
Sejak Perjalanan menuju Tempat ling dan youngi, rafa selalu menatap tidak suka pada youngi yang selalu mencari perhatian pada ling...
" By kenapa kamu harus membawa pria itu sihh " Rengek rafa tak suka dengan keberadaan youngi diantara keluarga kecilnya
" Kenapa? Dia saudara ku by, kamu keluarkan saja dua hewan kontrak mu dan biarkan mereka merubah wujud jadi manusia " Ucap ling tak habis pikir
" Eumm by ayolahhh dia selalu saja mencari perhatian mu aku risih melihat nya kamu tau aku cemburu tau " Rengek rafa semakin kuat
" Jangan seperti itu, ingat kamu sudah menjadi ayah jangan sering bersikap seperti itu nanti anak mu lihat bisa jadi dia akan seperti itu " Ucap ling dengan tegas
" Huft baiklah baiklah tapi kalo pria itu sampai dekat dekat dengan mu terus aku bakalan hukum dia " Ucap rafa pasrah tapi tetap mengancam
" Ishhh udah ahh jangan kaya anak kecil syifa aja ga mau di panggil anak kecil " Ucap ling kesal
" O " Rafa yang semakin ngeyel
" Ekhmmm " Suara deheman menyadarkan mereka dalam perdebatan
" Ling kita sudah sampai di tempat kita " Ucap youngi yang memang sejak tadi sudah sampai di tempat itu, hanya saja youngi menunggu perdebatan itu selesai
" Rafa ini tempat tinggal ku dengan youngi dulu " Ucap ling tanpa merasa bersalah
" Kalian tinggal berdua? Ling kamm " Ucapan rafa terpotong oleh ling
" Syuttt jangan berfikir yang engga engga ya awas saja aku bisa aja suruh kamu tidur di luar " Ucap ling memotong ucapan rafa tadi
" Sudahlahh ayo aku sedikit pegal menggendong hongli " Ucap ling meninggalkan mereka berdua
" Kauu awas ya kalo sampai macam macam sama istri ku " Ancam rafa pada hongli
" Seharusnya aku yang mengancam mu dia tuan ku sekaligus sahabat jadi ga akan aku biarkan kamu melukai tuan ku " Ucap youngi dengan menatap tajam
" Masa bidi ga perlu ngancam gitu gua tetep setia sama istri ku sendiri " Ucap rafa tak mengindahkan
MASUK KEDALAM RUANGAN TERSEMBUNYI
ling tau rafa sangat cemburu dengan itu, sifat itu tidak akan hilang dari diri rafa...
" Ouuu my baby bangun uhh ganteng nyaa, mau mimi hemm? " Ucap ling dengan sangat perhatian
" Maafin mami ya udah ninggalin kamu, tapi sekarang kita sudah kumpul sayang daddy pasti seneng liat kamu " Ucap ling mengajak mengobrol hongli
Ling sangat senang jika hongli tidak cengeng seperti bayi lain nya ada banyak perbedaan daru baby lain nya
" By.... " Panggil rafa mencari ling
" Iyaa ada apa by aku di kamar pencet batu bulat itu untuk membuka dinding " Ucap ling memberi respon
" Wahhh batu yang keren, unyuyyuuu anak daddy ganteng banget sihhh lihat mirip banget sama daddy nya " Ucap rafa sangat senang
" Iya dehh mirip daddy nya semua maminya ga di sisain " Sindir ling
" Oh ya mana youngi? " Tanya ling membuat suasana hati rafa berubah menjadi keruh
" Byy jangan gitu dong aku kan cuma nyari dia buat bantu cari kayu bakar byyy " Ucap ling yang melihat perubahan raut wajah rafa
" Cium dulu baru aku baikan " Ucap rafa tanpa menoleh yang lebih asik bermain dengan hongli
" Cup,, udah malu ahh ada anak kita by jangan gitu dong " Ucap ling malu malu
" Gapapa hongli kan masi bayi mana ngerti anak daddy ini " Ucap rafa
" Oekkkkk oeekkk oekkk " Tangis hongli pecah, ling mengerti jika hongli buang air kecil saat melihat baju Daddy nya ikut basah
" Uhhh anak daddy nakal ya pipis di baju daddy, untung kamu manis kalo engga udah daddy makan kamu ya " Canda rafa tapi malah membuat tangis hongli semakin pecah
" Cup cup cup baby hong ga gampang nangis kok nangis sih, jangan nangis ya nanti mami marahin daddy kamu eumm udah ya, kamu lapar kan bentar mami ganti pakaian kamu dulu yaa " Ucap ling menenangkan putra nya
" Aduh rafa kamu gimana sih ,,, sudahlah sekarang kamu cari hongli terus bantu dia berburu ya, by ayolahh " Ucap ling memohong
" Iya iya cup " Ucap rafa brakhir dengan bibir yang mendarat di Bibir ling
" Ishhh iya iya sekarang Cepetan gihh " Ucap ling menyuruh rafa segera pergi
...****************...