
Su Qionglin baru saja akan bangun dari tempat tidurnya dan mendengar bahwa ada orang yang mengetuk pintu kamar tidurnya.
"Silakan masuk. " Ucap Su Qionglin berjalan ke pintu untuk membuka pintu.
"Jangan repot repot, kamu harus memulihkan luka di tubuhmu dulu. Ini ada Kue Bunga Persik, Kue Bunga Lily, dan Kue Bunga Haitang. Kamu bisa mencobanya satu persatu, dulu Ibumu menyukai makanan ini jadi aku tidak tahu apakah kamu menyukainya juga atau tidak. " Ucap Dewi Gunung Yi dengan hati hati.
Su Qionglin juga bukan tipe orang yang sangat sensitif, mendapatkan niat tulus seperti ini saja sudah membuatnya sangat bersyukur, dia memakan semuanya dengan semangat dan memang itu adalah makanan terenak yang pernah dia makan.
Mungkin...... karena itu dibuat dengan kasih sayang, hanya saja dia masih merasakan takut untuk berharap.
Dia takut jika dia salah mengartikan tindakan dari Dewi Gunung Yi dan Dewa Api Xian Shen, bahwa mereka menganggap dirinya sebagai Ibunya, Xian Ru Ling.
Tapi, ada baiknya untuk tidak berpikir berlebihan, bagaimanapun mereka telah berusaha untuk bekerja sekeras ini demi dirinya saja sudah membuatnya bersyukur.
Bagaimanapun, selama dia 16 tahun hidup ini , belum ada satu orang pun yang dengan khusus memasak untuknya. Ayahnya tidak mungkin melakukannya, Nyonya Su lebih tidak mungkin lagi, Su Lian dan Su Yun tidak tahu bagaimana caranya memasak sehingga ini menjadi jalan buntu.
Su Qionglin memakan semuanya, hanya saja setelah gigitan terakhir, dia mengingat seseorang yang telah menjadi mimpi buruknya.
Itu benar benar sesuatu yang mengerikan, bahwa dia tidak bisa melupakan 'orang itu' dari dalam pikirannya.
Setelah dimakan terakhir, itu agak berat dan agak pahit, bahkan gigitannya agak keras dan sulit untuk ditelan olehnya.
"Bagaimana dengan makanannya ? Apakah kamu menyukainya ?" Tanya Dewi Gunung Yi.
"Aku sangat menyukainya, terima kasih nenek. Ini benar benar enak, seumur hidup belum ada orang yang memasak untukku, apalagi makanan yang indah ini. Sayang sekali bahwa aku tidak bisa melihat bentuknya , ini pasti sangat indah karena ini adalah buatan nenek. " Jawab Su Qionglin dengan sangat sedih.
"Jangan sedih, kakek dan nenek serta bibi mu akan mencari cara untuk menyembuhkanmu, kamu jangan merasa cemas. " Ucap Dewi Gunung Yi.
"Akh percaya pada kalian semua, aku hanya memiliki kalian sebagai keluargaku. Aku benar benar ingin membalas dendam, aku ingin membuat semua orang tahu bahwa aku tidak lagi lemah ! " Seru Su Qionglin dengan putus asa.
"Jika begitu maka nenek akan mendukung keputusanmu untuk yang terbaik, jika kamu ingin membalas dendam maka aku tidak akan melarang mu. Kamu harus membalaskan dendammu jika kamu ingin. " Ucap Dewi Gunung Yi.
Su Qionglin mengangguk dan ketika siang hari, dia tidak diberi makanan karena akan melakukan ritual.
Dimana dia duduk di sebuah lingkaran besar dan dialiri Qi dari ketiga unsur, yaitu unsur air dan unsur api lalu juga ada unsur kayu untuk penyembuhan.
Tiga warna ini melilit Su Qionglin sampai Su Qionglin merasa lebih nyaman, setelah lebih dari 3 jam dia duduk disini, Su Qionglin membuka matanya dan bisa melihat secara kabur.
"Bagaimana perasaanmu ?" Tanya Xian Sheng.
"Baik, aku sudah bisa melihat sedikit walaupun masih kabur. " Ucap Su Qionglin dengan ekspresi cerah.
