
"Aku merasa bahwa seharusnya pengantin wanita menunggu pengantin pria untuk membuka tudungnya, apakah Nona Su berniat untuk melanggar tradisi ini ?" Tanya Ling Yi.
Su Qionglin tidak langsung menjawab dan mengangkat tangannya yang menandakan sebaiknya semua orang keluar terlebih dahulu.
"Tidak perlu, semua orang harus disini dan melihat bagaimana pengantin wanita baru yang tidak patuh ini mencoba untuk menentang suaminya. " Ucap Ling Yi berusaha untuk menjatuhkannya.
Gadis yang menentang suaminya adalah dosa besar dan akan dikutuk oleh banyak orang, pada saat itu maka semua orang akan membencinya.
Tapi, Su Qionglin tidak pernah sekalipun takut dengan ancaman kecil yang tidak nyata seperti itu. Sejak dia lahir saja, semua orang sudah membencinya.
Biarlah orang yang membenci tetap membencinya , dia hanya perlu melakukan apa yang harus dilakukannya.
"Wangye, kamu telah meninggalkanku di malam pernikahan sendirian. Jika semua orang mendengar masalah ini, maka semua orang akan mengejekmu. Aku hanya melakukan ini untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan. " Ucap Su Qionglin dengan datar.
Su Qionglin memendam kemarahannya karena ditindas oleh Ling Yi terus menerus, kedatangan Ling Yi kemari seolah olah sangat pas dan tahu bahwa dia akan keluar dari sini.
"Baiklah, aku tidak akan menghitung masalah ini denganmu lagi. Anggap saja bahwa kita imbas, bukankah begitu istriku ? Lalu, apakah kamu akan tinggal di paviliun ku ?" Tanya Ling Yi.
"Wangye tidak perlu terlalu repot, aku bisa tinggal di sebuah paviliun sederhana. Tidak perlu terlalu mewah dan tidak perlu pelayan. " Jawab Su Qionglin.
"Apakah baik bagimu untuk tidak menggunakan pelayan ? Bagaimanapun, kamu tidak bisa melihat, bagaimana jika aku menemukan tubuhmu tiba tiba sudah mengambang di dalam danau ?" Tanya Ling Yi.
Nada Ling Yi benar benar sederhana tapi ketika mendengar kata katanya maka siapapun yang mendengarnya akan merasa ngeri.
Bahkan para pelayan ini tahu bahwa itu adalah kata kata ancaman dari Ling Yi bahwa Su Qionglin harus menerima pelayan yang dipilihnya.
Membawa pelayan yang diberikan oleh Ling Yi sama seperti memasang mata mata Ling Yi disisinya.
Su Qionglin sebenarnya tidak memiliki masalah dengan itu, hanya saja agak menyebalkan bahwa dia tidak memiliki ruang.
"Jika begitu, maka aku hanya bisa merepotkan Wangye untuk membakar tubuhku dan menyimpan abuku. " Ucap Su Qionglin dengan dingin.
Su Qionglin benar benar gadis yang elegan dan halus, benar benar mengejutkan bahwa Su Qionglin telah berubah menjadi seperti ini.
Sebelumnya dia cenderung polos dan mudah ditipu tapi saat ini agak berubah, mungkin karena tekanan yang dia dapatkan dari Ling Yi terlalu besar untuk dia simpan sendiri.
Sehingga, dia hanya bisa melakukan adaptasi terkait situasi di sekitar. Jika tidak, maka dia akan hancur bersama dengan Ayahnya.
Sementara Su Qionglin tidak ingin mati muda, dia ingin membalas dendam kepada semua orang. Dia ingin semua orang tahu bahwa Ibunya tidak bersalah, dia ingin orang Kerajaan Wang menyerah dan berlutut di hadapannya.
Su Qionglin ingin mengumpulkan semua orang yang bersalah padanya ke hadapannya dan memukul mereka semua, tapi perjalanan ke depan mungkin akan sulit atau mungkin sangat sulit.
Hanya dia sendiri yang tahu apa yang ada di pikirannya, lalu Ling Yi tiba tiba tertarik dengan kata kata Su Qionglin sebelumnya.
