The Blind Maiden

The Blind Maiden
76. Ling Yuwen



Tujuan selanjutnya adalah Ling Yuwen yang selama ini sudah membuat onar dimana mana dan membuat kekacauan, ini tentu saja membuat banyak orang merasa tidak nyaman dengan hal ini.


Kebanyakan orang akan merasa gelisah di masa masa kekacauan ini termasuk Ling Yuwen, dia mendengar bahwa Su Qionglin telah kembali dengan pemberontakannya dan membunuh kedua orang tuanya.


Mendengar ini, Ling Yuwen bahkan tidak berani untuk melangkah keluar dari kamarnya sedikit saja, karena ketakutannya.


Su Qionglin sendiri tidak dalam berada keadaan suasana hati yang baik, mengingat bahwa Long Yuwen selalu mempermalukan nya maka dia harus memberikan hadiah yang sangat besar.


Bukankah Ling Yuwen memaksanya untuk berlutut, maka dia akan melakukan hal yang sama.


Su Qionglin berjalan dengan langkah yang tenang dan hampir tidak dapat di deteksi oleh manusia, ketika dia mengetuk pintu.


Orang di dalam merasa panik dan pintu ditahan dengan erat dari dalam, Su Qionglin tidak mempermasalahkan ini dan menarik pedang Ling Yi lalu membelah pintu menjadi dua.


Pada akhirnya, tidak ada yang bisa bertahan di balik pintu tipis ini, Ling Yuwen duduk di bawah meja gioknya dengan ketakutan dan berusaha untuk menyembunyikan diri.


"Ling Yuwen, apakah kamu begitu ketakutan sampai sampai kamu tidak berani menunjukkan diri ?" Tanya Su Qionglin dengan lembut.


"Jangan bunuh aku, aku akan melakukan apapun agar kamu melepaskan nyawaku. " Ucap Ling Yuwen dengan nada memohon.


"Itu adalah hal yang sangat mudah untuk di lakukan, bersujudlah di hadapanku sampai aku merasa puas. Jika aku merasa puas maka aku mungkin akan berbaik hati. " Ucap Su Qionglin duduk dengan tangan terlipat di depan dada.


Ling Yuwen tampak enggan dengan permintaan Su Qionglin, biarkan dia merasakan apa yang dirasakan oleh Su Qionglin hari itu.


Ketika hari itu, dia dipaksa berlutut, dia dipaksa untuk menundukkan kepalanya dan dia dipermalukan.


Orang tuanya dihina, Ling Yuwen layak untuk semua ini dan Su Qionglin dapat melihat berapa congkaknya wajah Ling Yuwen.


Pelayanan Ling Yuwen ingin menggantikan Nona mereka tapi terlalu takut dengan Su Qionglin, Ling Yuwen pada akhirnya perlahan lahan merangkak keluar dari bawah kaki meja sebelum akhirnya menyemprotkan ludahnya ke wajah Su Qionglin.


Tapi, Su Qionglin tidak bodoh dan menghindar tepat waktu, dia menendang Ling Yuwen sampai terjungkal ke belakang.


"Bukankah kamu begitu pemberani dan begitu semangat membara ? Kenapa kamu berubah menjadi penakut seperti ini ?" Tanya Su Qionglin.


Su Qionglin menatap mereka dengan penuh kebencian.


"Sejak hari itu, aku bersumpah bahwa hari ini akan datang untuk kalian. Kalian berani untuk merendahkan ku dan merendahkan orang tuaku, maka kalian layak untuk mendapatkan ini. " Lanjut Su Qionglin.


"Apakah salah untuk mengatakan kebenarannya ? Bukankah benar bahwa Ibumu adalah orang tidak tahu malu yang menyelinap ke atas ranjang Jenderal Su ?" Tanya Ling Yuwen.


Plakkkk !


Plakkkk !


Plakkkk !


Plakkkk !


Su Qionglin menampar wajah Ling Yuwen empat kali, masing masing dua. Sesuai dengan kata katanya yang berbisa.


Siapapun yang berani menghina orang tuanya, layak untuk mendapatkan kematian menyedihkan mereka.


"Kamu begitu berani, karena kami tampaknya merasa bahwa tindakanmu ini benar dan tidak merasa bersalah atau menyesal maka sayang sekali bahwa ini tidak akan menjadi jalan mudah untukmu. " Ucap Su Qionglin dengan senyum iblisnya.