The Blind Maiden

The Blind Maiden
86. Rumor Buruk



Su Qionglin kembali ke gunung dengan selamat dan sebelum akhirnya dia mendengar rumor buruk tentang dirinya.


"Jangan khawatirkan ini, aku akan mengurusnya untukmu. " Ucap Xian Fu Lian ketika bertemu keponakannya untuk pertama kalinya.


"Tidak apa apa, aku memang harus mengurusnya sendiri. " Balas Su Qionglin dengan senyum terpaksa.


Sementara, di dunia ini ada seseorang yang paling hina dimata semua orang, itu adalah Su Qionglin.


Semua orang menghinanya dan mengatainya dengan kata kata buruk, dalam sekejap seluruh Gunung Yi harus menerima dampaknya dan menerima banyak kebencian.


Rakyat Gunung Yi juga mulai gelisah dengan rumor rumor buruk yang beredar ini.


"Su Qionglin ternyata adalah istri dari Iblis Mo Yin, bagaimana jika dia sudah berkolusi dengannya dan melepaskan Iblis Mo Yin dengan sengaja ? Bukankah dia harus diturunkan dari posisinya ?" Tanya seorang tetua Gunung Yi.


"Benar ! Dia juga sudah menghilang hampir seminggu, bisa saja dia sudah memberi tahu seluruh pasukan yang tersedia di Gunung Yi dan sengaja membuat drama perceraiannya agar orang orang tidak melimpahkan kesalahan padanya. " Jawab tetua yang lain.


"Hanya saja, Iblis Mo Yin benar benar jahat tapi pada akhirnya ditipu oleh seorang wanita, betapa jahatnya kecantikan wanita yang menjebak. Tidak menyangka bahwa Dewi Gunung Yi memiliki cucu yang lebih buruk dari Iblis, kasihan sekali Iblis Mo Yin. " Balas tetua yang lain.


Semua orang membicarakannya di belakang, sementara Su Qionglin mendengar itu semua. Di permukaan dia benar benar tidak perduli, tapi di dalam hatinya, dia benar benar ingin berteriak bahwa itu bukan kenyataannya.


Su Qionglin pergi dari sana tanpa suara dan menarik nafasnya dalam dalam , di dunia ini, tidak ada yang bisa memahaminya kecuali Ayahnya.


Su Qionglin duduk di atas bukit yang sepi dan takut bahwa ada orang yang datang kemari sehingga dia membentuk formasi sehingga tidak akan ada yang bisa mendekat padanya.


"Ayah , aku benar benar merindukanmu. Apakah kamu merasa bahagia dengan kehidupanmu sekarang ? Apakah kamu sudah berada di Surga dengan Ibu atau kamu sudah bereinkarnasi ? Yang manapun, asalkan kamu bahagia maka aku juga akan bahagia. " Bisik Su Qionglin.


Pada akhirnya, dia masihlah jiwa yang polos dan dipaksa untuk menghadapi kenyataan dunia yang kejam padanya.


Mulai dengan mengirim dirinya dengan keluarga yang tidak lengkap, memiliki dan mencintai Ling Yi yang egois, orang orang yang tidak mencintainya, tapi masih ada satu titik cerah.


Bahwa dia memiliki keluarga di Gunung Yi. Tapi, semua itu telah hancur, ketika tempat yang awalnya menjadi tempat paling nyaman untuknya telah hancur sepenuhnya.


Ini menjadi tempat dimana dia paling merasa tidak nyaman, dimana dia akan merasakan cemas dan gugup ketika bertemu orang lain.


"Ling Yi , kamu benar benar berhasil. Antara aku membunuh pasukan Gunung Yi dengan tanganku atau aku melindungi pasukan Gunung Yi tapi hubunganku terungkap, semuanya sama saja karena akan menyebabkan ku kehilangan rumahku. Kamu pada akhirnya menginginkan aku tidak memiliki tempat untuk pergi sehingga aku hanya bisa bergantung padamu. Tapi, sampai matipun aku tidak ingin lagi tinggal denganmu. Hutang yang kamu miliki, tidak akan bisa dibayar olehmu bahkan dalam tiga kehidupan. " Gumam Su Qionglin.