
Keluarga Zhuang tanpa diduga duga berada di ujung tanduk karena dituduh melakukan penggelapan terhadap orang orang yang akan memasuki militer.
Dan benar saja bahwa 1.275 orang masuk karena penyogokan, tapi bukankah uang uang ini tidak sampai ke Kediaman Zhuang ?
Yang dimaksud adalah penyogokan adalah hal hal yang dilakukan kepada penjaga tingkat rendah dan dibayar beberapa tael.
Apakah Menteri Zhuang yang sudah kaya sejak dulu, masih memerlukan uang uang kecil ini ? Semua orang tahu bahwa ini dilakukan jelas jelas hanya untuk menjebaknya.
Uang uang itu memang seharusnya tidak ada, tapi apakah Menteri Zhuang menerimanya ?Tentu saja tidak.
Itu masuk ke kantong penjaga penjaga rendah yang mengawas perekrutan anggota militernya, uang ini biasa diberikan agar orang orang militer menjaga Putra mereka yang baru masuk ke pasukan prajurit.
Ini jelas jelas adalah bentuk pembingkaian terhadap Menteri Zhuang, pada saat ini Menteri Zhuang sudah mengenakan pakaian polos layaknya rakyat jelata dan Mahkota rambutnya telah dilepaskan.
Zhuang Zhiqi dan Zhuang Qingyi tidak bisa menahan tangis ketika melihat Ayahnya yang menunggu dijemput.
"Pada akhirnya, aku memandang bahwa ini adalah masalah yang remeh dan ternyata ini akan menjadi akhir dari hidupku. " Ucap Menteri Zhuang sambil tertawa miris.
Sementara disisi lain, Ling Yi berdiri dengan tidak senang karena mendengar bahwa Su Qionglin tidak ada di Kediaman Zhuang.
"Karena tidak ada, maka sebaiknya kamu melepaskan Kediaman Zhuang. " Ucap Fang Huo dari belakangnya.
"Tidak, aku yakin bahwa dia ada di sekitar. Bagaimana jika aku menjatuhkan eksekusi mati pada Zhuang Quan ? Pada saat itu, maka jika dia tidak keluar maka Zhuang Quan akan mati. "Balas Ling Yi dengan senyum gilanya.
Pada akhirnya, dia telah terobsesi pada Su Qionglin sampai berubah menjadi orang gila seperti ini.
Itu bisa di anggap balasan , dia telah membuat Su Qionglin menjadi gila dan sekarang dirinyalah yang berubah menjadi gila.
Ternyata, Jenderal Ling yang kejam dan dingin, penuh nafsu membunuh saja bisa menjadi gila karena seorang wanita buta yang dianggap tidak berharga.
Mungkin saja, orang orang tidak akan pernah menyangka hal ini, tapi pada kenyataannya memang itulah yang terjadi.
Ling Yi merasa bahwa dia menginginkan Su Qionglin dengan segala resiko, dia menginginkan Su Qionglin untuk menemani dirinya.
Ling Yi ingin Su Qionglin berada di sisinya dan selalu berada di dalam pandangannya. Ling Yi mengepalkan tangannya dan menunjukkan ketidak senangannya dengan masalah ini.
Ini bukanlah masalah yang remeh, lebih tidak mungkin lagi baginya untuk mengurus masalah ini sendiri.
Ling Yi memutuskan untuk menghadap Kaisar dan meminta hukuman mati bagi Zhuang Quan. Ling Yi memacu kudanya dengan cepat menuju Istana.
"Aku ingin bertemu Yang Mulia. " Ucap Ling Yi.
Ling Yi berjalan masuk dimana ada Kaisar Ling yang duduk dengan kedua selirnya.
"Yang Mulia, aku menginginkan hukuman mati para Zhuang Quan. " Ucap Ling Yi.
"Adikku, kamu sudah memintaku izin untuk menggeledah tapi hanya mendapatkan bukti kecil itu. Apa yang akan dikatakan oleh orang orang tentang diriku jika aku menghukum mati Zhuang Quan ?" Tanya Kaisar Ling dengan dingin.
"Aku mengerti, tapi ini akan menjadi pukulan bagi para bangsawan yang tidak tahu diri itu. Zhuang Quan yang berpengaruh dan hanya melakukan kesalahan kecil saja mendapatkan hukuman mati apalagi jika mereka melakukan kesalahan besar ? Lebih baik untuk menggunakan kesempatan ini memukul mundur mereka. " Ucap Ling Yi dengan tenang.
"Apa yang kamu katakan benar, maka bunuhlah dia. Aku juga sudah muak dengan dirinya, dia selalu menjadi orang yang munafik dan berpura pura lurus. " Balas Kaisar Ling dengan malas dan melemparkan stempel titah miliknya.
