
" Kakek itu berbicara jangan beritahu siapa pun rahasia besar dalam diri Putra ku dan yang hanya boleh tau aku dan anak ku saja, suamiku dia tidak boleh mengetahui hal itu jika perlakuan suamiku kurang baik pada ku dan Putra ku, dan itu yang membuat ku pusing tujuh keliling apa maksud nya " Ucap ling yang sama sekali tak mengerti
" Hemm seperti itu, tanda nya tugas kita di dunia bawah ini sudah selesai " Ucap merah menunduk dan terlihat sedih
" Tugas? Apa maksud kalian " Ling yang tak mengerti ucapan mereka
" Apa kau ingat perkataan ku dulu saat kau dan suami mu datang ke markas ini? Dan ini hari yang ku tunggu tapi entah kenapa aku ragu untuk kembali dan meninggal mu disini " Ucap merah menjelaskan
" Kalian akan kembali? Bagaimana dengan sekte hitam ini? " Tanya ling yang berfikir keras
" Ya sekte ini akan lenyap dan juga orang orang ku tapi tidak dengan bai dan dai dia berasal dari dunia ini dan mereka akan menjadi anak buah mu " Ucap hitam menjelaskan
" Bagaimana dengan ku jika kalian kembali aku pasti akan kesepian dan.... Mungkin merasa kehilangan kalian " Ucap ling sedih menunduk
" Jangan seperti itu, kau harus percaya kau bisa tetap hidup tanpa pertolongan ku dan oh ya orang orang yang bekerja bersama li mu mereka akan tetap ada tidak akan ikut musnah karena sudah terikat dengan jiwa mu ling " Jelas merah
" Kapan kalian akan kembali? " Tanya ling
" Kita akan kembali saat bulan tertutup sebagian dan itu tepat besok malam, kau hanya perlu melihat kepulangan ku dari atas langit itu kau akan melihat seperti bintang jatuh tapi itu bergerak naik " Ucap hitam
" Hemm tapi kalian jangan lupakan aku ya pasti aku akan sedih sekali " Ling yang memang sedih akan ditinggal kedua pria yang sangat berharga bagi ling setelah suaminya itu
" Tidak akan kita akan selalu mendoakan mu yang terbaik dari atas sana, sebaiknya kamu pulang pasti ibunda dan ayahanda mu akan khawatir ayo aku akan mengantarkan mu " Ucap merah merubah wujudnya menjadi seorang wanita atau bisa dibilang tabib wanita
Dengan merubah seperti ini menujukan jika dirinya yang menolong ling melahirkan
Sesampainya di Istana semua tampak kacau sekali perajurit tampak minim disana dan begitu dengan penjaga yang memang saat pemanahan itu banyak yang tumbang
" Sayang ling kau sudah pulang kamu baik baik saja hiks hiks ibunda sangat khawatir terjadi sesuatu pada mu.... Tunggu perutmu... " Ucap permaisuri tianzhi dan menyadari sesuatu
" Eumm saat itu aku sedang di kediaman dan aku di culik oleh salah satu pembunuh bayar itu tapi aku berhasil melarikan diri darinya tapi di tengah perlarian aku terjatuh dan saat itu juga perutku sangat sakit akhirnya nenek ini yang membantu ku melahirkan dan ini putra ku " Ucap ling menceritakan semua yang terjadi namun itu semua kebohongan nya saja
Ling tak berani berkata jujur untuk saat ini, jika sampai jujur ling yakin dirinya tak akan di izinkan lagi untuk keluar istana, bisa saja dilarang keluar kediaman
" Yi jangan berteriak juga keponakan mu ada di gendongan ibunda " Ucap ibunda begitu bahagia tapi tiba tiba saja pupus pikiran nya jadi melayang pada putra nya yang sedang di medan perang
" Bagaimana dengan fang tao saat ini kenapa aku jadi khawatir padanya " Ucap ibunda tianzhi menatap ke langit
" Kita hanya bisa berdoa ibunda, semoga peperangan ini cepat brakhir " Ucap ling yang memang sedari tadi dirinya ingat pada sang suami
********
Di Barak fang tao saat ini
" Ahkk perih sekali dada ku, ehhhhh apa ini? **** jangan bilang gwe masuk ke tubuh seorang tentara, ahhhhhhhkkkk museum s*al*n gwe jadi harus masuk di tubuh ini, jika gwe udah sembuh gwe ancurin di museum " Caci fang tao
Yaaa yang di maksud kakek tua itu adalah ini ada orang baru yang menempati tubuh fang tao yang artinya rafa nya ling telah tiada di tubuh ini dan berkelana entah kemana
" Wait Pakaian jirah apa apaan ini.... Tunggu ini gwe pernah liat pakaian ginian ini kan pakaian yang di drama dynasty yang gwe tonton sama adek gwe ahhhh s*alan " Erang pria itu tak suka dan tak terima semua ini
" Tao kamu sudah sadar syukurlah, jadi kita bisa secepatnya kembali dan ada kabar bahagia jika istrimu sudah melahirkan dengan sehat dan selamatb" Ucap hwang ming belum menyadari pria yang di depan nya bukan pria yang dirinya kenal dulu tapi merupakan jiwa baru seseorang
" Apa gwe beristri dan punya anak, ehh g*la yaa gwe masih single anj*** " Batin pria itu berteriak tak terima
" Ini benaran gwe masuk tubuh pangeran beristri tapi baguslah disini gwe bisa dapet selir banyak hahah, dan mungkin gwe harus berbicara bahasa mereka untung gwe king nya bahasa " Batin fang tao dengan memandang datar
" Hemm okey kita bisa segera kembali " Ucap fang tao datar
Tentu saja hwang tak kaget dengan ucapan fang tao tapi yang dirinya heran kenapa nampak baisa saja, biasanya dirinya mengoceh dan merengek ingin segera selesai dan ingin bermanja manja dengan istrinya namun sekarang.... Entahlahhh
...****************...
Aduhh gimana jadinya ini nasib ling kesian kali menderita lagi kamu ling.....