The My Love Story In University

The My Love Story In University
Episode 25



"Dasar pelayan, timming nya bagus banget pas Nisa mau ngomong" gunam Alfi pelan.


"Pesen dua coklat panas sama dua coco cake"


"Baik kak, akan segera saya antar pesenan kakak"


"Okay thanks"


"Dasar itu pelayan nyebelin ya Al, kenapa dia itu tau aja pas aku mau ngomong ya nggak"


"Hahaha mungkin dia punya mata batin kali"


"Hahaha bisa jadi itu"


"Nis katanya kamu mau ngomong sesuatu yang penting? Sampek harus kesini, sebenernya apaan sih?"


"Huuufff, aku sebenarnya mau ngomong dari dulu, tapi gara gara mungkin kamu nggak tahu masalah ku. Jadi aku pending pas mau bilang ke kamu. Tapi aku bingung, kalo aku nggak curhat ama kamu, ya mungkin akan menambah beban"


"Tumben kamu kaya gini, kenapa sih? Biasanya Nisa itu ceria lho"


"Nggak tau deh Al"


"Yaudah, cerita aja mungkin aku bisa bantu"


"Jadi gini aku itu sebenarnya lag....... iii" kata Nisa terpotong.


"Ini kak, coklat panas sama coco cake nya" kata pelayan memotong kalimat Nisa.


"Okey thanks"


"Okey no problem kak"


Nisa mengambilkan coklat panas dan coco cake untuk Alfi dari nampan. Saat Nisa akan menyesap coklat panas milik nya. Tiba ada yang menedang kaki Nisa hingga membuat ia terkejut dan hampir menumpahkan coklat panas nya.


Nisa mengangkat kepalanya bersamaan dengan mengangkat alis nya dan menatap Alfi yang telah menendang kaki nya. Dan di balas dengan gerakan kepala Alfi yang mengarah kepada pelayan yang baru saja mengantarkan pesanan mereka.


"Ha!!! Buset dah pelayan ini masih di sini" gunam Nisa pelan.


"Yoo, kak pelayan ada sesuatu?" tanya Nisa pada pelayan yang masih berdiri di samping meja mereka.


"Nggak kak, emangnya kenapa?" tanya balik pelayan tersebut.


"(Kamprettt, di tanya malah nanya balik)" batin Nisa, dengan hatinya yang mulai memanas.


"(Huff sabar Nis ini ujian)" ucap Nisa dalam hati sambil membuang nafasnya dengan kasar.


"Nah, kalo nggak ada apa apa kenapa kakak pelayan masih di sini?"


"Itu... kak.. "


"Itu apa?"


"Disini seorang pelayan harus nembuat hati pengujung senang. Jadi saya tunggin kakak makan siapa tahu saya bisa jadi temen ngobrol"


"(bikin seneng di mananya njierr. Malah aku terganggu)"


"Oh, thanks atas perhatianmu dan silahkan pergi"


"Kakak nggak mau saya temenin? Kalau gitu Kakak mau apa? putarin musik apa drama korea?"


"Aku mau kamu pergi dari sini!!"


"Oh saya harus kemana? "


"Huuhhhhh, serah woy lo mau pergi kemana serah mau ke jalan raya kek mau ke rumah sakit kek atau mau ke kuburan kek serah!! Yang penting lo pergi dari hadapan gw. Huuufff"


"Kakak kenapa kog marah gitu? Kakak lagi sakit? Mau saya bawain sesuatu? "


"Lo bisa pergi apa nggak sih? Gw cuma pengin lo pergi dari sini"


"Aduh gimana ya kak? Ini satu satu nya pekerja ku kak. Aku butuh banget pekerjaan ini kak. Kalo aku pergi dari sini terus aku kerja di mana kak. Aku nggak tahu harus kemana kak. Jangan usir aku yang kak, huuuu huuuu" kata pelayan tersebut tersedu.


"Malah mewek njai, Al tolong deh sadarin dia. Aku nggak betah lagi nih, tolong lah Al"


Nisa



***


Alfi



***