"Terima kasih banyak atas bantuan Kakek, nenek, dan bibi. Jika tidak maka aku akan terus berada di dalam kegelapan itu. " Ucap Su Qionglin dengan terharu.
"Ini sudah kewajiban keluarga untuk saling tolong menolong, kamu pasti sudah lelah dan lapar. Beristirahatlah, nanti malam, nenek akan mengajakmu untuk makan malam. " Ucap Dewi Gunung Yi.
Su Qionglin di antar kembali ke kamarnya dengan tubuh yang lemah , ini benar benar membuat seluruh energi di tubuhnya terkuras sampai habis tanpa sisa.
Dia merasa lelah secara keseluruhan tapi tidak apa apa, selama dia bisa melihat kembali maka dia akan bisa membalas dendam.
Baik Ling Yi maupun Kekaisaran Ling, semuanya akan jatuh, semuanya akan tumbang dan berlutut di bawah kakinya.
Su Qionglin tidak sabar untuk menunggu tibanya hari itu, dia menjadi mengingat hari hari awalnya, dimana dia hanyalah seorang gadis polos dengan pikiran yang naif dan positif.
Dia menganggap bahwa sebagian besar orang memiliki sifat seperti Ayahnya, tapi pada dasarnya dia salah membuat perkiraan karena tidak semua orang bisa seperti Ayahnya.
Ayahnya adalah orang yang sangat luar biasa, untuk menemukan orang yang setengah dari Ayahnya saja sulit, apalagi banyak orang seperti Ayahnya ?
"Ling Yi, Kaisar, Istana, semuanya pada akhirnya akan tumbang. Aku, Su Qionglin, bersumpah untuk membasahi kediaman mereka dengan darah. " Ucap Su Qionglin dengan penuh dendam.
Dia tidak melakukan kesalahan apapun tapi terus menerus di fitnah, lalu Ayahnya yang selalu hidup sederhana, apakah perlu untuk korupsi untuk menjalani kehidupan sederhana itu ?
Su Qionglin tidak habis pikir, Ayahnya tidak pernah menggunakan pakaian yang mewah, bahkan baju besi yang dia gunakan adalah baju besi yang dijahit oleh Ru Ling 16 tahun lalu.
Kenapa orang orang bisa langsung percaya bahwa Su Bei melakukan itu, ketika mendengar bahwa Ayahnya dihina seperti itu membuat hatinya sakit sekali.
Dia tidak tahan melihat itu, dia tidak sabar untuk menggantikan dan membalaskan dendamnya dan membersihkan nama Ayah dan Ibunya.
Sayang sekali bahwa Su Qionglin tidak pernah sekalipun memikirkan apa dampak yang ditimbulkan di tubuh Dewi Gunung Yi dan Dewa Api Xian Sheng serta bibinya Yi Lian.
Semua orang pasti memiliki sesuatu yang harus dibayarkan, semua pasti memiliki bayarannya sendiri sendiri.
Hanya saja, satu hal yang pasti adalah itu bayarannya pasti besar terutama ketika harus mengganti mata Su Qionglin.
Itu bisa saja membuat Dewi Gunung Yi dan Dewa Api Xian Sheng kehilangan kekuatan hasil kultivasi mereka selama ratusan tahun.
Tapi, jika melihat dari sifat mereka maka mereka seharusnya tidak akan berhenti sampai Su Qionglin sembuh, bahkan jika itu bisa membahayakan nyawa juga akan mereka lakukan.
"Dampak yang ditimbulkan dari pengobatan ini berbahaya, ada baiknya untuk menghentikannya saja. Jika tidak maka kemungkinan besar Dewi Gunung Yi dan Dewa Api Xian Sheng akan kehilangan kekuatan kultivasi kalian selama ini, ini tentu saja akan menyebabkan penyesalan bagi kalian. Kalian harus mempertimbangkan ini dengan baik, terutama itu mengandung banyak aspek yang harus dipertimbangkan. " Ucap Yi Lian.
Sepasang suami istri itu saling memandang satu sama lain dan membuat sebuah keputusan yang penting.