
"Woy berisik tau. Ngomong apa sih, ganggu orang aja" teriak orang dari atas pohon tepat di atas mereka berdua.
"Huaaa!!! " teriak Nisa sambil melompat.
krik krik krik krik
Alfi menatap sahabatnya aneh. Begitu juga yang di atas pohon.
"Dasar gila" teriak orang di atas pohon itu.
"Hahahaha, lu ngapain sih Nis? " ejek Alfi sambil tertawa.
"Woy, lu ngatai gw gila. Cari mati kau" bentak Nisa yang marah besar.
"Turun lo!! " bentaknya lagi.
"Ok, itu yang di bawah awas!!!" seru yang di atas pohon.
"Hah" kata mereka berdua bingung.
Bruuugggggg Kaki Alfi terinjak oleh seseorang yang baru saja turun dari pohon.
"Aaawwwww, woy sakit" teriak Alfi kesakitan.
Alfi hendak memukul orang di depannya, akan tetapi orang tersebut berbalik badan. Dan muka mereka hampir bertemu.
"Oww, romantis banget sih " teriak Nisa dari samping Alfi yang tak melewatkan sedetik pun kejadian tersebut.
Sontak kata itu membuat muka mereka seperti orang kepedasan. Mereka menjauh kan diri. Dan menatap Nisa intens karena kata yang baru ia ucapkan.
"Wow, Al coba cubit gw!! Ini nggak mompi kan? " kata Nisa. Alfi pun mencubit Nisa.
"Aw sakit. Hah?! gw nggak mimpi" kata Nisa lagi.
"Kak Aldo ada di depan mata gw. Gw nggak nyangka ini seperti mimpi" katanya yang masih tak percaya.
"Tunggu, kak Aldo?? " Alfi pun berbalik badan menatap siapa orang yang baru saja menginjak kaki nya.
"Kamu!!! " teriak mereka serempak.
"Kamu kan, yanf lempar gw pake bola basket" teriak Alfi sambil menunjuk Aldo.
"Ow, dan kamu kan yang lempar gw pake sepatu. Dan kamu yang bikin gw kena marah dosen" kata Aldo sambil menunjuk Nisa dan Alfi bergantian.
"Oh, kakak inget gw? Ya tuhan makasih banyak" kata Nisa senang.
Tettt tett tettt bel masuk berbunyi.
"Ah, sudahlah ayo balik, udah masuk nih" ajak Alfi sambil menarik Nisa yang masih mematung.
"Udah pergi syuhh syuhh" seru Aldo dengan gaya mengusir ayam.
Mereka pun masuk ke kelas. Mengikuti pelajaran yang sedang di jelaskan. Selama pelajaran Nisa tidak bisa fokus karena kejadian tersebut. Ia masih tak percaya kalau dia bertemu dan bertatap muka dengan seniornya yang ganteng.
"Al, gw kejatuhan durian runtuh"
kachang
"Gw tadi nggak percaya bisa tatap muka apa kak Aldo"
kachang
"Rasanya gw melayang layang deh"
kachang
"Gw ber bunga bunga tauk"
kachang
"Al yooo"
"Paan sih brisik tau. Gw lagi fukus nih jangan ganggu "bentak Alfi kesal dengan tingkah laku sahabatnya yang menolak waras tersebut.
"Iyah, nih brisik banget. Awas kalo sampai hw nggak faham pelajaran ini lo harus contoin gw. Apa lagi ini pelajaran paling sulit" sahut salah satu teman sebelah Nisa yang terganggu dengan ocehannya.
"Serah gw mulut mulut gw, kog situ bacod" sahut Nisa dengan acuh.
"Diem napa" bentah Alfi sambil membungkam mulut Nisa.
"Woy sakit, tangan lo nggak harum" kata Nisa.
"Bodho amat dah" sahut Alfi.
"Hey, kamu yang disana. Bisa diam apa nggak?" bentak sang dosen
______________________________________________
Sebelumnya maafin author ya. Author nggak bisa up sesuai keinginan. Soalnya author dapet tugas yang nyebelin, ya, tolong tetep dukung author dengan like novel ini yaw.
Alfi
Nisa
Aldo