The My Love Story In University

The My Love Story In University
Episode 14



"Jadi gini. Kan adek ama Nisa kejar kejaran kan nah.......... " kata Alfi terpotong sang kakak.


"Apa!!!! Bhaaaaakkkks, kaya tom and jery tauk" sela sang kakak.


"Ih kakak diem, biar adek cerita dulu" perintah bunda.


"Nah abis itu kan.... " katanya terpotong lagi oleh bunda.


"Eh kenapa bisa kaya tom and jery? " tanya bunda sambil memotong.


"Isshhhh, bundaaa" tegur ayah.


"Hahahahaha, sambung lagi dek" kata Alif dengan tawa.


"Iya iya maafkan bunda ya dek nanti beli permen" kata bunda yang sangar humor. Sambil memegang pundak Alfi.


"(issh kenapa pada gregetin sih. Kan gw jadi putus nyambung. Mana digituin bunda lagi ) batin Alfi kesal.


"Lanjut nggak nih? " tanya Alfi.


"Nggak!" jawab mereka bertiga serempak.


"Ih ayah sama aja"


Sontak membuat Alfi kesal. Ia mundur dengan cepat dan membuat kursi di belakangnya hampir jatuh. Bruuuuaagggg. Ia pun meninggalkan ruang makan dan menuju sofa di depan TV. Meninggalkan keluarganya yang masih tertawa.


"Ngambek tuh, cus samperin deh" kata Alif.


"Iya, kita sungguh terlalu ya yah" kata bunda menyahut.


Alifpun menghampiri Alfi yang duduk di sofa.


Ceklik, terimakasih anda telah menyaksikan.....................................................................................


"Woy, ngambek nih. Kenapa? Sakit hati? hahaha" kata Alif memulai pertengkaran.


Kachang


"Woy kenapa? " tanyanya lagi.


Kachang


"Woy gw timpuk elo ya, kachang udah turun harga bongil" katanya kesal.


"Dek ayolah, jangan kachangin kakak. Del lo tau kan kakak nggak punya pacar jadi nggak ada temen bercanda. Itu sedih banget dek. Nah lo sekarang malah ngachangin kakak. Nggak sedih apa" katanya sambil haru.


Kachang


"Dek ngomong lah, gw bosen. Berantem yuk" ajaknya sambil menggoyang goyangkan tangan Alfi.


Kachang


"Hadehhhhh, dek maafin kakak dek. Tapi jangan gini" katanya lagi sambil memohon.


Kachang


"Dek kakak utu sebenernya sedih kalo kamu ngachangin kakak. Rasanya kaya sebel gitu nggak punya temen ngegila, berantem, adu bacot, dan saudaranya. Kakak terasa sepi dek, kaya punya salah besar gitu. Kamu jangan ngambek lah, kamu mau keluar jalan jalan? Ayo kakak mau. Uang kakak banyak dek kakak udah berpenghasilan. Kakak kan buka cafe kecil. Walaupun kamu juga berpenghasilan dari buka butik. Pokoknya jangan ngambek ya dek" jelas isi hati Alif. Alfi diam diam merekam kakak nya tanpa sepengetahuan Alif.


kachang


"Serah dek, yang penting kakak udah minta maaf" katanya lagi sambil meninggalkan Alfi.


"Hem" jawab Alfi yang mulai tidak tega dengan kakaknya.


"Hahahaha kak Al kalo serius lucu deh. Ngakak tau" kata Alfi lagi memulai humor.


"Ha!!!!!!! Jadi lu cuma ngerjain gw. Awas lu ya, gw gantung lu di pohon bayam" kata Alif sambil mengejar Alfi.


Alfi pun berlari menghindar dari sang kakak. Orang tua mereka yang melihat pertengkaran itu hanya diam menyaksikan pertunjukan anaknya. Sambil tertawa seperti menonto kartun.


Buagggg Alif mengambil bantal dari sofa dan melemparkannya ke Alfi, tetapi meleset.


"A nggak kena nggak kena, bleeekk" kata Alfi sambil menjulurkan lidahnya dan menarik kantong matanya dengan jari sebagain tanda mengejek.


"Apa!! Awas kau" kata Alif tak mau kalah.


Buagggg Alif melemparkan bantal lagi kepada Alfi dan meleset lagi.


"Tok tok tok Tuan Alqi" kata seseorang di luar.


______________________________________________


Dear readers


maaf ya author jarang up. Itu karena author di marahi. Soalnya katanya nggak ada yanf suka, nggak ada yang tertarik, nggak ada yang komen, like dan lainnya. Jadi author minta tolong tekan tombol like ya, plisss. Cuma tekan doang kog nggak lebih.