
Su Qionglin diajak untuk pergi ke sebuah tempat yang antah berantah , sampai akhirnya Su Qionglin bisa merasakan tempat yang ramai akan ketukan.
"Disinilah kakakku, orang dengan kemampuan bermain catur terhebat di Kekaisaran Ling. Setiap kali memiliki waktu kosong maka dia akan pergi kesini. "Ucap Zhuang Qingyi dengan penuh kebanggaan.
"Tuan muda Zhuang kembali menang ! Tuan muda Zhuang benar benar Dewa Catur ! Dia benar benar orang yang luar biasa hebat. " Ucap orang orang dengan bangga.
"Kakak !" Seru Zhuang Qingyi.
Orang yang dipanggil sebagai kakak itu menoleh dan berjalan ke arah Zhuang Qingyi dan Su Qionglin.
"Aku tidak menduga bahwa kamu akan datang kemari dan siapa ini ?" Tanya Zhuang Zhiqi dengan halus.
"Salam kenal Tuan muda Zhuang, aku Nona Kedua Su, Su Qionglin. " Jawab Su Qionglin dengan sopan.
"Ternyata Nona Kedua Su, aku tidak sopan karena menyambut di tempat seperti ini. Qingyi, bagaimana kamu bisa membawa tamu ke tempat seperti ini ?" Tanya Zhang Zhiqi tampak kesal.
"Tidak apa apa, Tuan muda Zhuang. Aku memang meminta tolong Nona Zhuang untuk mengajakku berjalan jalan, karena tidak ada tujuan maka kami datang ke tempatmu. Seharusnya, aku yang memohon maaf karena menganggu Tuan Muda Zhuang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. " Jawab Su Qionglin menundukkan kepalanya dengan sopan.
"Nona Kedua Su terlalu sungkan, bagaimana kalau kita melihat ke kedai di sebelah ?" Tanya Zhuang Zhiqi.
"Tentu saja jika Tuan Muda Zhuang tidak keberatan, bagaimanapun aku menganggumu dari kegiatan awalmu. Ini membuatku merasa agak canggung. " Jawab Su Qionglin.
"Tidak apa apa, aku memang akan datang menghampiri kediaman Su sebagai bentuk penghormatan ku terhadap Jenderal Su dan sahabatku, Su Yun. " Ucap Zhuang Zhiqi.
"Kamu mengenal Kakak Yun ? Apakah kalian sama sama berada di Akademi Kekaisaran ?" Tanya Su Qionglin.
"Ya, benar. Tapi sayangnya aku agak jarang bertemu dengannya jadi aku berniat untuk datang ke sana dan berjumpa dengannya, siapa yang menyangka bahwa Adikku yang nakal ini membawa Nona Su kemari terlebih dahulu. " Jawab Zhuang Zhiqi.
"Kenapa seperti itu ? Apakah kamu sudah lulus dari Akademi Kekaisaran, Tuan muda Zhuang ?" Tanya Su Qionglin.
"Ya, aku beruntung untuk lulus dua tahun lebih awal dari Su Yun. Dia sering memintaku untuk mengajarinya ketika waktu senggang, hanya saja sekarang dia adalah Jenderal muda Su, tentunya dia akan menjadi orang yang sibuk sementara aku adalah pengangguran nyata. " Jawab Zhuang Zhiqi dengan rendah hati.
Tapi, siapa yang tidak tahu bahwa orang yang mampu untuk lulus dengan kecepatan tidak masuk akal seperti Zhuang Zhiqi dapat dipastikan adalah seseorang dengan bakat yang luar biasa ?
Mampu mendapatkan nilai sempurna dan menjadi Zhuangyuan di usia 17 tahun, tentunya itu adalah rekor baru.
Mereka masuk ke dalam sebuah kedai dan tampaknya pemilik kedai itu sudah mengenali Zhuang Zhiqi.
Su Qionglin tidak tahu tapi dia merasa nyaman dengan Zhuang Zhiqi dan Zhuang Qingyi, melebihi dengan keluarganya sendiri.
Tampaknya, Zhuang Zhiqi dan Zhuang Qingyi bukan orang yang jahat. Su Qionglin adalah seseorang dengan perasaan yang mendalam dan halus, tentu saja dapat mendeteksi orang lain.
