The Blind Maiden

The Blind Maiden
54. Yi Lian



"Kamu bisa percaya dan bisa juga tidak, tapi identitas Ru Ling selalu menjadi orang yang istimewa. Selama 15 tahun mencari dan tidak berhasil menemukannya, ternyata aku hanya berhasil menemukan kuburannya. " Ucap Yi Lian itu dengan helaan nafas.


"Identitas ibuku istimewa ?" Tanya Su Qionglin dengan terkejut.


"Ya, dia sangat istimewa. Dia adalah Putri dari Dewi Gunung Yi dan Dewa Api, Xian Jun. Hanya saja, karena energi spiritual mereka yang saling berhadapan membuat Ru Ling menerima sebuah serangan ke tubuhnya. Dewi Gunung Yi dan Dewa Api, berusaha yang terbaik untuk memperbaiki tubuhnya. Coba tebak, apa yang rusak dari tubuhnya ?" Tanya Yi Lian.


"Mata." Bisik Su Qionglin dengan ragu.


"Itu benar, yang dia alami adalah ketidak mampuan untuk melihat, baik jarak dekat maupun jarak jauh, oleh karena itu, Kedua Dewa Dewi itu mengobati Ru Ling dengan segala cara. Hanya saja ada masalah besar, yang membuat Ru Ling terlempar ke Kekaisaran Ling ini. " Ucap Yi Lian.


"Apa itu ?" Tanya Su Qionglin dengan curiga.


"Itu adalah Saudarinya, Xian Fu Lian, dia ingin menguasai kekuatan yang dikuasai oleh Ibumu, Xian Ru Ling. Agar tidak ada kecelakaan antar keluarga, oleh karena itu Ibumu memilih untuk keluar dari Gunung Yi dan hidup menderita di kaki gunung. Selama ini, semua yang dia inginkan selalu dia dapatkan dan semua yang dia butuhkan selalu tersedia, tapi di kaki gunung maka tidak sama lagi. " Ucap Yi Lian.


"Kami awalnya mengira bahwa dia akan pergi dan kembali kesini, tapi siapa yang menyangka bahwa dia telah pergi selamanya dan meninggalkan seorang putri ?" Tanya Yi Lian dengan tawa miris.


"Kenapa Dewi Gunung Yi dan Dewa Api Xian tidak ingin turun gunung untuk menyusul Ibu ? Apakah sesulit itu untuk menjadi Dewa Dewi ?" Tanya Su Qionglin.


"Tidak semudah itu, hanya saja mereka ditakdirkan untuk menjaga Gunung Yi tempat Iblis Yin yang paling kuat disegel disana, dia tidak pernah mati hanya pernah tertidur. " Jawab Yi Lian.


Su Qionglin mengerutkan dahinya dan tidak percaya dengan cerita ini, alih alih mengatakan bahwa ini adalah cerita asli, ini lebih mirip dengan dongeng pengantar tidur untuk anak anak.


Di dunia ini, apakah benar benar ada Dewa Dewi dan Iblis yang abadi ? Itu tidak mungkin ada, bahkan jika ada, tidak mungkin berhubungan dengan dirinya.


Belum lagi, mengatakan bahwa Ibunya bermarga Xian, itu bahkan tidak diketahui sama sekali oleh Ayahnya, apakah hal itu bahkan mungkin terjadi ? Mereka adalah orang yang saling mencintai dan sudah bersama untuk waktu yang lama, bagaimana mungkin Ayahnya tidak tahu jika Ibunya benar benar bermarga Xian ?


Entah kenapa, terlalu banyak celah yang ada di dalam cerita Yi Lian dan membuat ini entah bagaimana menjadi sangat misterius dan meragukan.


Dia bahkan tidak percaya sama sekali dengan isi cerita yang agak membingungkan ini.


"Bagaimana jika aku tidak percaya dengan cerita yang kamu ceritakan ini ? Entah bagaimana ini terlalu meragukan, bagaimana jika kamu menunjukkan sebuah bukti ?" Tanya Su Qionglin dengan dingin.


"Baik, aku akan menunjukkan mu sebuah sihir yang membuatmu bisa melihat selama lima menit, setelah ini kamu harus ikut denganku sebagai gantinya. "Jawab Yi Lian tanpa keraguan.


