Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MATI DAN LAHIR



Ling sampai di hutan yang dulu pernah ling sendiri kunjungi untuk berjalan jalan tapi tidak tahu jika disini ada markas tersembunyi...


" Padahal aku dulu kesini tapi tak nampak pun pintu sebesar ini huftt " Ucap ling pelan bahkan sangat pelan


Begitu masuk disuguhi dengan bau bangkai menyengat di area depan


Apa mereka tahan iuwwhhh???


Masuk ke sebuah ruangan benar saja disana ada tiga orang berpakaian kebesaran mereka namun yang satunya lagi berpakain mewah seperti seorang putri


Yang membuat ling heran bukan kah yang disebut ketuanya ber enam namun saat ling hitungan kembali kenapa mereka berlima...


" Apa jangan jangan.... " Ucap ling pelan tubuh nya terkaget kaget jika dirinya baru saja memasuki kandang macan


" Bagaimana? Apa perintah ku sudah kau lakukan? " Bicara seorang perempuan disana


" Sudah putri kami sudah teror mereka sesuai amanat anda " Jawab ketua itu dengan dangat datar namun sopan


" Baiklah tak sia sia aku membayar kalian, baiklah kalian bisa keluar " Ucap perempuan itu


Ling begitu kaget saat melihat wajah wanita itu, sesaat amarahnya menaik namun dirinya tahan jika sekarang dirinya tak bisa menghabisi semua nya


" Aku harus secepatnya keluar dari sini " Gumam ling perutnya terasa sakit


" Kau kenapa? Jika kau lapar pergi saja ke gubuk mu, kau masih ingat rumah tinggal mu bukan " Ucap pria itu tanpa curiga


Ling tak menjawab dengan suara namun dengan anggukan saja, takut jika yang dia samari adalah seorang pria


Berhasil keluar


" Ahkkk S-sakit perutkuuu, aku harus p-panggil dai dan baii " Ucap ling yang sudah tak tahan dengan perut nya saat ini hingga harus bersandar di batang pohon


" Dai Baii ahkkkkk darah astaga " Ucap ling berteruak dan tak sengaja tergelincir karena menginjak lumpur basah


" Ahkkkkk T-tolonggg hiks hiks bodoh sayang kamu bertahan jangan tinggalkan mommy " Ucap ling terisak saat melihat darah di kakinya dan tak terlihat ada pergerakan dalam perut nya hanya sakit yang ada


Tak sadar jika erangan nya begitu kuat dan satu tarikan nafas bayi itu keluar tanpa ada suara tangisan membuat ling semakin keras menangis


" Sayang hiks hiks bangun menangis lahh jangan tinggalkan mommy sayang bangun " Ucap ling dengan memeluknya melihat jika putranya terkulai lemas dan tidak terdengar dekat jantungnya


Seorang kakek datang dengan tudung di kepalanya, jalan dengan terbongkok bongkok


Kakek itu melihat ling dengan datar tapi siapa sangka pria itu tiba tiba muncul di hadapan ling , tentu saja ling kaget dengan ini semua


Kakek itu bukan menatap ling tapi menatap pada dada anak nya itu, lalu tersenyum hangat


" Apa ini putra mu? Jaga putra mu dengan baik jangan sampai tanda ini di ketahui oleh siapa pun kecuali kau dan aku, ayahnya? " Ucap pria tua itu


" Di-dia sedang berperang di perbatasan " Ucap ling gagu


" Jangan beri tahu dia tentang tanda itu jika dia tidak berprilaku baik pada mu dan anak mu ini " Ucap pria itu dan menyimpan tangan di dada bayu ling


Seketika suara tangisan itu muncul tanda jika anaknya hidup kembali atau mungkin memang seperti itu cara menghidupkan nya ( hahah aduh kek robot aja)


Dai dan bai datang saat mendengar tangisan bayi yang mereka yakini itu suara bayi ling


" Nona anda sudah melahirkan astaga tidak estetik sekali huhuhu " Ucap dai


" Kau masih meledeku hahh mau aku gantung kau " Ucap ling tak terima


" Cepat bawa aku pulang disini banyak nyamuk tidak baik untuk putra ku " Lanjut ling


Mereka pergi namun bukan ke istana melainkan ke sekte hitam, jika mereka ke istana pasti akan heboh sekali


Benar saja saat ini istana sedang di landa ke gelisahan atas hilang nya permaisuri dari putra mahkota fang tao


" Dimana ling hiks kenapa tidak ada di kediaman nya apa mereka menculik ling hikss perajurit cari permaisuri ling sekarang jika tidak menemukan jangan kalian kembali keistana ini cepatttt " Ucap permaisuri tianzhi dengan berteriak histeris


Fang yi mencoba menenangkan ibunda nya namun tetap saja hasilnya nihil tetap sama seperti saat ini


Back ling Berada


Ling sudah segar kembali bayinya sudah harus setelah dirinya di bersihkan dari noda saat tergelincir dan darah saat melahirkan tadi


Rasanya tidak terasa sakit bahkan tidak ada rasa perih saat bergerak


" Ling apa tadi saat kau melahirkan ada kakek tua menemui mu? " Tanya hitam


" Ya dan dia berkata kata yang membuatku bingung sekali " Ucap ling menggaruk tengkuk nya


...****************...