Ling Yi membuat titah Kaisar dan memutuskan untuk pergi sendiri ke kediaman Zhuang Quan , disana Zhuang Quan sudah berdiri dengan pasrah dan akan menerima kematiannya.
"Selama ini kami selalu hidup sederhana ! Kenapa kami harus menghadapi hinaan ini ?!" Tanya Zhuang Qingyi dengan marah.
"Menteri Zhuang, kamu tampaknya sudah siap dengan apa yang akan kamu jalani. " Balas Ling Yi.
"Bagaimana aku bisa tidak tahu pikiran Jenderal Ling ? Jenderal Ling selalu menjadi orang yang tidak berperasaan dan egois, bukankah begitu Jenderal Ling ?" Tanya Zhuang Quan dengan tenang.
"Tuan Zhuang sangat memahamiku dan membuatku merasa terharu, jika tidak maka aku takut bahwa tidak ada orang yang lebih memahamiku dibandingkan Tuan Zhuang di Kekaisaran Ling ini. " Jawab Ling Yi.
Ling Yi sendiri sudah menegaskan dengan cara dia mengubah panggilan Zhuang Quan dari Menteri Zhuang menjadi Tuan Zhuang , yang berarti Zhuang Quan bukan Menteri lagi.
"Bagaimana mungkin aku tidak tahu dengan ambisi tersembunyimu, Jenderal Ling. Kamu perlahan lahan menyingkirkan orang lama dengan orang baru yang telah menjadi bidakmu, aku telah memperkirakan ini sejak ditangkapnya keluarga Su. " Ucap Zhuang Quan sambil tertawa terbahak bahak.
"Aku senang berbicara dengan orang pintar dan Tuan Zhuang benar benar pintar, kamu selalu bertindak sopan dan terpelajar di hadapan orang lain tapi nyatanya kamu tidak sebaik itu. Kamu adalah orang yang membunuh istrimu sendiri, bukan ? Bahkan, Yang Mulia sudah muak dengan dirimu. " Ucap Ling Yi mengucapkan rahasia dengan lantang.
Wajah Zhuang Quan langsung berubah, tatapan Zhuang Zhiqi dan Zhuang Qingyi tiba tiba langsung menatap Ayahnya.
Zhuang Quan menyadari bahwa dirinya tidak bisa menyembunyikan diri lagi dari kejahatan masa lalunya sebelum akhirnya tertawa dengan miris.
"Memang aku yang telah membunuhnya, aku memasukkan racun ke dalam minumannya ! Itu adalah aku yang membunuhnya !" Seru Zhuang Quan dengan lantang agar semua orang mendengarnya.
Zhuang Qingyi menggelengkan kepalanya dengan kencang bersama dengan Zhuang Zhiqi.
"Tidak mungkin, Ayah selalu menyesalinya setiap hari." Ucap Zhuang Zhiqi.
"Memang, aku menyesal. Hari itu, pikiranku tidak jelas dan aku marah karena dia dekat dengan seorang lelaki jadi aku berniat untuk memberi laki laki itu racun, siapa yang menyangka bahwa dia yang meminumnya ? Ternyata, laki laki itu adalah sepupu jauhnya yang menetap sementara di Ibukota. " Ucap Zhuang Quan sambil memukul dirinya sendiri dengan penyesalan.
"Ayah, kamu telah merenunginya selama 13 tahun ini dalam penyesalan, sebagai gantinya kami memilih untuk makan sayuran selama sisa hidupmu. " Ucap Zhuang Qingyi.
Zhuang Qingyi tidak bisa menahan tangisnya, tapi Ling Yi tidak perduli dengan cerita memalukan dari keluarga ini.
"Karena kalian telah menceritakan masa lalu ini , maka ada baiknya untuk memulai tindakan kita. " Ucap Ling Yi.
Zhuang Quan dibawa ke tengah kota dan berada di tengah orang orang, dia siap untuk dipenggal di hadapan seluruh orang.
"Ayah ! Ayah !" Teriak Zhuang Qingyi.
Zhuang Qingyi dipeluk oleh Zhuang Zhiqi agar tidak berlari ke sana dan menemani Zhuang Quan.
"Menteri Zhuang melakukan kejahatan dan melakukan korupsi, gelarnya dicabut menjadi Zhuang Quan dan putra putrinya akan diasingkan diluar kota sementara Zhuang Quan akan dipenggal !" Ling Yi membacakan titah dengan lantang.
Pedang algojo telah menyentuh leher Zhuang Quan sebelum akhirnya sebuah pisau kecil menancap di leher Algojo itu.
Seorang gadis duduk di atas kuda dengan topi bambu dan sebuah pedang yang indah, menatap dunia dengan dingin.
"Aku datang kemari untuk membalas budi. " Ucap gadis itu dengan dingin.