The Blind Maiden

The Blind Maiden
51. Sakit II



"Jinmi, kamu masuklah dulu. Aku akan berbicara dengannya. " Ucap Ling Yi.


"Baik, kalian berbicaralah dulu. " Ucap Yue Jinmi sebelum akhirnya pergi dari sana dan masuk ke dalam kamarnya.


"Aku sudah merencanakan rute pelarian untuk kalian berdua, tolong ikutilah dengan baik. " Ucap Su Qionglin.


"Bagaimana denganmu ?" Tanya Ling Yi.


"Apakah kamu merasa khawatir atau merasa bersalah ? Tidak perlu merasa itu, karena sejak saat ini maka kita tidak akan berhutang satu sama lain. Kamu menyelamatkan nyawa ku dan aku menyelamatkan nyawamu, aku tidak akan menagih lagi. " Ucap Su Qionglin dengan lembut.


"Kemana kamu akan pergi ?" Tanya Ling Yi dengan nada tidak senang.


"Kemana lagi aku harus pergi ? Di dunia ini, dimana tempat yang masih menampung keberadaanku ? Seluruh dunia membenciku, orang buta yang bodoh. Belum lagi, Kediaman Ling akan segera bertemu dengan Nyonya nya yang sesungguhnya, apakah Jenderal Ling benar benar berpikir bahwa aku tidak tahu malu untuk memaksa tinggal ?" Tanya Su Qionglin dingin.


"Jika kamu masih ingin tinggal maka aku tidak akan mengusir ! Kamu tidak boleh pergi dari kediaman ku !" Seru Ling Yi sambil mencengkram tangannya.


"Aku kadang kadang merasa bingung dengan mu, sebenarnya apa arti diriku di matamu ? Apakah hanya untuk hiburan semata atau menurutmu seekor anjing yang bisa kamu perintah kapan saja ?" Tanya Su Qionglin.


"Aku bingung , jika kamu tidak mencintaiku kenapa kamu harus melakukan itu kemarin ? Apakah kamu sangat membenciku sampai sampai ingin menghabiskan segalanya milikku sampai tak bersisa ? Izinkan aku bertanya padamu, apakah aku pernah melakukan kesalahan yang tak termaafkan padamu ? Kenapa kamu harus melakukan semua ini ?! Apakah karena aku buta sehingga kamu senang ketika melihatku tidak berdaya ?! Aku tidak memiliki apapun saat ini, semuanya sudah hilang !" Seru Su Qionglin dengan putus asa.


Dia pada akhirnya tidak bisa menahan rasa frustrasi nya di hadapan Ling Yi, tapi memang lebih baik bagi Ling Yi mengetahui masalah ini.


Ling Yi telah menghancurkannya sampai ke akar, dia selama ini selalu hidup dengan pemikiran positif dan penuh harapan.


Lalu, datanglah Ling Yi yang menghancurkan seluruhnya, menghancurkan sisa sisa yang dia miliki.


"Aku tidak pernah mengatakan bahwa kamu harus pergi dari kediaman ku, aku juga tidak pernah memintamu untuk membantuku. Kamu sendiri yang datang kemari. " Ucap Ling Yi dengan kaku.


"Memang, aku yang datang sendiri kemari. Kamu tahu karena apa ? Karena aku tidak sanggup melihatmu mati ! " Balas Su Qionglin dengan marah.


"Kamu pasti akan menertawai ku karena sikap naif dan bodoh yang ku miliki, tapi hanya semua ini yang bisa ku lakukan ! Kamu sudah tahu bahwa semuanya adalah jebakan tapi kamu masih memaksa datang kemari, ini benar benar menunjukkan tekadmu !" Seru Su Qionglin.


Su Qionglin merasa bahwa seluruh matanya pedih, tapi lebih pedih lagi hatinya. Itu seolah-olah dengan paksa dipatahkan oleh keadaan yang ada.


"Aku tidak ingin berdebat denganmu lagi, pergilah. Aku tidak akan menahanmu lagi, semoga kamu selalu bahagia. " Ucap Su Qionglin sambil tersenyum manis.


"Kemana kamu akan pergi ?! Kamu tidak boleh pergi, kamu adalah milikku !" Seru Ling Yi dengan nada yang tinggi.


