
◦•●◉✿✿◉●•◦
Tandu yang ling duduki sudah berada tepat di depan gerbang kerjaan fang
Hati ling begitu gaduh dengan teriakan seorang kasim yang meneriaki kedatang calon mempelai wanita yang sedang mereka tunggu saat ini...
" Kok we deg degan ya aduhhh iya sih first time tapi gwe ga pernah se berdebar ini " Gumam ling yang berdebar sembari memegang dadanya mengontrol detak jantung nya
DI KURSI PENGUCAPAN JANJI
Fang sudah stay disana dengan tegap menunggu kedatangan calon istrinya dengan gembira, karna doa nya yang ingin menikah dengan nya sudah terkabul kan
" Ehh jantung gwe kok dek dekan ya, bahkan saat bertunangan dulu ga seperti ini ahh rasanya mendebarkan kan " Dalam hati tao
Ling di arahkan oleh para dayang yang bertugas mengantarkan calon mempelai ke bangku pengucapan sumpah Pernihakan
Dimata fang tao ling begitu cantik dengan aura yang tersorot begitu alami tanpa ada paksaan apa pun dari aura itu
" Aku baru menyadari jika wanita ku sangat begitu sangat cantik maka dari itu aku harus selalu menjaganya " Batin fang tao begitu banggaa selain dia baik dan hebat tetapi begitu cantik juga
Ling pun sama saat melihat tao samar dari balik tudung itu begitu tampan terlihat jelas di mata ling membuat bibir di balik cadar dan tudung itu terangkat sempurna
" Dia benar pria ku? Aku sungguh tak menyangka jika pria yang aku impikan ini bisa menjadi suamiku yang tadinya hanya berstatus sahabat " Batin ling begitu senang
ling berjalan pelan dan anggun dan mereka melai membaca sumpah pernikahan khas adat kerajaan ini...
Semua yang menjadi saksi begitu bersorak senang melihat pria yang di takutkan tidak akan pernah menikah kini menikah juga, tanpa terlihat ada paksaan dari siapa pun
Seusai itu , kini saat nya Permintaan saksi pada kedua orang tua mereka dengan bergantian dan sebagain pengalihan tanggung jawab
Semua telah selesai tanpa ada kerusuhan apa pun benar benar hari baik sesuai dengan apa yang di tentukan hari ini lah tanggal baik mereka
Semua kembali tinggal menunggu pesta hari kedua pernikahan Putra Mahkota Fang tao dengan Putri Ling
**********
Tapi di balik Kesenangan itu Ada satu orang yang Berkomat kamit karna rencana nya hancur karna seperti kutukan bagi siapa pun yang ingin menghancurkan hari baik seseorang apalagi dalam upacara pernikahan dan akan mengakibatkan malapetakan bagi si pembuat itu
Ya putri shuwan saat ini dirinya sedang dalam keadaan tidak baik, dirinya tiba tiba di sesatkan saat berencana akan melancarkan aksinya
Saat ini shuwan sedang terluka dengan tubuh terkena racun yang tak sengaja shuwan sentuh , tak ada harapan bagi shuwan saat ini
Dirinya Mencoba menahan rasa sakit di dalam sel jaringan tubuhnya yang serasa di gerogoti
" AHHHKKKKK SAKITTTTTTT KU MOHON JANGAN BUNUH AKUUUUU RACUN SIALAN AKU INGIN BERTEMU DENGAB KEDUA ORANG TUA KUUU DULUUUU " Teriak shuwan berjalan dengan sempoyongan di tengah hutan entah hutan apa namanya
Namun itu tidak dapat di dengar siapa pun dan seketika shuwan ambruk dengan tidak bernyawa karena racun yang begitu ganasnya, tak ada siapa pun yang bisa menyangkal racun itu
***********
KEMBALI KE KERAJAANNYA FANG
Yang menyaksikan sumpah dan semua ritual pernikahan hanya dari keluarga kerajaan fang dan ming saja....