Su Qionglin sendiri mulai ragu, apakah ini benar benar hal yang nyata dan bukan karangan semata ?


Dia merasa takut jika ini benar benar adalah kenyataan, ini adalah kenyataan yang mengerikan bahwa dia adalah Keturunan Dewa dan Dewi.


Yi Lian mengalirkan sesuatu ke dalam tubuhnya yang membuatnya kedinginan lalu memegang kedua matanya.


Itu benar benar aneh, ada banyak warna yang berbeda disini, dia bahkan bisa melihat sesuatu yang aneh.


Ini haruslah bunga dan juga dia bisa melihat Yi Lian, yang merupakan seorang gadis muda, tampak seumuran dengannya tapi tampaknya seumuran dengan Ibunya.


"Kamu bisa melihat ? Apakah kamu merasa senang dengan hadiah kecilku ini ?" Tanya Yi Lian.


"Apakah kamu memiliki cara untuk menyembuhkanku ?" Tanya Su Qionglin.


"Itu tergantung apakah kamu ingin kembali atau tidak , aku sendiri tidak memiliki kemampuan itu. Tapi, jika kamu kembali maka nenek dan kakekmu mungkin memiliki cara, Xian Fu Lian juga sudah pergi dari sana sehingga kamu akan aman. " Ucap Yi Lian.


Melihat bahwa ada harapan untuk kembali menjadi orang normal membuat semangatnya kembali membara. Dia ingin membalas dendam untuk orang tuanya, dia ingin membalas dendam pada Ling Yi yang telah menipunya berkali kali.


Hutang ini, akan dibayarkan oleh mereka sampai lunas dan tidak menyisakan apapun. Su Qionglin melihat ke arah Yi Lian dengan anggukan kepala.


Lalu, mereka setuju untuk pergi bersama. Tidak lama kemudian, Su Qionglin merasa bahwa tatapannya menjadi lebih redup dan lebih gelap sebelum akhirnya kembali seperti semula.


Yi Lian menutupi wajahnya dan mengajaknya pergi dengan Kuda menuju Gunung Yi, Gunung Yi adalah Gunung subur yang ada di tengah padang pasir yang gersang.


Itu adalah tempat yang aneh, manusia biasa tidak akan bisa menemukannya begitu saja. Sementara itu , Ling Yi sendiri merasa kesepian setelah satu bulan ini.


Seperti janjinya, Yue Jinmi memilih untuk pergi dan hidup sebagai orang yang sederhana sementara dirinya hanya ada sendirian disini.


"Aku telah mengatakan padamu bahwa kamu akan menyesal tapi kamu tidak pernah percaya padaku, kamu selalu melakukan apa yang kamu benci dan apa yang kamu sukai akan kamu buang. " Ucap Fang Huo berdiri disampingnya.


"Aku sebenarnya bingung, bagaimana kamu bisa berubah menjadi orang yang begitu baik dalam. beberapa hari ? Kamu adalah Wakil Jenderal Fang yang ditakuti oleh banyak orang, apakah hatimu selembut itu sampai sampai bisa langsung luluh hanya dengan penderitaan itu ?" Tanya Ling Yi sambil mempertajam pedangnya.


"Entahlah, dia memiliki kemiripan dengan adik perempuan ku. Dia pada saat ini sudah tiada, jadi kedatangannya membuatku merasa kasihan. " Ucap Fang Huo dengan helaan nafas.


"Apakah ada kabar dari orang di perbatasan dan di tengah kota ?" Tanya Ling Yi.


"Menurut orang yang ku tugaskan untuk mencarinya, belum ada jejak sedikitpun bahwa dia berjalan keluar kota. Dia bahkan tidak terlihat di pasar, mungkin saja dia tersesat di suatu tempat dan mati kelaparan atau mungkin dia diculik oleh seseorang. " Ucap Fang Huo dengan asal asalan yang dengan sengaja memancing Ling Yi.


Ling Yi mengerutkan dahinya dengan tidak senang setelah mendengar kata kata yang diucapkan oleh Fang Huo.


"Tidak mungkin ! Dia tidak mungkin sebodoh itu !"Seru Ling Yi dengan kesal.