
Kedua anak dan ayah itu tidak jadi kembali setelah melihat ada sesuatu yang mengambang di air dan terlihat ada seseorang yang melambaikan tangan nya pada mereka berdua
" Dad jangan jangan mereka penjahat dad lebih baik kita serang mereka sebelum sampai ke daratan ini " Ucap hongli dengan mata tajam nya
" Tungga jangan, ehh mereka sudah kembali... Itu tandanya yes ga sia sia aku mengusulkan dia hahah meskipun butuh 6 tahun lamanya " Ucap rafa dengan menatap ke arah orang yang ada di lautan sana membuat Hongli bingung dengan maksud daddy nya itu
" Dad apa yang daddy bicarakan? " Tanya hongli kepo
" Syutt setelah mereka sampai disini kamu jangan memanggil daddy dengan sebutan da.... "Ucapan rafa terhenti karena hongli kembali berucap
" Apa daddy ga mau anggap aku awass aja yaaa aku aduin sama mami taurasa dehh daddy " Ucap hongli dengan garang nya
" Ehh enak aja makanya kalo daddy belum selesai bicara jangan asal potong aja jadi gini kan... Dengerin saat mereka sampai kamu panggil daddy dengan ayah saja nanti mereka curiga jika daddy dan mami dari masa depan " Ucap rafa menepuk jidat dengan ucapan hongli tadi
" Ooo heheh hongli kira apa dad baiklah, anak daddy yang tampan manis dan hebat plus pinter dan pluss lainya ini sangat mengerti sekali " Ucap hongli dengan kepercayaan diri nya yang tinggi
" Kepedeean banget kamu gantengan juga daddy jika kamu ganteng berarti nurun dari daddy nya dong " Ucap rafa tak mau kalah
" Bukan lahh dari mami kata nenek dan bibi juga aku mirip mami bukan daddy tapi menurut aku sih ga mirip dengan dua duanya kalo aku banding bandingin sih campur aduk " Ucap hongli sekenanya membuat rafa mrnggelengkan kepalanya saja
" Hi'iliihhh anak ingus juga baru berojol belum puluh taun udah belaga tau apa kamu tentang ituu udah dehhh kita diam saja mereka hampir sampai " Ucap rafa meledek hongli
" Budu umut daddy aja yang diem hongli mah sukanya gini gini banyak bicara tapi tetep cool hohohoho " Ucap hongli semakin pedenya
" Anak ku aku menyesal sifat ku dulu seperti ini jadi nurun kan sama anaknya malu maluin aja dehh " Ucap rafa sesuai kenyataannya membuat hongli mengerutkan dahinya
" Kenapa aku ga malu maluin tuh ga kayak daddy aku mah, aku mah kayak mami asik orangnya " Ucap hongli tak mau pasrah
" Mami kamu asik hiih engga yah mami kamu itu dulunya dingin banget jutek minta ampun jadu ga kaya kamu kamu kaya daddy " Ucap rafa tidak terima
Vira hanya bisa diam melihat drama sebuah keluarts kecil yang takut sekali pada istri/ibu mereka
" Kalian!!! Udah bosen yaa sama yang aku ucapkan makan nya dilarang hemm baiklah hukuman aku tambah buat kalian..... " Ucap ling terhenti saat melihat youngi turun dari perahu sederhana itu
Untuk saat ini anak dan ayah itu selamat dari amukan bu ketu yang sangat berkuasa itu, karena ling langsung berlari melawan ombak yang mungkin hanya semata kaki
Jelas rafa kaget 'sebegitu kangen kah pada youngi hingga lupa pada suami sendiri bahkan anak nya pun dibiarkan saja saat sedang menunduk ini , dan bisa langsung menurunkan amarahnya wahh youngi ga bisa di biarin ini aku harus bisa bikin mereka ga deket lagi, dan lihat dia tidak takut ombak menerpa kakinya demi menghampiri youngi hftt sabar rafa sabar ini ujian perasaan 'batin rafa cemburu dan kesal
Tujuan utama ling bukan itu dirinya tentu melawan ombak karena ingin memarahi youngi hahaha sangat berbanding terbalik dengan dugaan rafa yang sensitif itu
" Hei youngi turun cepat " Ucap ling dengan kesal
Saat youngi turun ling langsung menjewer kuping youngi tanpa iba sedikit pun padanya padahal baru sampai setelah menerjang ombak besar di tengah lautan sana
" Youngi kenapa kau lama sekali hah mencari pria itu hahh kau tega ya membuat kami menunggu dan menggagalkan semua wacana mu demi menunggu mu dan kenapa kamu ga ngabarain aku hahh lupa gelangnya hilang iya dasar kucing besar nakal ga imut lagi kamu " Ucap ling dengan ngerap yang sangat cepat
Tuan suji tentu kaget melihat nona ling menjewer telinga youngi manusia hebat itu dan sangat kejam , tapi di mata tuan suji saja karena ling dan yang lain belum melihat kekuatan sebenarnya dari seorang youngi
" Awwww sakit ling telinga ku aw aw lepasin dong sakit tau kuping ku, rafa tolongin aku dong ini istri mu galak banget baru sampe udah di serang jeweran kuping bisa bisa kuping ku jadi selebar kuping gajah lagi bantu dong " Rengek youngi meringis kesakitan
Ling bingung kenapa youngi kesakitan padahal ling hanya menjewernya pelan saja kenapa sampe sebegitunya
" Youngi kamu lebay banget sih lihat aku menjewer mu pelan tau " Ucap ling memberitahu
" Ling itu menurut mu tapi menurutku ini sangat sakit lepaskan awwssshh"ringis youngi kesakitan.....
...****************...