Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
KAMU HAMIL?



" Itu kalian bertiga kan wawww tranding topik dong, yang aslinya hoaks itu hahaha " Ucap lusi angkat bicara


" Huftt iya males nanti media pasti foto aku dehh " Keluhan vira yang percaya diri nya tinggi


" Hehh ngawurr aja kamu vir,, hahhh kalian kan cuma dikira masih kurang lahh, lahh aku jadi perhatian para idolnyaa itu lebih hott menurut kuu " Ucap lusi menyombongkan diri


" Ohh aku bisa aja tuh ikut suami ku untuk menyewa mereka " Sombong vira


" Emmm aku disini mendengar ada yang membicarakan ku " Ucap seseorang yang tiba-tiba saja muncul dari balik pintu membuat semua orang panik seketika


" E-eh heheh suami ku rupanya, ehh aku kan di negara lain kenapa kamu ada disini ahhhh " Kaget vira histeris


" Hushh gausah kaget gitu, lupa kalo suaminya ini gimana? Hemm aku mampu kali susul kamu kapan saja, bahkan aku rela ninggalin kamu di meeting penting demi kamu " Ucap Williams suami dari vira


" Lalu seperti ini kamu sambut suami mu ini " Lanjutnya


" Hoshh hoshh kau will bisa bisanya ninggalin aku huftt cape tau hoshh hoshh " Ucap Rafa dengan nafas tak beraturan


" Ehh sorry raf aku hanya rindu istri saja " Ucap Williams langsung menarik istrinya untuk berpelukan


" Ekhmmn " Suara deheman seseorang yang sudah panas dingin dengan adegan itu


Ya panas dingin karena Williams dengan tidak taunya mencium bibir vira di depan semua


" Woii vira will, kalian berdosa sekali, kalian udah nodai mata keponakan ku dan anak ku ini hoohh " Kesla lusi saat melihat adegan itu


Kedua nya menengok pada sumber pembicaraan, benar saja ada di remaja laki laki yang satu melebarkan mata yang satu menutup matanya rapat ditambah tangan nya juga,,


" Waitt kalian udah punya anak yang langsung segede gitu? " Beo Williams tak percaya


" Woii anda lupa tuan saya sudah memiliki anak saat di jaman dynasty dulu itu dan mereka sekarang ada disini dan itu mereka " Ucap lusi datar tak Terima dengan ucapan suami sahabatnya itu


" Ohh iya aku lupa, otak ku tiba-tiba load saat bersama istri ku ini " Ucap Williams menyalahkan vira


" Heeh maksud mu aku membawa pengaruh buruk untuk otak mu? Gitu! Yaudah sana jauh jauh " Ucap vira pura-pura marah


" Ehh jangan dong sayang mana aku kuat kalo jauh jauh dari kamu " Ucap Williams manja nya kumat


" Ekhmm seperti kita berdua lebih baik berjauhan dengan dua pasangan suami istri ini kak tidak baik mendingan kita ke taman belakang " Ucap lin merasa tidak tahan dengan kemesraan mereka itu


" Ehh tidak perlu kalian ikut mami dan daddy ke ruang kerja, dan kalian ke kamar lahh aku mengerti kondisi suami mu itu " Ucap lusi beranjak


*********


Di Ruang Kerja


Mereka berempat membicarakan semua yang mengharuskan kembali ke jaman mereka,,


Setelah menceritakan semua nya Rafa tampak berfikir dengan keras, takut orang tua nya mencari tahu kenapa Rafa dan lusi menghilang, sedangkan orang tua nya Rafa menyimpan banyak mata mata di sekitar rafa.


" Sayang tapi bagaimana orang tua ku? " Ucap rafa yang membuyarkan keheningan sejak tadi


Lusi tampak menunduk sedikit terbesit rasa kecewa juga, lusi sangat ingin sekali kembali kesana untuk meluapkan kerinduan nya pada mommy nya begitu pun yang lain.


Sejujurnya rafa pun seperti itu, karena rafa mengingat betul perjuangan sang ibunda yang membesarkan nya saat berada disana.


" Hemm aku satuju, lalu tugas kantor? Kamu tidak lupa kan memberitahu kan pada rangga dan ana kan? " Ucap lusi menatap intimidasi pada sang suami


" Tentu saja tidak sayang " Ucap rafa menangkup pipi istrinya


" Ekhmm " Suara deheman menyadarka sepasang yang sedang merasakan dunia milik berdua


" Eh maaf putraku dan maaf juga keponakan ku, lupa heheh, baiklah beri kami waktu dua hari, setelah ini kita akan kembali seteleh mendapatkan izin dari kakek nenek kalian " Ucap lusi menyadari deheman kebaikan itu


" Baiklah tapi kami ikut kan, aku juga baru tahu disini ada kekek nenek... " Ucap Ong antusias


" Tentu saja ada, tapi kalian saat bertemu dengan mereka biasa biasa dulu karena mereka belum tau mengenai kalian berdua " Jelas rafa


" Baik daddy " Sigap Ong


*********


Sesuai janji lusi, rafa, vira, Williams kembali ke tanah air tak lupa membawa hongli dan lin juga, jika tidak mau di kemana kan mereka (hahahaha)


Hongli : tega lu thor mau suruh ditinggalin disini yang ada kita buron nanti gra"bunuh orang


Lin : iya nih huuh


Author : santuy dahh kalian ini, mana tega author yang manis dan baik hati ini meninggalkan peran ganteng kek kalian ini


Back story


Lagi lagi saat menuju bandara sekumpulan media menyerbu karena kesalahan pahaman, kali ini Ong dan lin menampakan wajahnya dengan jelas, semakin membuat para wanita yang mengidolakan nya histeris.


" Lihat lah anak dan keponakan begitu menawan dimata mereka, tapi kesian ga bisa di gapai " Ucap lusi pada suaminya


" Hush jangan gitu siapa tau anak dan keponakan kita kepincut cinta pandangan pertama lagi kan bisa aja " Ucap rafa membantah ucapan istrinya


" Benar juga tapi jika itu terjadi harus ada persiapan mental pelatihan militer nya dulu hihihi " Ucap lusi dengan isengnya terpikir itu


" Kamu ini mana ada yang mau kalo gitu apa lagi pas tau anak kita itu kejam dan bengis tapi manja pada orang tuanya hahaah " Ucap rafa tergelak dengan perbincangan itu


" Gini aja anak kalian jodohin sama calon anak ku ini " Ucap vira tiba-tiba dibelakang


" Apa!!! " Kaget keduanya termasuk suaminya sendiri juga


" Jangan kaget aku lagi ngandung ini " Ucap vira dengan bangga


" Nagndung apa vir? " Ucap lusi tak percaya


" Ngandung makanan bekas.... Ya bukan lah anak ini ada di dalem, tapi aku masih rahasia in takutnya suami aku overprotective sama aku kan gamau " Ucap vira belum menyadari kalo suaminya ini ada di belakang nya


" Oooo jadi kamu sembunyiin kabar baik ini hemm dan semalem kamu tutup mulut trus ke kamar mandi itu muntah kan dan bilang masuk angin aja, awas yaa kamu aku kasih hukuman " Ucap Williams yang sudah terlihat kesal tapi sayang


" Alah kesel kesel sama istri padahal di atinya tuh berbunga bunga bagai taman yang banyak kupu kupu kan hahaha udah deh hamil muda itu harus nya di sayang bukan di hukum... Eum apalagi di kasih hukum bed lagi gapapa sih asal dengan halus jangan kasar kesian " Ucap lusi dengan blak blak nya


...****************...