Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
SETUJU



Makan Siang malam mereka terlaksana dengan enak nikmat sekali, tapi ling lupa jika resep makanan ini dari masa depan


Sedari tadi ling memikirkan bagaimana cara untuk mengelak tentang masakan nya ini....


Benar saja baru juga berpikir itu pria itu langsung bertanya kepada ling selaku yang memasaknya...


" Nona bumbu ini sangat tidak asing di masa ku... Apa disini memang sudah ada bumbu seperti ini? " Tanya tuan suji sesuai perkiraan ling


" Yaa ini aku mempelajari resep makanan ini dari perpusatakaan di kota sana, disana ada resep bumbu seperti ini " Ucap ling belok dari pikiran nya


" Astaga otak sama mulut ga bisa di ajak kompromi huftt " Batin ling meringis


" Ohh seperti itu baiklah seperti nya ada Time traveler seperti ku sebelum nya " Ucap tuan suji mengerti


Ling sangat lega mendengar jawaban itu , tidak membuat pria itu terheran heran


" Lalu kalian setelah ini akan tidur dimana? " Tanya tuan suji


" Kami tidur di atas pohon atau di bebatuan dekat dengan air terjun itu " Jawab rafa dengan sekenanya


" Sangat sederhana sekali, tidak perlu susah payah aku membawa tenda camping yang lumayan besar untuk kita inapi " Ucap taun suji


" Apa itu tenda camping? " Tanya youngi yang memang tidak tahu itu


" Kau lihat saja, mari tuan bantu aku pasang kan benda ini " Ucap tuan suji beranjak


Youngi dan rafa membantu mendirikan tenda camping yang benar-benar besar bisa di isi oleh dua belas orang mungkin bahkan yang badan gemuk pun bisa


Banyak cerita dari pria tua itu tentang masa depan pada rafa dan youngi, keduanya hanya pura-pura kagum dan baru tahu saja


Sungguh hal yang b*d*h sekali, Pura-pura tidak tahu di depan tuan suji, kalau saja dia tau jika ling dan rafa adalah manusia masa depan yang ditakdirkan datang ke masa ini pasti akan sangat kaget dan wahh banget


Ling yang melihat tingkah lol nya rafa dan youngi hanya bisa tertawa dalam diam, ingin sekali mengejeknya


Wajah pura-pura mereka begitu menggemaskan ingin sekali ling menendang pria tua itu karena sangat blak blakan gimana saja pemandu bicara dalam tour selalu banyak saja yang dibicarakan nya atau topik nya...


" Lihat mereka semakin lama semakin bosan sampe tenda camping itu tidak selesai selesai hahaahah " Tawa ling pecah tapi tidak terdengar ke sana


Karena ling sekarang sedang duduk di batu besar dengan air terjun, ling kaget saat hongli ikut tertawa, bukan kah ling tidak sedang mengajak nya bermain


" Eh anak mami kok ketawa sih hemm... Emangnya ngerti apa? " Ucap ling dengan menajamkan mimik wajahnya


" Gugu ma ma mam mamiii hhehehehe (suara tawa bayi) " Celoteh hongli membuat ling sangat kaget


" Hahhh k-kamu hongli huhuhu kamu pintar sekali huhu anak mami hebat, coba papa atau dadii " Ucap ling senang sekali menandakan jika putranya adalah seorang yang jenius


" Mam mami da-dadiii hiiiiiii liiii " Celoteh hongli dengan menepuk tangan nya


" Uuuuuu imut kali kauu anak mami ini, kamu anak mami yang paling hebat sekali hebat sekali muahhh muahhh " Ucap ling begitu senang dan haru


" Bi eh ling istriku tendanya sudah jadi lebih baik kamu tidurkan hongli terlebih dulu " Ucap rafa menghampiri ling


" By hongli udah bisa bicara tadi dia panggil aku mami dan kamu dadi uwuuu pinter banget anak ku ini " Ucap ling semangat menceritakan nya


" Apa uwwuuu anak daddy hebat banget sih tapi jangan dadi panggil deddy daddy panggilnya deddy yaa deddy " Ucap rafa mengeja setiap katanya


