Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
PANGERAN DANIEL DAN CARLOS



Di Meja makan


Hanya terdengar dentingan sendok yang terdengar disana, fokus untuk sarapan pagi ini, sebelum terjadi sarapan sempat ada drama yang sangat membuat menguras kesabaran lusi...


Ya apalagi jika bukan ulah ketiga orang tadi, di pagi hari sudah berteriak, di tambah suara gaduh dari tempat tinggal para pembantu di rumah lusi dan Rafa ini,


Apa lagi? Jika bukan ulah mereka berdua yang mengerjai putri dari pelayan di sini, yang berani ingin membuat daddy berpaling dari mami nya...


Bukan itu saja karena lin dan Ong tidak suka wanita seperti itu ada di rumah nya apalagi wanita itu menyukai mereka berdua bersama sama


Di batin mereka berdua sangat geram, 'bisa bisanya dia berperasaan menyukai tiga pria sekaligus sangat luar biasa tapi menjijikan di mata Ong dan lin..


" Mami dan daddy akan pergi ke kantor hari ini? " Tanya Ong dengan lemas , setelah selesai menghabiskan sarapan nya


" Emm iya hanya daddy saja, hari ini ada meeting yang sangat penting setelah ini daddy juga langsung pulang kok " Jawab Rafa dengan lesu


" Hemmm ya sudah janji jangan terlalu lama ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian " Ucap Ong pasrah saja


" Ong hentikan wajah sok menggemaskan mu itu ingat umurmu tidak cocok untuk menunjukan wajah sok imut mu itu " Ucap lin yang sangat tidak tahan dengan wajah saudaranya itu


" Huuh sirik lah itu saat melihat saudaranya ini tetap menggemaskan walaupun aku sudah remaja " Ucap hongli membanggakan diri nya sendiri


" Hushhh bisa ga rasa percaya dirimu itu lenyap untuk beberapa saat " Lin yang tak mau kalah


" Sudah sudah kalian ini, sudah dewasa juga tetap saja bertengkar, awas saja jika suatu saat kalian bertengkar hanya karena wanita yang kalian sukai " Ledek vira merasa risih dan tertantang untuk menengahi


" Stttt aku akan berangkat sekarang permisi " Ucap Rafa saat melihat arloji yang terpasang di pergelangan tangan kanan nya


" Sayang jaga baik baik di rumah ya jangan sampai emosi mu naik gara gara kedua pria yang tak mau kalah itu " Ucap Rafa mencium kening lusi di depan semua


" Ekhmm ingat disini ada anak di bawah umur lohh " Ucap Ong kegerahan dengan adegan itu, juga merasa tersindir


" Oh lupa yaa maaf kan daddy mu ini, aku tidak akan mencium kening mu aku takut kau tak ingat umur mu yang dewasa ini hahah " Ucap Rafa mengerjai anak nya


" Huft mentang mentang aku udah gede digiini gitu aja " Keluhan hongli cemberut


" Haha baiklah baiklahh hanya becanda saja putra ku, eh tapi aku aneh yaaa dulu punya anak masih bocil sekarang datang tiba-tiba udah gede aja, mana aku kira adik kaka lagu " Ucap Rafa blak blakan


" Udah udah deh sayang goda anak kitanya sana berangkat nanti telat lagi " Ucap lusi saat tau anak nya sedang cemburu dengan ucapan daddy nya barusan


Ong begitu senang tapi berbanding terbalik dengan lin dia memasang wajah kesalnya pada Rafa...


" Hishh paman aku kan ga bilang mau di cium kenapa aku juga, aku bukan Ong yang mau banget di cium yaa, aku udah inget umur omm " Kesal lin saat Rafa sudah menegakan kembali badanya


Yaa karena tinggal mereka berbeda cukup jauh, Rafa 190 cm sedangkan kedua anak itu hanya 184cm saja jadi sedikit membungkuk .


Lusi? Dia tingginya? Hanya 180 saja tapi tidak tau jika sedang menggunakan heels, vira sendiri bertinggi badan 175cm menurun dari tinggi badan papahnya.


*********


Setelah keberangkatan Rafa semua kembali ke dalam rumah untuk berbicara semua tentang kedatangan mereka ke jaman sekarang ini,


Karena lusi sadar setelah anaknya memberi tahu ke rinduanya pada orang tuanya terlihat ada perkataan yang sengaja di sembunyikan dulu menunggu waktu yang tepat,,


" Sayang apa yang ingin kamu katakan pada mami dan papi mu ini hemm? " Ucap lusi memulai perbincangan dari keheningan yang tadi melanda


" Ehh emm.... Lin kasi tau gaa aku ragu nih... Emm " Ucap Ong berbisik pada lin


" Kenapa ragu? " Tanya vira mendengar nya


" Ehh gini mami pangeran Daniel ingin bertemu kalian, mereka tau j-jika kalian tidak benar benar mati tetapi kembali ke jaman nya " Ucap Ong dengan takut takut.


" Ehh pangeran Daniel siapa dia? " Kening lusi berkerut heran siapa pria itu?


" Kata om Daniel sih dia pria yang bertemu dengan mami dan daddy saat perebutan wilayah " Ucap Ong memberitahu sesuai apa yang di katakan pangeran Daniel


" Ehmm wait aku inget inget dulu........ Ohh pria bule itu hahahah jadi nama di Daniel,,,, ehh tapi kenapa dia tau aku dari masa depan dan kembali lagi ke sini? " Ucap lusi dengan kaget dan penuh selidik


" Eumm aku tidak tau juga mam tapi om Daniel dan saudara satunya lagi bernama Carlos meminta kalian memenuhi keinginan nya untuk bertemu, mereka sangat memaksa saat itu meskipun tidak ada ancam sih " Ucap Ong dengan jujur adanya


" Eumm mami akan pertimbangan kan daddy mu nanti setelah di pulang " Ucap lusi


***********


Kembali hening....


...****************...