"Aku bukan milik siapapun, aku lebih memilih hidup terlantar dibandingkan hidup lebih buruk daripada anjing seperti ini. Hubungan kita tidak di landasi cinta bersama, ini hanya cinta sepihak yang tidak berbalas. Berbahagialah karena kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai. " Ucap Su Qionglin sebelum akhirnya berjalan ke belakang.


Tidak lama kemudian, Fang Huo berjalan masuk ke dalam kediaman untuk melihat kondisi sahabatnya itu.


Ling Yi sendiri merasa tidak senang, membayangkan bahwa Su Qionglin akan pergi. Su Qionglin adalah miliknya dan selamanya akan menjadi miliknya !


Ini adalah keinginan yang sangat egois, tapi ketika keluar dari mulut Ling Yi, maka itu tidak akan aneh lagi.


Sejak dulu, Ling Yi adalah orang yang egois bukan ? Yang paling penting adalah dirinya sendiri, bukan orang lain.


Yue Jinmi juga keluar untuk berhadapan dengan Ling Yi, mereka saling memandang satu sama lain sebelum akhirnya Yue Jinmi tersenyum tipis.


"Aku tidak ingin pergi dari sini jika menghasilkan kekacauan seperti ini, dan satu hal yang harus kamu ketahui adalah aku tidak mencintaimu. Kamu harus tahu dengan jelas siapa yang aku cintai. Kamu juga tidak mencintaiku, apa yang kamu rasakan padaku hanya obsesi semata. " Ucap Yue Jinmi sambil merapihkan rambut Ling Yi.


Baginya, Ling Yi sudah seperti adik kecilnya, alih alih orang yang bisa menjadi pasangannya. Hanya saja, Ling Yi ini menyalah artikan kebaikannya.


Bahkan melukai orang lain seperti Su Qionglin, ini akan menjadi labirin yang panjang dan sulit di mengerti.


Mungkin juga akan menimbulkan dendam selama beberapa generasi.


"Bagaimana kamu bisa mengatakan itu ? Apakah kamu bisa melihat hatiku ?" Tanya Ling Yi dengan lemah.


"Itu semua tergambar dalam tindakan mu, kamu mencintai gadis itu. Apakah kamu rela untuk menukarnya denganku ?" Tanya Yue Jinmi.


Ling Yi pada akhirnya terdiam, dia tidak rela kalau Su Qionglin ditukar dengan Yue Jinmi. Tapi, seharusnya apa yang membuatnya tidak rela dengan ini ?


Dia sudah memastikan segalanya bahwa dia tidak memiliki rasa dengan Su Qionglin dan dia mencintai Yue Jinmi.


Tapi, disini, dia sendiri merasa ragu dengan apa yang dirasakan olehnya. Pada dasarnya, dia adalah orang dungu yang tidak menyadari perasaannya sendiri.


"Tapi, aku tidak pernah mencintainya. Jinmi, selama ini hanya kamu yang baik padaku. Apakah kamu tidak bisa melihat ku sekali saja ? Apakah kamu tidak ingin melihat dunia luar bersama denganku ? Kita bisa melihat banyak keindahan yang ada di luar sana bersama. " Ucap Ling Yi.


Su Qionglin yang mendengar ini menundukkan kepalanya, pada akhirnya dia paham kenapa Ling Yi tidak pernah melihatnya.


Ternyata benar benar karena dia buta, jika dia bersama dengan Yue Jinmi maka mereka bisa berjalan bersama menikmati bulan dan menikmati matahari.


Tapi, jika bersama dengan Su Qionglin, apa yang bisa dilihat bersama ? Semuanya adalah kegelapan, Su Qionglin tiba tiba merasa sangat buruk.


Kenapa dia harus dilahirkan dalam keadaan buta seperti ini ? Apakah dia bisa terlahir kembali dengan mata yang utuh ?


Dia ingin mendapatkan hal yang di dapatkan oleh orang lain juga, dia ingin memiliki pandangan yang dimiliki oleh orang lain.


Dia ingin melihat dunia !


"Jika kalian ingin pergi, maka kalian harus pergi sekarang. Aku bisa mendengar langkah kaki seseorang yang mendekat kemari. " Ucap Su Qionglin.