Hongli hanya diam memandang wajah daddy nya lalu tersenyum dan " Dadi " Itulah yang dikatakan hongli seperti mengejek ayahnya


" Huuu buka dadi tapi DED DDY DEDDY CAYANG " Ucap rafa gemass sekali


" Dadi " Ucap hongli terkekeh


Rafa mulai kesal lebih memilih memelototi anaknya itu membuat hongli menatap santai pada daddy nya


" Udah deh masa sana anak sendiri galak galak sih namanya bayi by udah ahh kalo hongli nangis kamu tidur di luar " Ucap ling menepuk jidat dengan kelakuan rafa yang sangat menyebalkan


Masuk tenda camping terlihat tuan suji dan youngi yang sedang makan cimilan ringan yang sangat ling sukai saat di masa nya


" Tahan sayang jangan sampai ketahuan " Ucap rafa membisikan nya


" Hehehe hampir aja " Ucap ling cengengesan


" Taun apa ini seperti nya sangat enak untuk ku semuanya ya " Ucap ling dalam mode gemasnya


Ya itulah jika ada maunya akan bersikap seperti....


" Eumm enak sekali uhhh enak nyamn nyam " Ucap ling memakan ciki itu sambil mendekap bungkusan nya


" Ehh ling aku mauu jangan ambil semua nya aku juga suka heii " Ucap youngi tak terima tapi rafa mencegah nya


" Hei sudahlah siapa tau tuan suji masih memiliki nya " Ucap rafa tau jika sampai ciki itu direbut ling akan marah sangat merepotkan sekali


**************


Semua sudah tertidur Kecuali rafa dan ling


" Ayo ikut aku ada yang ingin aku bicarakan " Ucap rafa dengan serius


" Tapi hongli gimana" Ucap ling


" Ada youngi yang menjaga nya, hanya sebentar... " Ucap rafa kekeh


Ling menyetujui nya, mereka tidak pergi jauh tapi terbang menuju pohon tinggi di atas air terjun itu


" Ada apa by? " Tanya ling heran


" Apa boleh aku menyuruh youngi untuk menemani pria itu mencari orang yang di carinya ? " Tanya rafa


Tentu ling tidak setuju dan kaget mendengar hal itu...


" Tidak tapi kenapa harus youngi, siapa pria yang tuan suji cari ? " Tanya ling dengan kepo


" Tuan Williams kau tau bukan ? Pria yang dulu suka pada mu " Ucap rafa tidak suka


" Williams si sibayy itu ? Astaga dimana dia sekarang ? " Ucap ling ingat itu


" Aku tidak tau dimana dia sekarang yang pasti dulu dia yang memasuki tubuh fang tao setelah aku mati dulu " Ucap rafa sangat membuat ling membuka mulutnya lebar lebar


" Hap tutup mulut mu atau nyamuk akan bersarang di dalam nya " Ucap rafa bercanda


" Hishhh ga lucu, wait itu artinya dia sudah mati dong kan kamu tau dia terbakar saat itu " Ucap ling


" Ya aku tau, tapi aku yakin sekali jika dia belum keluar dari masa ini " Ucap rafa yakin seyakin yakin nya


" Baiklah aku setuju jika menyangkut itu, aku tidak mau sedunia dan semasa pria menjijikan itu aku mendukung mu, tapi ada yang ingin aku bicarakan juga " Ucap ling serius


" Apa hemm " Ucap rafa melihat keseriusan di wajah nya


" Apa kamu tak keberatan jika kita tinggal di tempat mu dulu di hutan ituloh yang waktu kita ehmm " Ucap ling tidak tau nama hutan nya


" Benarkah? Ayoo tapi bagaimana dengan tempat ini bukan kah kau punya tanggu jawab dengan hutan ini? " Ucap rafa


" Ya benar, aku ada idea bagaimana kedua hewan kontrak mu yang menjaga tempat ini tapi benda pusakanya ada di dalam dimensi ku " Jelas ling


" Baiklah aku rela asalkan kita menjadi keluarga kecil bahagiaa by " Ucap rafa dengan mood booster nya


...****************...