The Blind Maiden

The Blind Maiden
93. Pengorbanan Su Qionglin



Su Qionglin berjalan tiga langkah ke depan dan melihat Mo Yin dengan lebih dekat lagi.


"Mo Yin, aku tahu bahwa kamu melihat kemiripanku pada dirimu tapi pada akhirnya kita bukan orang yang sama , aku tidak akan mengambil jalan yang pernah kamu lalui karena aku memiliki seseorang di balik punggungku. " Ucap Su Qionglin.


"Apa yang bisa kamu lakukan dengan itu ?" Tanya Mo Yin dengan tatapan curiga.


"Aku bisa melakukan sesuatu lebih dari yang kamu bayangkan. Mo Yin, aku tahu bahwa dunia ini berhutang dan bersalah kepadamu, oleh karena itu maka izinkan aku untuk membayar seluruh hutang ini. Mo Yin, dalam kehidupan ini maupun kehidupan sebelumnya, kita sama sama terluka satu sama lain. Di masa depan, mari tidak bertemu satu sama lain dan hanya menjadi teman saja. " Ucap Su Qionglin sebelum akhirnya menarik pedang kupu kupu miliknya.


"Tidak !" Teriak Mo Yin.


Su Qionglin tertawa ringan sebelum akhirnya menarik pedang itu dan memotong lehernya sendiri.


Su Qionglin mendengarkan teriakan orang orang dan perlahan lahan tumbang, Mo Yin langsung menerjang ke depan dan menangkap tubuh Su Qionglin.


Su Qionglin dipeluk oleh Mo Yin dan dibekap olehnya karena takut kehilangan.


"Mo Yin, dunia ini bersalah padamu tapi aku bersikeras untuk menghapus seluruh kesalahan ini karena aku ingin melindungi apa yang ingin ku lindungi. Mari hancur bersama disini dan menyeberangi sungai pelupa lalu menjalani kehidupan yang bahagia. " Gumam Su Qionglin sebelum akhirnya tubuhnya menjadi kabur dan menghilang sebelum akhirnya berubah menjadi kupu kupu yang berwarna warni.


Mo Yin meneteskan air matanya sebelum berubah menjadi abu dan menghilang bersama dengan kupu kupu itu.


Xian Fu Lian tersungkur ke tanah ketika melihat keponakan yang dicintainya telah pergi begitu saja dan meninggalkan semua ini.


Sekarang, semua orang telah dilanda oleh kedukaan. Kaisar Langit juga tidak bisa bertahan lagi dan hancur menjadi debu.


Dengan pengorbanan yang diberikan oleh Su Qionglin, semuanya telah menjadi damai. Seluruh Gunung Yi merasa bersalah dan menggunakan pita putih di dahi mereka selama 7 tahun penuh untuk mengenang kepergian Dewi muda mereka.


Semua orang memujanya dan membangun altar untuk dirinya. Setiap minggu, Xian Fu Lian akan memberikan bunga yang paling indah untuk Su Qionglin.


Alam Langit juga memujanya sebagai salah satu di antara jajarangan Dewi Gunung Yi yang terhormat.


Alam manusia juga memujanya sebagai penyelamat antara Klan Dewa dan Klan Iblis. Para anggota Klan Iblis juga mulai membubarkan diri dan melupakan masa lalu mereka.


Semuanya berjalan dengan damai dan sebagaimana itu berjalan pada awalnya tapi ada satu hal yang tidak akan kembali.


Bahwa Su Qionglin dan Mo Yin tidak akan kembali lagi, mungkin mereka akan bereinkarnasi lagi tapi mungkin tidak ditakdirkan untuk bersama lagi.


Xian Fu Lian duduk di tepi bukit dan menghela nafas, waktu yang sangat panjang telah berlalu sejak kepergian keponakannya.


Pada saat ini, Ibu dan Ayahnya juga sudah pergi dan Gunung Yi ini hanya menyisakan dia dan Yi Lian, betapa sepi hatinya.


...----------------...


Kira kira sad ending atau enggak nih ?