The My Love Story In University

The My Love Story In University
Episode 33



Alangkah terkejutnya Alif melihat suasana cafe tersebut. Amat sangat sepi, hanya ada pelayan yang sibut dengan pekerjaan mereka masing masing. Ditambah dengan atribut yang berwarna merah hati dan lukisan tentang cinta. Menambah suasana romantis di dalam sana.


"Briy, ini cafe apa? Kog suasananya gini sih nggak ada cool cool nya. Masa lo ngajak gw kencan ha? Hahahaha" tanya Alif diselingi dengan tawanya.


"hihh, ogah lah gw pacaran ama lo. Gw ini masih waras woy, gw nggak gay tauk"


"Abis ngapain ke cafe kaya gini? Mana sepi lagi"


"Udahlah lo duduk dulu, nanti kalo orang nya udah datang gw jelasin detail nya "


Tap tap tap...


Langkah seorang wanita dengan pakaian dan beberapa action ala barat dan hehils yang tingg. Di tambah rambutnya yang di highlight pirang. Dengan ujung rambut yang keriting gandul. Serta make up yang aga tebal. Dan tak lupa kulitnya yang putih.


Membuatnya seperti orang bule yang datang ke Indonesia. Memang dia seorang blasteran Indoprancis. Ayahnya dari Indonesia dan Ibunya dari Paris, Prancis. Ia lahir di Paris tetapi ia di besarkan hingga saat ini di Indonesia bersama keluarganya.


Ia ke Paris hanya saat ayah dan ibunya libur panjang. Dan itu sangat langka. Kini ia duduk didepan dua pria yang berparas rupawan.


"Briy, ini siapa kog disini? Salah orang mungkin dia" bisik Alif pada Briyan.


"Hahahhaha, kenalin Al, ini Velysia Michel. Dia pacar gw, jangan kaget ya dia nggak bule kog di cuma dandan kaya bule.Dia emang lahir di Paris tapi di besar disini dan jarang banget ke Paris. Tapi di lebih suka gaya pakaian orang sana mangkanya di lebih milih pake gaya sana" jelas Briyan sambil memperkenalkan mereka.


"Hallo, saya Velysia Michel. Panggil aja Velysia atau Vely. Kamu?" kata Velysia sambil mentodorkan tangannya ke arah Alif.


"Oh, aku panggil aja Alif" sambut Alif sambil menjabatkan tangannya pada Velysia.


"Eh, Briy lo kalo mau kencan buat apa ngajak gw ha? Percuma nanti ujungnya gw juga di kachangin"


"Jadi, ini aku yang minta kak Al. Aku bosen lah berduaan sama dia" kata Velysia sambil melirik ke arah Briyan.


"oh, gitu"


Seorang pelayang datang dengan membawa tiga cangkir milk shake. Menaruhnya di meja yang di kerubungi oleh tiga manusia itu.


"Kak, ini yang pesan aku. Ini minuman kesukaan aku, aku nggak tau minuman kesukaan kalian jadi aku pesen ini, nggak papa kan? "


"Iya, nggak papa"


(Tahu aja nih orang kalo aku nggak suka milk shake. Trus, masa dia nggak tahu minuman kesukaan Briyan kan dia pacarnya?)


"Oh ya, btw kog cafe ini sepi?"


"Jadi ini aku yang boking kak. Aku risih sama cewek cewek cabe cabean gitu"


"Aaa, massaakkk" tanya Briyan menggoda Velysia.


"okey karna udah ada kakak sekarang aku mau jujur. Sebenernya aku itu suka sama kakak. Sukaaaa banget. Aku pacaran sama Briyan cuma biar bisa deket ama kakak" terang Velysia. Sontak membuat Briyan tersentak kaget. Ia hampir menjatuhkan milk shake miliknya.


"Kak, Briyan maaf. Oh, iya aku nggak maksud ngecewain kamu"


"Nggak papa, terusin aja apa yang mau kamu omongin."