The Blind Maiden

The Blind Maiden
78. Utusan Langit



Su Qionglin berjalan selam tiga hari tiga malam dengan penuh kenangan yang tersisa. Tampaknya, dia sendiri memang tidak mampu untuk melepaskan Ling Yi yang telah menemaninya selama ini.


Kenapa Ling Yi harus pergi ? Tidak, memang pria itu harus pergi setelah apa yang dia lakukan pda Su Qionglin !


Su Qionglin turun dari atas kuda dan berjalan menuju meja lalu memukul meja dengan keras, dia membuat seluruh orang tertuju padanya.


Tapi, tidak ada yang begitu perduli padanya karena dia dalam kondisi mabuk.


"Tuan, pesan satu guci arak. " Ucap Su Qionglin dengan setengah sadar.


"Baik." Jawab pelayan toko itu dan menyerahkan sebuah guci arak dan Su Qionglin menaruh emas di meja dan pergi dari sana.


Dia memacu kudanya dan meminum arak itu, dia tidak terbiasa meminum arak tapi ketika berkali kali dia memaksa untuk minum arak belakangan ini membuat perutnya terasa panas.


Byarrr !


Arak itu jatuh ke tanah dan pecah menjadi ribuan keping, untung saja bahwa tidak ada orang lain di sekitarnya karena mereka telah tiba di kaki gunung Yi.


"Anggap saja bahwa itu untuk hadiahmu, bagaimanapun aku berhutang nyawa padamu dua kali. Aku telah membayarmu sekali dan masih ada sekali lagi, awalnya aku berniat untuk membayarmu dengan membiarkan mu hidup dengan tenang dan damai menjadi Kaisar. Siapa yang menyangka bahwa kamu tidak senang dengan hadiah yang ku berikan, kamu benar benar terlalu pemilih, " keluh Su Qionglin dengan kesal.


Dia berjalan menuju kaki Gunung Yi dan masuk dengan kekuatannya, dia tidak benar benar mabuk hanya saja memaksa dirinya untuk mabuk.


Ketika mabuk, maka dia bisa merasakan bahwa Ling Yi masih hidup. Kenapa terasa begitu menyiksa ?


Tapi juga ditakdirkan untuk tidak berpisah, lalu bagaimana dia harus menanggapi berkah tersembunyi ini ?


Ketika Su Qionglin tiba di puncak Gunung Yi, itu ada bibinya yang menunggu, Yi Lian.


" Apakah kamu membuat kekacauan di dunia manusia ? Bukankah aku sudah mengatakan padamu bahwa kamu tidak boleh menggunakan kekuatan Dewi mu ?" Tanya Yi Lian dengan cemas.


"Ya, aku menggunakannya. " Jawab Su Qionglin.


Lalu muncul empat orang lain dengan pakaian zirah putih yang membawa pedang biru langit. Tampaknya utusan langit telah datang untuk memberikan hukuman padanya.


Itu adalah orang orang ini yang tidak tahu mana kebenaran dan mana keburukan, benar benar menyebalkan.


"Su Qionglin, dengan status Dewi Muda Gunung Yi, membuat kekacauan di dunia manusia dan mengutuk seorang manusia, dihukum 25 sambaran petir langit. " Ucap seseorang wanita.


"Apa ?! Dia akan mati dengan jumlah serangan itu !" Teriak Yi Lian dengan murka.


"Yi Lian, apakah kalian mengira bahwa Gunung Yi kalian masih sama dengan yang dulu ? Ini saja Dewa Ling Jun telah memberikan keringanan kepada Gunung Yi kalian, kalian memanfaatkan gelar sebagai penjaga Iblis tapi nyatanya Iblis itu sudah mati. " Ucap penjaga itu dengan ejekan.


"Aku bersedia untuk menerima hukuman itu, tapi jika kamu berani menghina pekerjaan keluargaku maka kamu akan menyesal. " Ucap Su Qionglin.


"Kamu benar benar seorang gadis yang pemberani, tapi apa yang aku katakan adalah kebenaran. Bukankah kalian terlalu tidak tahu malu untuk terus menggunakan gelar ini ? " Tanya wanita itu dengan sinis.