Udara berubah menjadi lebih mencekam dan semua orang berkeringat dingin karena takut, mak comblang yang tadi berusaha mendekatkan mereka saja langsung mundur dan berkeringat dingin serta gemetar di tangan dan kaki.
Betapa menyedihkan nya mereka, sampai akhirnya Ling Yi mengisyaratkan mereka semua untuk pergi dari sini dan hanya menyisakan dirinya dan Su Qionglin.
Pelayan pelayan itu merasa lega karena mereka pada akhirnya berhasil melepaskan diri dari kondisi yang mencekam itu.
Semua orang tahu tentang betapa gilanya Ling Yi, jadi semua orang takut ketika menghadapnya. Hanya Su Qionglin yang bisa mengangkat kepalanya dengan bangga di hadapan Ling Yi.
Karena itulah Ling Yi tertarik untuk membuat bunga yang kuat ini menjadi rapuh, hanya saja Ling Yi tidak mengetahui caranya.
Ling Yi sudah mencoba beberapa cara kekerasan tapi pada akhirnya Su Qionglin masih berani untuk menampakkan diri di hadapannya.
Tampaknya gertakan yang dia berikan, tidak cukup menakutkan atau sebenarnya dia ini terlalu baik kepada semua orang ?
Ling Yi ini benar benar orang yang narsis, jika ada orang yang mendengar bahwa Ling Yi menyebut dirinya sendiri terlalu baik maka orang orang itu akan muntah darah karena terlalu marah dan murka.
Ketika pintu ditutup dan hanya menyisakan mereka berdua, Su Qionglin tiba tiba merasa agak gugup dengan kondisi canggung ini.
"Aku penasaran dengan rencanamu, istriku. Bagaimanapun kamu sebelumnya mengatakan dengan berani bahwa kamu akan membalas dendam. Kamu seharusnya mengatakan sebagian rencana mu kepadaku, karena aku adalah suamimu. " Ucap Ling Yi mendekati Su Qionglin dan mengangkat dagu Su Qionglin.
"Apa rencanaku ke depannya, pastinya tidak akan melibatkan Wangye ke dalamnya. Aku akan berjalan sendiri, Wangye tidak perlu khawatir dengan hal ini karena tidak akan merusak reputasi mu sama sekali. Setelah tiga tahun pernikahan maka kamu bisa menceraikan ku dan pada saat itu maka kita tidak akan memiliki hubungan apapun. " Ucap Su Qionglin.
"Lalu, kenapa aku harus menceraikan mu ? Bagaimana jika aku tidak ingin ? Apakah kamu bisa memaksa, hm ? Lalu, ada satu hal yanga ku ingin tanyakan. Selama ini kamu selalu memejamkan mata, apakah karena kamu tidak memiliki mata ?" Tanya Ling Yi dengan sembarangan.
"Mataku tidak terlalu baik, takutnya akan menakuti Wangye. Ada baiknya bagi Wangye untuk sedikit mundur sehingga memberikan kenyamanan ketika berbicara dan tidak perlu terlalu gugup. " Ucap Su Qionglin berusaha untuk menawar persyaratan dengan Ling Yi.
Tapi, Ling Yi sendiri adalah orang dengan keras kepala. Bagaimana mungkin dia menurut hanya dengan satu kali kata kata.
Su Qionglin ini merasa tidak ingin menyerah dan ingin terus membujuk Ling Yi tapi Ling Yi sendiri terus maju.
Su Qionglin tidak tahu bahwa dibawah ada karpet yang terlipat dan membuatnya tidak seimbang lalu jatuh ke belakang.
Untungnya itu adalah kasur, tapi yang menjadi masalah adalah ketika dia jatuh, dia menarik tubuh Ling Yi untuk jatuh bersama dengan dirinya.
Bukkk !!
Suara jatuh terdengar ketika Ling Yi jatuh menimpa tubuh Su Qionglin , Su Qionglin terkejut dengan tekanan tiba tiba ini sebelum akhirnya merasakan sesuatu yang hangat menempel dan mendarat tepat berada di bibirnya.