The Blind Maiden

The Blind Maiden
75. Ling Yuan



Beberapa hari berlalu dan waktu eksekusi bagi Ling Yuan dan Permaisuri telah tiba, ada banyak orang yang ingin melihat kematian mereka, mereka bukan orang baik.


Ada banyak hal yang terjadi selama pemerintahan Ling Yuan, hanya saja tidak ada yang berani untuk mengatakannya secara lantang.


Tapi, karena dia akan mati hari ini maka orang orang mengeluarkan keluh kesah mereka selama ini dan melempari mereka dengan sayur busuk dan telur.


Mereka melampiaskan kemarahan dan kebencian mereka kepada Ling Yuan dan Permaisuri, keduanya di seret untuk naik ke atas panggung di tengah kota, dimana ada dua algojo yang telah menunggu mereka.


Sementara Su Qionglin sendiri tidak disana dan diwakilkan oleh Su Yun dan Su Lian, sementara disisi lain Su Qionglin sendiri pergi ke Istana dan mencari Putra Mahkota.


Su Qionglin mengetuk pintunya dan membuat Putra Mahkota terkejut dengan kedatangannya.


"Bibi Kekaisaran. " Panggil Putra Mahkota dengan terkejut.


"Aku tidak tahu apakah pantas untuk dipanggil seperti itu atau tidak tapi aku tidak akan membahasnya pada hari ini, hal yang ingin aku bahas adalah terkait pernikahanmu dengan Su Lian. " Ucap Su Qionglin.


"Kelak, kamu akan menikah dengannya. Aku tahu, walaupun kamu bukan orang yang berasal dari rahim Permaisuri tapi kamu tumbuh besar bersama dengannya, kamu pasti membenciku pada saat ini dan ingin membunuhku. Aku hanya bisa meminta padamu untuk memperlakukan Su Lian dengan baik, tidak baik untuk membalas dendam pada orang yang tidak terkait. " Lanjut Su Qionglin dengan tenang.


"Kenapa Bibi Kekaisaran bisa berpikiran seperti itu ? Semua orang mengatakan bahwa aku mengagumi Ayahku dan menjadi penurut di hadapan Permaisuri, tapi satu satunya orang yang berhasil menarik minat ku adalah Paman. Paman adalah orang yang berbeda, dia tidak memaksaku untuk mempelajari buku buku tebal itu. Dia mengatakan bahwa ketika menemukan masalah hidup yang sesungguhnya maka para buku tua ini tidak akan bisa membantu apapun. " Ucap Putra Mahkota.


"Aku senang mendengar kata kata Putra Mahkota jika seperti ini, aku hanya akan menegaskan bahwa jika terjadi sesuatu pada Su Lian maka aku akan menjadi orang paling depan yang melindunginya. " Peringatan dari Su Qionglin.


Putra Mahkota tidak membalas dan hanya menganggukkan kepalanya, pria ini tidak tampak seperti berbohong hanya saja sifat manusia bisa berubah dengan cepat, tidak tahu apakah Putra Mahkota ini adalah orang yang berkarakter atau tidak.


Menikahkan Su Lian dengan orang semacam ini benar benar membuatnya khawatir, bagaimanapun hubungan antara kedua keluarga sudah keruh sejak awal.


Disisi lain, Ling Yuan masih tidak bisa menerima dengan situasi ini dan berusaha untuk memberontak.


Dia menyebutkan satu persatu nama Bangsawan yang dikatakan akan menyelamatkan dia tapi pada akhirnya tidak ada satupun orang yang datang untuk menyelamatkannya.


Ini membuatnya cemas sementara kepalanya sudah berada di atas papan.


"Aku memiliki emas ! Aku bisa memberi kalian banyak emas !" Seru Ling Yuan dengan panik.


"Kaisar Ling Yuan di dakwa atas tuduhan fitnah dan berusaha untuk bertindak curang, lalu menyimpan uang bersama untuk pribadi sebanyak 38 kilogram emas. " Ucap Su Yun membacakan kejahatan Ling Yuan.


"Atas dasar apa aku harus mati ?! Aku adalah seorang Kaisar !" Teriak Ling Yuan.