Tapi, dia tidak bisa melihat ekspresi orang yang berbicara dengannya, itu adalah kelemahannya. Di tambah lagi, Su Qionglin baru kali ini keluar untuk melihat dunia luar sendirian tanpa ada yang menemani.
Ada jenis penipuan di dunia ini, dan yang menjadi sasaran paling empuk adalah orang seperti Su Qionglin ini.
Su Qionglin duduk dibantu oleh Zhuang Qingyi lalu Zhuang Qingyi tampak sangat antusias ketika makan disini.
"Nona Su, apa yang ingin kamu pesan ?" Tanya Zhuang Qingyi.
"Aku..... aku akan mengikuti apa yang dipesan oleh Nona Zhuang. Bagaimanapun aku tidak tahu makanan apa yang enak disini. " Jawab Su Qionglin.
"Kalau begitu, pelayan kami ingin memesan tiga nasi, satu ekor bebek panggang, ayam bakar madu, bayam tumis daging. " Ucap Zhuang Qingyi membacakan menu yang ingin mereka pesan.
"Tambah lagi, tahu tumis daun bawang dan daging sapi pedas. " Ucap Zhuang Zhiqi.
"Baik, untuk minumannya apa yang ingin Tuan dan Nona sekalian pesan ?" Tanya Pelayan.
"Aku ingin teh teratai. " Ucap Su Qionglin.
"Aku teh daun hijau. " Balas Zhuang Zhiqi.
"Ah aku ikut Nona Su saja, dua teh teratai. " Ucap Zhuang Qingyi.
"Jadi, Nona Zhuang kenapa kamu memilih untuk bekerja dengan keluarga Su kami ?" Tanya Su Qionglin.
"Itu karena, aku melihat bahwa kediaman Su kalian yang membuka lowongan pekerjaan maka aku pergi untuk mengajukan diri. " Jawab Zhuang Qingyi dengan polos.
"Hm, alasan yang agak tidak masuk akal. " Ucap Su Qionglin.
"Memang tidak masuk akal, aku seorang putri satu satunya kediaman Zhuang dari menteri peperangan, bekerja sebagai pelayan di kediaman Jenderal Su , tentu saja semua orang tidak akan percaya dengan kenyataan ini. Hanya saja, Kak Qionglin tolong rahasiakan ini pada Ayahku jika tidak maka Ayahku akan memukulku sampai mati karena malu. " Ucap Zhuang Qingyi dengan permohonan.
"Nona Kedua Su, karena kamu telah membantu Adikku maka anggap bahwa aku berhutang padamu satu kali. Jika kamu membutuhkan bantuan di masa depan maka aku berharap bahwa aku bisa membantumu. " Ucap Zhuang Zhiqi.
"Jika Tuan Muda Zhuang sudah mengatakan seperti itu maka aku tidak berani menolak kebaikan ini, terima kasih banyak Tuan muda Zhuang." Balas Su Qionglin tanpa malu malu.
Karena dia ditawari oleh niat baik seperti ini, bagaimana mungkin dia menolaknya dengan dia dia dan menyebabkan niat baik ini hilang ?
Su Qionglin menghela nafas dengan lembut dan merasa canggung untuk mengatakan sesuatu. Karena , bagaimanapun mereka tidak dekat satu sama lain.
"Kakak, aku membawa Nona Su kemari karena aku berpikir bahwa kamu harus mencari gadis seperti Nona Su yang lembut dan halus. " Ucap Zhuang Qingyi tanpa ragu ragu.
"Qingyi, kamu tidak memiliki sopan santun !" Tegur Zhuang Zhiqi.
"Kenapa ? Aku mengatakan semuanya dengan jujur, dibandingkan kamu bergaul dengan sekelompok putri bangsawan yang tidak bermoral itu, lebih baik dengan Nona Su. " Ucap Zhuang Qingyi dengan jujur.
"Nona Zhuang, aku merasa bahwa pembicaraan ini agak membuat canggung. Bagaimanapun aku dan Tuan Muda Zhuang baru bertemu hari ini, jika kami memang berjodoh maka kami akan bertemu lagi di masa depan. " Balas Su Qionglin dengan bijak.
"Kalian menindas ku dengan kata kata bijaksana itu, benar benar menyebalkan. Nona Su, dibandingkan dengan Jenderal Ling yang kamu bahas, tentu saja kakakku jauh lebih baik. " Keluh Zhuang Qingyi.