
Note : Haii ! Maaf ya selama beberapa hari ini author istirahat nulis sebentar untuk TBM, tapi ada berita sedih nih, karena TBM bentar lagi tamat tapi mungkin sekitar pertengahan April ini. Dukung terus ya, The Blind Maiden dan Su Qionglin, terimakasih ! Enggak kerasa sudah hampir 3 bulan nih TBM, lebih panjang dari yang author kira. Jangan lupa like dan komen ya !
...----------------...
Su Qionglin memulihkan dirinya bersama dengan Iblis Mo Yin yang dikenal olehnya dengan nama Ling Yi sementara orang orang dari Gunung Yi terus menerus mencarinya.
Pada saat ini, Gunung Yi telah merosot jauh karena Iblis Mo Yin telah melarikan diri dan Dewi muda Gunung Yi sendiri menghilang.
Xian Fu Lian dalam sekejap berubah menjadi sangat kurus karena mengurusi banyak sekali masalah dan sampai sekarang, keponakannya masih belum ditemukan.
"Kami sudah mencari sejauh radius 30 mil , tapi masih belum menemukan jejak Qionglin. Bagaimana ini ? Apakah Iblis Mo Yin mengajaknya pergi ?" Tanya Yi Lian dengan khawatir.
"Bagaimana mungkin ? Iblis Mo Yin telah disegel selama ribuan tahun, dia pasti membutuhkan waktu untuk memulihkan kekuatannya. Kamu harus mencari lagi di sekitar sini. " Jawab Xian Fu Lian dengan kacau.
"Jika Qionglin sudah sadar maka dia seharusnya akan memberi tanda pada kita. " Ucap Yi Lian dengan curiga.
"Tidak, dia tidak akan sadar. Iblis Mo Yin, kenapa dia ditakuti oleh seluruh dunia ? Apakah kamu tahu apa alasannya ?" Tanya Xian Fu Lian dengan serius.
Yi Lian menggelengkan kepalanya dan tampak penasaran dengan apa yang ingin disampaikan oleh Xian Fu Lian.
"Dia terkenal dan ditakuti oleh banyak orang adalah karena dia memiliki kemampuan untuk memanipulasi pikiran seseorang, hanya seperti ini maka dia bisa mengendalikan dunia. Satu satunya cara untuk mengalahkannya adalah Segel Gunung Yi yang murni dan tanpa noda, tapi Su Qionglin belum pernah diajarkan Segel Gunung Yi. " Ucap Xian Fu Lian.
"Kalau begitu, maksudmu dia sedang dimanipulasi oleh Iblis Mo Yin ?" Tanya Yi Lian.
Xian Fu Lian mengangguk dan Yi Lian pada akhirnya memahami berapa seriusnya masalah ini dan langsung mengajak pasukan Gunung Yi untuk mencari Su Qionglin lagi.
Sementara apa yang dikatakan oleh Xian Fu Lian juga tidak salah karena memang sebenarnya itulah yang terjadi.
Disisi lain, Su Qionglin dan Iblis Mo Yin berpindah penginapan untuk bertemu kenalan dari Mo Yin.
"Nona, kami ingin memesan satu kamar. " Ucap Iblis Mo Yin dengan senyumnya yang mempesona.
"Kita harus menghemat uang, bagaimanapun aku tidak memiliki banyak uang. Apakah kamu bersedia untuk menghidupi diriku yang miskin ini ?" Tanya Iblis Mo Yin menempelkan wajahnya di hadapan Su Qionglin.
Su Qionglin merasa bahwa wajahnya memanas dan hanya terbatuk batuk ringan karena rasa malu.
Mereka mendapatkan kamar dan tinggal di dalamnya, walaupun lupa ingatan tapi Su Qionglin tidak sebuta itu terhadap hubungan antara laki laki dan perempuan.
Dia juga menyadari bahwa ada batasan batasan yang harus mereka terapkan ketika hanya berdua di tengah ruangan yang sempit ini.
"Aku akan tidur dibawah. " Ucap Su Qionglin dan menarik selimut untuk tidur di bawah.
Tapi, tiba tiba ada sesuatu yang menarik tangannya, siapa lagi jika bukan Mo Yin ? Su Qionglin jatuh tanpa sengaja.
Siapa yang menyangka bahwa dia benar benar akan jatuh ke atas tubuh Mo Yin , dia melihat wajah Mo Yin dalam jarak yang sangat dekat dan membuat wajahnya memerah sepenuhnya.
"Kamu harus tidur disini dengan baik. " Ucap Mo Yin menepuk sebelahnya.
"Kita bukan pasangan suami istri , kita tidak boleh melakukan ini. " Balas Su Qionglin dengan ragu.
"Tidak boleh melakukan apa, hm ? Bukankah kita hanya tidur saja ?" Tanya Mo Yin dengan pura pura polos dan membuat Su Qionglin salah tingkah.
"Ayo, tidur disini ! Aku tidak akan membiarkanmu tidur di lantai. " Lanjut Mo Yin lalu memeluk Su Qionglin dengan erat.
Su Qionglin berbaring membelakangi nya dan tidak bisa melarikan diri dari kungkungan Mo Yin, Su Qionglin sendiri merasa sangat gugup sekali sampai sampai tubuhnya gemetar.
"Jangan gugup , dalam kehidupan ini kita memang bukan suami istri, tapi mungkin saja kita adalah suami istri di kehidupan sebelumnya." Bisik Mo Yin di telinga Su Qionglin yang membuat seluruh bulu kuduk Su Qionglin berdiri.
Mo Yin tidak hanya berhenti disana dan sengaja menggesekkan hidungnya di telinga Su Qionglin lalu menggigitnya sedikit.