
...◦•●◉✿✿◉●•◦...
Hiya hiya Awasssssss
BRUKKKKK
Kuda dan pengendara kuda itu terjungkal dan mengakibatkan jatuh dan merusak sebuah gerobak pedang sayur mayur hingga roboh
Ling? Dia tidak apa apa justru dia yang membuat kuda itu terjungkal jika sampai anak kecil itu tertabrak kuda bisa saja dia mati di tempat
" Awhhhh s-sakit sekali aduhhhh " Keluh pria yang terjatuh dari kuda itu dengan menggunakan cadar
" Tuan anda tidak apa apa? Syukurlah jika sampai kenapa kenapa saya tidak bisa menolong anda " Ucap li menolong pria bercadar itu
Mereka berdua dikerumuni orang orang yang kepo dengan kejadian itu
" Astaga ada apa dengan grobak sejuta uang ku " Kaget oria paruh baya yang baru datang dan melihat gerobak nya hancur
" Paman maafkan saya, Dan ini sebagai ganti ruginya sekali lagi maaf kan saya paman " Ucap pria bercadar utu dengan sopan sesopan sopan nya
" Terima kasih nak sudah mau mengganti rugi tapi ini tidak terlalu banyak? " Ucap paman penjual itu
" Tidak paman terima lah dan maafkan saya atas kecerobohan saya barusan " Ucap pria bercadar itu
" Tuan tidak apa mari ikut saya, saya lihat tangan anda terluka " Ucap li dengan ramah
" Ahh ini tidak apa biarkan saja nanti juga akan mengering
" Tidak tidak itu harus di obati ayo ikut kami " Ucap mimi menyeret pria bercadar tak dikenal itu
" Bagus mimi ayo kita paksa saja tuan ini dia keras kepala " Sambung sasa dan membawa pria itu ke tempat ling duduk.
" Kenapa dia dibawa kesini, apa dia korban huft justru anak yang menangis yang menjadi korban dia " Ucap ling dengan memakan ayam panggang nya
" Nihh aya kalian dan punya mu li sudah ku berikan pada anak tadi kesian dia nangis " Ucap ling menyodorkan ayam punya sasa dan mimi
" Apa?!! huhuhu ayam ku kenapa di kasih ke dia huftt lalu aku bagaimana aku juga pengan " Rengek li yang tak memperdulikan tatapan orang sekitar
" Imut kamu? Ga jijik aku liat nya, dasar dedek besar ya tinggal beli lagi lah masa aku yang harus belikan, kan kamu baik hati sampe mau nolong dia masa ngasih ayam gaboleh " Cibir ling berhasi membaut li terdiam dan terdiam.
" Sudahlah kaka kaka ku yang Galak ini sebaiknya kita tolong pria ini " Ucap mimu melerai
" Kalian saja aku tidak ada urusan, aku cuma mau menikmati semua yang ada di sini dan kalian sibukan saja diri kalian pada nya, babay aku mau jalan lagi, ga usah ikuti aku aku bisa pulang sendiri " Ucap ling dan branjak
Ling pergi tanpa ada yang menahan
" Dia marah pada ku karena kalian menolong ku " Tanya pria bercadar itu...
" Tidak dia mungkin kesal karna tadi membiarkan nya menunggu karena kita menolong tuan " Jelas mimi angkat bicara membuat kedua kaka nya melongo yang biasa nya diam kini angkat bicara
" Oh ya tuan akan pergi kemana dan ada apa? saya seperti nya baru melihat anda " Tanya li yang tak mengenal pria itu
" o-oh a-aku dari kerajaan yi, aku disini untuk menemui Putra Mahkota hwang " Ucap pria itu
" Putra mahkota h-hwang? Apa anda teman nya? " Tanya li sekali lagi yang benar benar kepo dia berteman dengan Putra Mahkota hwang yaitu adik dari jungjunan nya
" Iya aku calon adik iparnya aku di panggil olehnya karna ahh sudahlah aku harus segera menuju kesana, terima kasih atas pertolongan kalian " Ucap pria itu dan beranjak pergi dan menunggangi kudanya lagi
Mereka bertiga tersadar yang mereka tolong adalah seorang pangeran....
...◦•●◉✿✿◉●•◦...
Segini dulu makasih papayyy😉🙃😶