau kalah
" Silahkan saja setelah itu ayahmu akan turun dari jabatan nya sebagai seorang perdana menteri setelah menghancurkan toko ini " Jawab fang yi yang sudah tentu menang
Kenapa putri jiji tak mengenal Nya karena mereka menggunakan cadar untuk menutupi tatapan para publik
" Mana mungkin bisa jangan berkhayal deh, lihat saja besok toko ini akan hancur seketika " Ucap jiji tak mau menyerah
Prokk prokk prokk
Suara tepuk tangan yang bersumber dari ling membuat mereka berdua mengalihkan pandangan mereka
" Apa drama nya sudah selesai? Aku jadi tak bisa makan sup kuah pedas ini, apa aku perlu siram kalian dengan kuah ini agar mulut kalian diam " Suara dingin ling yang sudah muak dengan mengangkat kekuasaan, ling tak lupa membuka cadarnya agar wanita yang bernama jiji itu tak bisa berbicara lagi
Hahah benar sana saat membuka nya wajah putri jiji menjadi tegang dan berkeringat dingin begitu hebat, dirinya begitu takut pada suaminya bahkan wanita di depan nya itu
Kenapa? Ya karna dirinya tau Seberapa hebat dan berkuasanya keduanya ini dalam kekerajaan
" Mohon ampun Permaisuri jangan hukum saya, saya janji tidak akan seperti ini lagi " Ucap jiji tanpa malu nya
" Tentu saja kau takan melakukan nya lagi padaku karena kau tua siapa aku tapi pada orang di bawah mu tentu kau akan tetap melakukan nya jadi percuma saja aku memaafkan mu " Ucap ling dengan datar
" Hiks saya mohon putri " Air mata bunaya nya mengalir lancar
" Cihh lihat saja saat aku juga sudah menajdi istri seorang pangeran aku akan membalas lebih dari ini " Batin nya tak terima
...****************...