
Ling berlalu berjalan menjauhi amukan kaka nya itu dengan berlari, tanpa sengaja ling menabrak tubuh seseorang
" Maaf saya tidak sengaja " Maaf ling tak melihat wajah korban yang ling tabrak baru saja
" Kau jika jalan pakai mata, apa kau tak melihat jika aku sedang berjalan " Marah seseorang yang ling tabrak tadi
" Ya kan saya sudah bilang maaf, apa sulit untuk memafaakan orang " Ucap ling dengan berani saat mendengar suara asing yang tak sopan juga pada ling
Wanita itu sontak kaget saat melihat wajah ling, ya dia adalah yi mao kembaran dari yi maong
" Kau " Ucap mao dengan ketus dirinya begitu membenci ling karena nya pria pujaan nya menikahi wanita itu
" Ya ada apa? Apa sebelumnya saya ada urusan dengan mu " Ucap ling dengan berani dan lantang
" Ya aku ada urusan tapi itu tidak akan ada kata selesai sebelum kau mau bercerai dengan suami mu fang tao " Ucap yi mao
" Hehh kenapa kau begitu yakin jika aku menceraikan nya dia akan terima? Jangan mimpi " Ucap ling penuh penekanan
" Kau benarinya anak haram " Marah yi mao dan menarii rambut ling dengan kuat
Ling? Haha dia hanya menerima tidak sakit sama sekali dengan tarikan nya itu hanya apa lah...
" Sudah selesai? Rontokan saja rambut ku tak guna kau terus menarik rambut ku " Santai ling
Dari belakang putri yi mao datanglah seseorang dan memandang marah ke arah yi mao
" Kau lepaskan istri ku, berani nya kau menyakiti istriku " Ucap fang tao dengan marah dan hampir saja akan menghempaskan tubuh yi mao jika ling tak melarang nya
" Suamiku sudah tidak perlu dengan kekerasan " Ucap ling menahan fang tao dan langsung memegang tangan yi mao yang memegang rambut ling
Dengan cekalan kuat membuat yi mao mengerang karena ling mengcekal dengan kekuatan untuk samson itu masih tak seberapa tapi itu sangat sakit untuk nya
" Aku melepaskan saat ini tapi suatu saat tidak akan melepaskan mu dan aku akan suami mu itu " Ucap yi mao dengan gaya pelakornya
" Dasar pelakor cap spirtus " Gumam ling saat wanita itu pergi
" Kamu gapapa kan by? " Tanya fang tao dengan khawatir
" Gapapa by, tapi kamu janji ya jangan tinggalin aku " Ucap ling yang entah kenapa ucapan wanita itu seperti akan terjadi
" Aku tidak akan meninggalkan kamu by percayalah pada ku, aku kan sayang nya cuma sama kamu by " Balas fang tao
" Eumm " Ucap ling dan memeluk fang tao dengan hangat
Suasana hangat itu terhenti saat suara tangisan ling kembali terdengar
" Hiks hiks hiks hiks " Tangis ling dan menutup mulutkan kuat
Tentu saja fang tao tau jika ling ingin muntah tapi tetap ditahan ling agar tetap tidak keluar
" Sayang jangan ditahan seperti itu, tidak baik keluarkan saja by " Ucap fang tao dengan memijit pundak ling agar segera keluar
Benar saja semua makanan yang ling makan tadi keluar semua
" By kok pusing ya hiks hiks by.... " Ucap ling yang pada saat itu juga pingsang dengan ambruk di pelukan fang tao
" Sayang ada apa, by bangun by jangan nakutin aku " Panik tao yang melihat ling pingsan
Sontak saja membuat ramai satu kampung yang sedang berbahagia
" Ada apa putra mahkota berteriak " Tanya ibunda wei saat melihat empat pelayan terbirit birit
" A-anu yang mulai i-itu putri ling tidak sadarkan diri " Gagap pelayan itu karena mengatur nafasnya
" Apa " Teriak anggota kerajaan ming dan beberapa orang yang kenal ling baik
Semua memutuskan untuk segera menghampiri ke kediaman ling termasuk pengantin baru itu yang tertinggal di belakang
" Huftt semua orang meninggalkan kita sayang " Keluh hwang
" Benar tega sekali tak memperhatikan sepasang kekasih yang sedang kesusuahan untuk berjalan karena keberatan dengan gaun " Keluh yi hua
" Yang sabar ya sayang ayo kita berjaung bersama " Ucap hwang menyemangati dan membuat istrinya berjalan dengan benar
Tapi tidak dengan yi mao yang kepanasan dengan kepedulian semua orang dengan wanita yang membuat hidupnya hampa itu
" Dasar wanita jalang awas saja kua ku pastikan kau tidak akan tenang setelah mengenal ku " Geram yi mao di balik pohon
DI KEDIAMAN LING
Semua nampak gaduh bergerombol memasuki kediaman asri ling dengan suasana sejuk disana
Dengan segera ibunda wei menanyakan keadaan ling yang sebenarnya
" Tao ada apa dengan ling ? " Tanya ibunda wei dengan gemetar
" Aku tidak gau mo... Ibunda ling tadi muntah muntah dan tidak sadarkan diri " Ucap fang tao tak kalah panik
Tapi kali ini ibunda wei bukan nya khawatir lagi tapi diganti dengan senyum yang merekah dengan tatapan aneh ke arah fang tao
" Berarti kalian eun anu sudah melakukan itu, ahhh syukurlahh " Ucap ibunda wei dengan senang
" A-apa maksud ibunda? " Heran fang tao
Tapi saat akan mejawab pertanyaan tao tabib keluar dari kamar ling dengan ling dan li di dalam nya yang tadi datang bersama tabib istana
" Hormat hamba untuk seluruh anggota kerajaan " Hormat tabib dengan sopan
" Bagaimana keadaan putri ku " Ucap permaisuri mei ying di jajaran depan
" Iya bagaimana keadaan putri ku ling " Ucap ibunda wei tak mau kalah
Tentu saja selir lain mengikuti pertanyaan yang terulang tadi , membuat tabib itu pusing untuk menjawab pertanyaan mereka
" Anu ini bukan kabar pilu tapi kabar baik... " Ucapan tabib terpotong dengan sorakan selir wei yang kegirangan
" Horeeee akhirnyaaaaaaaaa " Heboh selir wei sendiri dan mendapat deheman dari sang suami yang tidak sabar lagi munggu jawaban tabib tadi
" Jadi putri anda sedang mengandung dan usia kandungan nya baru dua minggu lamanya jadi gejala gejala itu akan berpacu terus " Jelas tabib itu
Kini semua nya yang heboh bukan hanya para ibunda nya namun pengantin baru itu juga ikut ikut padahal mereka baru sampai semua menoleh dan dibuat melongo tidak tampak seperti calon kaisar dan ratu hanya mirip dengan ling dan fang tao
" dasar pasangan bar bar " ledek yi maong membuat beberapa ornag yang tak mengerti memandang heran dan berpikir keras