The Blind Maiden

The Blind Maiden
73. Melepaskan



Pada akhirnya, dia memahami sesuatu bahwa ini bukanlah dirinya sendiri yang korban melainkan Ling Yi juga korban. Dia pernah mendengar beberapa cerita tentang Ling Yi ketika masih kecil.


Ini bagaikan lingkaran setan yang menghasilkan sebab akibat yang tak terbatas, tidak ada yang bisa menghentikan masalah ini.


Ini akan terus berjalan dan menghasilkan korban korban yang baru, mungkin dia harus berhenti disini.


Su Qionglin memejamkan matanya, rasanya sakit mendengarkan masa lalu Ling Yi. Su Qionglin menyentakkan Permaisuri ke tanah dan berjalan keluar.


"Pasukan Su, dengarkan perintahku ! Aku akan mengangkat Kaisar yang baru, Ling Yi ! Dengan syarat, selama hidupnya tidak boleh memiliki istri dan hidup kesepian sampai akhir hayatnya !" Perintah Su Qionglin dengan lantang dan di dengar semua orang.


Para pejabat banyak yang tidak setuju dan ingin menentang, tapi melihat kondisi kacau seperti ini membuat mereka terdiam.


"Kami menyambut Kaisar baru. " Ucap mereka berlutut di hadapan Ling Yi.


Ling Yi yang diikat menatapnya dengan tatapan rumit, tampak kecewa dan tidak senang dengan keputusannya.


"Pada akhirnya, kamu benar benar tahu apa hal yang lebih menyiksaku dibandingkan kematian. " Ucap Ling Yi dengan pelan tapi itu menggelegar di telinganya.


"Aku pikir, kita keduanya sama sama korban. Ada baiknya untuk melepaskanmu, aku tidak akan mengingat masalah lama lagi. " Ucap Su Qionglin dengan lembut.


"Lalu, apakah aku setuju ? Apakah kamu benar benar melakukan ini untuk melepaskanku atau untuk menyiksaku ? Menggunakan posisi Kaisar untuk membelenggu ku ? Kamu benar benar pintar. " Puji Ling Yi.


Tapi, Ling Yi tiba tiba mengeluarkan tawa yang lantang sebelum akhirnya entah bagaimana dia melepaskan tali yang mengikat tangannya, dia menarik pedang Fang Huo dan menebaa lehernya sendiri.


Ling Yi jatuh ke tanah dengan tawa kecil yang penuh darah.


Su Qionglin terdiam disana dan membeku sedangkan Fang Huo menangis disana dan memeluk Ling Yi.


"Pada akhirnya, kamu masih memilih kematian yang cepat dibandingkan hadiah yang ku berikan ini. " Ucap Su Qionglin.


Su Qionglin berjalan menuruni tangga dengan lambat dan semua orang membuka jalan ke arah Ling Yi.


Fang Huo perlahan lahan mundur dan menyisakan ruang untuk mereka, Su Qionglin membawa Ling Yi ke atas pangkuannya.


"Sayang sekali, bahwa dalam kehidupan ini kita ditakdirkan untuk saling membunuh. Pergilah dan bereinkarnasi lah dengan tenang, aku harap kita tidak perlu bertemu satu sama lain di masa depan. " Bisik Su Qionglin.


Su Qionglin tidak bisa menahan ketika setetes air mata mengalir dari kelopak mata indahnya, dia pada akhirnya masih tidak bisa melupakan Ling Yi.


Hari hari yang dilalui dengan Ling Yi terasa sangat indah bahkan jika itu menyimpan kenangan yang menyakitkan dan beberapa luka mendalam.


Tapi, karena adanya pria itu menyebabkan semuanya tampak seperti ada harapan. Su Qionglin memejamkan matanya ketika hujan perlahan lahan mulai turun.


"Kalian semua harus pulang, tidak ada gunanya lagi disini. " Ucap Su Qionglin.


"Nona Su, kamu harus kembali jika tidak maka kamu akan sakit. " Ucap Fang Huo.


"Aku adalah orang yang paling tahu tentang diriku sendiri, aku mungkin akan menghabiskan waktu ku disini selama beberapa saat. " Balas Su Qionglin.