
1 tahun kemudian, Su Qionglin pada saat ini sudah merupakan seorang gadis berusia 16 atau 17 tahun, hanya saja dia sudah terlalu banyak berubah sampai sampai orang yang mengenalnya sekalipun akan terkejut.
Dia menggunakan pakaian dengan warna putih polos dengan ikat pinggang berwarna merah terang yang menyala nyala.
Rambutnya juga berubah warna, sejak dia berlatih menjadi abadi, rambutnya yang semula berwarna hitam berubah menjadi agak kecokelatan.
Sementara untuk Dewi Gunung Yi sudah stabil tapi masih tidak boleh berjalalan terlalu jauh, sebagaimana Su Qionglin tidak memiliki jangkauan seluas itu.
Semua ini adalah hasil kerja kerasnya dan untuk bibinya, Xian Fu Lian memutuskan untuk tidak kembali dan mengambil posisi Dewi Gunung Yi yang saat ini sedang sangat rawan.
Su Qionglin sendiri pada saat ini masih sibuk dengan ribuan gulungan perkamen disini, belum lagi jika itu adalah perkamen yang ditulis oleh seorang ahli.
Karena dia adalah ahli maka tulisannya ini agak cepat dan agak berbeda dengan apa yang dilihatnya selama ini.
Itu bahkan lebih sulit lagi di baca dibandingkan kata kata kuno yang sulit untuk ditafsirkan. Ini benar benar menyebalkan dan membuat semua orang datang hanya untuk di tanding kan ini.
Ini telah menjadi tradisi sehingga banyak sekali orang yang datang untuk melihat, apa yang dimaksud dengan adat dan budaya tempat ini.
Gunung Yi sendiri berubah dengan gunung atau populasi lain, Gunung Yi adalah gunung yang diperintah oleh Dewa Dewi.
Pada saat ini, Su Qionglin telah mencapai Alam Jiwa Manusia berada di tingkat 1 . Jika tidak maka dia tidak akan bertahan disini.
Pada saat ini, maka dia tidak perlu lagi meminjam kekuatan dari bibinya, Yi Lian untuk menjaganya dan melindunginya dari orang orang Gunung Yi.
Su Qionglin duduk di sebelah kakek dan neneknya dan melihat bahwa mereka masih hidup sampai saat ini.
Mereka bisa bangun untuk makan sejenak sebelum akhirnya kembali tidur, itu selalu berulang dan mereka selalu terbangun dengan berbagai kenangan yang berubah kadang kadang ini benar benar menyebalkan.
Melihat orang yang mereka sayangi tidak mengingat mereka, bayangkan saja bagaimana perasaan dari Su Quonglin.
Tapi, Su Qionglin tidak menyalahkan mereka karena dia tahu bahwa kakek dan neneknya melakukan semua ini untuk melindungi dirinya.
Jika dia masih tidak bisa melihat saat ini , maka ada kemungkinan bahwa Su Qionglin melakukan hal yang sama jika tidak maka semua ini akan berakhir disini.
Su Qionglin tahu, bahwa tidak mudah untuk membesarkan seorang anak, oleh karena itu maka dia akan menjadi anak yang baik.
"Dewi Muda Gunung Yi. " Semua orang menyambutnya dengan ramah.
Su Qionglin agak tidak terbiasa tapi memaksakan diri untuk terbiasa dengan semua ini.
Bagaimanapun, ke depannya ini adalah rumahnya walaupun dia masih harus kembali ke dunia manusia untuk tinggal disana sementara dan membalaskan dendam mereka yang belum. selesai di kehidupan sebelumnya.
Su Qionglin merasa bahwa ada banyak orang yang putus asa karena tantangan hidup yang berat tapi Su Qionglin adalah wanita yang kuat dan penberani.
Su Qionglin sendiri menunjukkan bahwa kekurangan tidak menjadi penghambat.