Kerajaan lain akan di undang hanya saat pesta perayaan saja, Termasuk para rakyat semua kerajaan disana
Sepasang suami istri yaitu calon kaisar dan calon ratu di kerjaan fang masa selanjutnya pergi ke kamar pengantin mereka
Mereka begitu terlihat lelah dengan keringat yang bercucuran, dimana gerah dengan baju tebal itu dan gugup yang melanjalar di pikiran dan hati mereka
" Aku ingat saat pertama kali menikahi mu sama seperti putra mu itu hahah " Renyah Kaisar fang shen
" Ya aku melihat tangan mu begitu bergetar hahaha " Jawab permaisuri tianzhi
Semua pun mengangguk sama tapi tidak bagi para selir kerajaan ming yang hanya tersenyum pernikahan mereka tak seindah ini
Ada rasa iri dan ingin sekali mereka mengulang dimana mereka akan jatuh cinta, rasa sesal memang ada namun itu tidak bisa di ubah lagi
DI KAMAR TAO DAN LING BERADA
Gugup semakin melanda mereka karna entah kenapa saat memiliki status baru malah membuat semakin gugup
Fang tao ingat kata kata ibunya saat sudah di dalam kamar buka tudung nya dan cadar nya kemudiann..... ' Fang tao menggelengkan kepalanya dirinya masih takut untuk melakukan itu pada wanita disisinya yang sekarang sudah menjadi istrinya itu
Dengan sekuat tenaga fang tao mencoba mengarahkan badanya ke samping dimana ling duduk di sebelah nya
" ling " Suara fang tao pelan
Sontak saja ling langsung mendongkak kan kepalanya ke arah fang tao dan berkata
" Iya? " Ucap ling tak kalah pelan tapi saat itu juga entah kenapa ling sudah kehilangan kegugupan nya
Ling malah yang lebih dulu membuak rumbe rumbe yang di pakai fang tao tapi tangan nya di tahan fang tao dan menggeleng dengan senyuman manis nya
Fang tao langsung saja menurunkan tangan ling dan fang tao lah yang membuka tudung ling sesuai petunjuk kemarin
" Yang seharusnya membuka tudung lebih dulu adalah suaminya bukan istrinya karna aku yang bertanggung jawab semuanya atas dirimu " Ucap fang tao lembut setelah menyimpan tudung ling
Dan ling hanya terpaku dengan ucapan fang tao barusan benar benar lembut baru kali ini ling mendengar suara lembut seorang fang tao / Rafa yang selalu barbar di depan nya
Mereka bedua sudah saling membuka tudung atau penutup wajah mereka, diamm... Diam..... Diam.... Diam.... Hingga fang tao melakukan sesuatu
Cup
Fang tao mencium kening ling membuat ling membeku hangat rasanya, meski pun ini untuk keseberapa kalinya ling dicium keningnya oleh fang tao
Tapi ini beda sekali rasanya......
" Sudah aku tau kamu pasti cape aku tak akan memaksamu untuk melakukan nya sekarang " Ucapan fang tao yang entah kenapa tiba tiba terucap dari mulutnya
Membuat ling melotot dan....
" Engga siapa juga yang lelahh " Jawab ling apa adanya yang memang sebenarnya tidak lelah yang hanya pegal di leher dan pundah nya saja
" Jadi.... Kita akan melakukan nya sekarang? " Ucap fang tao ambinggu tapi ling tidak mengerti apa yang fang tao ucapkan
" Melakukan? Apa? Sekarang? Hahh? " ling seperti orang B*d*h
" Apa kau mau seperti orang b*d*h di depan suami mu ini ? " Tanya fang tao yang entah kenapa menjadi sedikit sebal
" Hoammm " Ling yang menguap
" Baiklah ayo kita tidur besok kita kan Pesta besar khusus untuk kita " Ucap fang tao memegang pundak ling
◦•●◉✿✿◉●•◦
Segini dulu romantis nya abis ini yahhh 😘😆😉