The My Love Story In University

The My Love Story In University
Episode 50



"Apa?" kata Alfi


"Keselek meteor tadi al" jawab Nisa


"Humpp" kata mereka menahan tawa.


"Iya kalo gw keselek angin" balas Kenzo


"He em, nah gw keselek ice cream, uhuk uhuk" balas Erza sambil memakan ice cream.


"Woi, coklat ice cream ku kan" kata Raffa.


Uhuk uhuk uhuk....


Erza terkejut dan tersedak, ia kemudian manaruh ice cream di meja. Seraya tanganya memukul mukul dadanya untuk melegakan.


"Dasar bocah!! Keselek gw bodo" ucap Erza


"Bocah?" kata Raffa


"Au, makan tuh karma. Udah gede masa makan ice cream aja nggak bisa" ejek Alfi.


"Hey, udah jelas jelas gw udah gede kan? Lo mau nantang gw, bocah" kata Erza


"Dasar ni anak, aku sekelas ama lo bodo" kata Alfi


"Tapi lo lebih pendek dari gw, woiii" kata Erza


"Jelas kan lo cowok nah aku cewek" kata Alfi


"Terus apa masalahnya? Kalo gw cowok ,ha?" tanya Erza


"Ya cowo lebih tinggi lah" kata Alfi


"Emang ngaruh gitu, ho" kata Erza


"Hiihhhhh" geram Alfi.


"Hey kalian jangan ribut napa sih" kata Hilya sambil mendorong mereka berlawan arah.


"Kalian udah gede ya! Mau berantem ya jangan adu mulut doang. Adu fisik sekalian napa?" kata Hilya


"Wosszzz, bener tuh Hil. Kaya bayi aja cuma adu mulut abis itu nangis. Bocah kecil aja kadang main fisik masa kalian nggak berani sih" sahut Nisa


"Bhaakkkkks" tawa Erza Raffa dan Kenzo.


"Temen lo parah banget sumpah, ahahahaha. Kasian banget dah lo, nggak di bela" tawa Kenzo.


Sraakkkk.....


Tangan Nisa meraih kerah baju kenzo dan mencengkramnya dengan kuat.


"Lo jangan ngehina sahabat gw ya! Lo masih pengen hidup kan" ancam Nisa pada Kenzo


"Ahahahhaha bar bar banget tuh cewek" sahut Erza melihat Kenzo yang di ancam.


Plak...


(Ni cewek berani banget ya, kuat juga) batin Erza


"Maksud lo apa ha?" bentak Hilya.


plak...


"lo masih pengen nafas juga kan?"


srakkk...


tangan Hilya beralih mencengkram kerah baju Erza yang sudah terpojok di tembok.


"Udah lah kita latihan di ruang lain aja. Aku nggak nau di marain kakak" ajak Alfi lalu meninggalkan tempat itu bersama temannya.


"Ahahahhaha Erza terpojok. Kog nggak ngelawan si Za? Aku nggak bisa nahan tawa tadi pas lo cuma diem. Hahahahaha" kata Kenzo.


"Humpsss dia nggak mau ngelawan cewek ken" kata Raffa diiringi tawa ringannya.


"Nah itu" kata Erza


"Yang dia sukai. Ahahahahahaha" sambung Raffa


"Iya ya, hahahahahha" sambung Kenzo juga.


"Apa?" kata Erza membulatkan mata.


"Nggak papa tadi ada iklan lewa"


"Yuk latihan" ajak Raffa seraya mengambil gitar yang dia bawa tadi.


"Kuy lah. Biarkan Erza bengong" sambung Kenzo


"Nggak ngerti deh kenapa kalian kek gini. Jadi merinding aku" balas Erza


"Wajar bahasa kita ini taraf pro, ya nggak Raff?"


"orang biasa nggak bakal ngerti, hahahaha" jawab Kenzo.


"Yoii" kata Raff


"(****, tadi mau ngejek malah di balikin. Nggak usah lanjutin deh malah kalah nanti aku)" gunam Erza


"Erza!!" panggil Kezo


"Hah?" seketika lamunan Erza menghilang.


"Mau latihan apa keluar?" tanya Kenzo sambil menunjuk pintu keluar.


"Ha?"


"Ha he ha he. Ambil alat lo gih terus latihan abis itu pulang" jelas raffa.


"Okay" jawab nya