
"Qingyi, jangan sembarangan berbicara ! Mengejek anggota Kekaisaran mampu mendapatkan hukuman penggal, pada saat itu maka mungkin Ayah harus diturunkan secara paksa. Apakah kamu tidak keberatan dengan itu ?" Tanya Zhuang Zhiqi dengan peringatan keras.
Zhuang Zhiqi tampaknya adalah orang yang lembut dan berwawasan luas, tapi juga tegas, tentunya adalah orang yang bertanggung jawab.
Pantas saja, Su Qionglin pernah mendengar nama ini dari Su Lian sebelumnya. Julukan Zhuang Zhiqi di Ibukota adalah sebagai Kekasih Seribu Cinta.
Karena, dia dianggap sebagai kekasih ideal oleh semua orang karena sikapnya yang sempurna dan wawasannya yang luas serta sifatnya yang menghargai orang lain tanpa pandang bulu, tentunya juga karena keluarganya adalah keluarga Menteri Peperangan yang telah kaya selama tujuh turunan.
Semua orang menyukai laki laki tampan, yang baik hati, dan kaya, tapi tidak banyak orang yang memenuhi kriteria itu.
Beberapa di antaranya hanya memenuhi beberapa, tapi Zhuang Zhiqi memenuhi semua itu tanpa terkecuali.
Dia kaya, dia pintar, pandai dan tekun, dia berbakat dan ambisius, baik hati dan tidak sombong, tentunya juga memiliki wajah yang sempurna.
Dibalik semua itu, dia juga berpotensi sebagai seorang Menteri termuda dengan semua pencapaiannya yang luar biasa.
"Tuan muda Zhuang, apakah kamu adalah seorang Zhuangyuan termuda ? Aku terkejut bahwa kamu lulus pada usia 17 tahun, itu adalah rekor yang sangat mengejutkan. Aku mendengar bahwa pria memasuki Akademi Kekaisaran pada usia 15 tahun, dan itu tidak mudah untuk lolos. " Ucap Su Qionglin mengalihkan pembicaraan.
"Sayang sekali bahwa tidak, ada yang lebih muda dariku untuk lulus dari Akademi Kekaisaran. " Ucap Zhuang Zhiqi dengan nada yang agak pahit.
"Apa ? Ada yang lebih muda ? Siapakah itu ?" Tanya Su Qionglin dengan terkejut.
"Itu adalah Jenderal Ling, dia memasuki Akademi Kekaisaran pada usia 14 tahun, satu tahun lebih cepat dan lulus pada usia 15 tahun, disaat semua orang seusianya baru saja ingin masuk dan dia sudah lulus. Dia adalah legenda di Akademi Kekaisaran dan mendapatkan Zhuangyuan, jika dibandingkan dengan dirinya maka aku benar benar tidak layak. " Keluh Zhuang Zhiqi dengan sedih.
"Jangan sedih kak, bagaimanapun kamu masih menang dalam sifat. Dia bukan orang yang baik, dia memiliki banyak hal buruk yang melekat pada dirinya, bagaimana bisa dibandingkan denganmu ?" Tanya Zhuang Qingyi menghibur Zhuang Zhiqi.
Sementara Su Qionglin terkejut dan terdiam, dia memikirkan bagaimana Ling Yi ini muncul dalam setiap percakapannya.
Ling Yi ini bagaikan bayangan yang terus menerus mengejar dirinya tanpa dapat dihentikan, ketakutannya pada Ling Yi meningkat dan kecemasan menyerang dirinya. Tapi dia berusaha untuk tetap tenang.
"Tuan muda Zhuang, maafkan aku karena sudah mengungkit masalah yang membuatmu sedih ini. Apakah aku boleh bertanya padamu tentang satu hal ?" Tanya Su Qionglin.
"Tidak apa apa, tanyakan saja Nona Su. " Jawab Zhuang Zhiqi.
"Aku sebenarnya merasa cemas pada Ayahku, dan tidak tahu bagaimana kondisi perbatasan saat ini. Dengan Menteri Peperangan Zhuang, tentu saja kamu seharusnya tahu bagaimana dengan kondisi Perbatasan saat ini ? Aku khawatir bahwa Ayahku akan berbohong demi menyembunyikan hal ini kepadaku agar tidak membuatku khawatir. " Tanya Su Qionglin.
Mimpi buruk selain Ling Yi adalah sesuatu yang langka atau bahkan hampir tidak pernah sama sekali.
"Sejujurnya, di perbatasan pada saat ini tidak ada tanda apa apa, hanya saja pada saat ini akan memasuki musim dingin. Aku takut bahwa orang orang dari Kekaisaran sekitar akan datang untuk menyerang, demi mendapatkan bahan makanan. Ini pastilah bukan perang besar dan sudah biasa terjadi setiap Tahun. " Ucap Zhuang Zhiqi memberikan analisanya sekaligus jawaban pertanyaannya.
"Setelah mendengar analisa dari Tuan Zhuang membuatku lebih tenang, terima kasih Tuan Zhuang karena telah membuatku merasa lebih tenang. " Balas Su Qionglin dengan senyum tipis.
Tidak lama, makanan di antarkan dan semua orang mengambil sumpit masing masing lalu makan bersama.
Disana, semua orang mengambil makanan masing masing dengan hati hati. Su Qionglin memakan dengan semangat, tampaknya ini adalah makanan yang sangat enak.
Su Qionglin bahkan menambah beberapa makanan lain, karena enak. Dia benar benar tidak bisa menahan godaan terhadap makanan enak. Sebagaimana makanannya selalu biasa saja selama ini dan ketika keluar maka dia mendapatkan makanan enak ini.
"Ini adalah makanan yang sangat enak. Terima kasih kepada Tuan Muda dan Nona Zhuang karena telah mengajakku untuk makan kemari. Jika tidak maka aku tidak akan pernah tahu bahwa ada makanan seenak ini di dunia. " Ucap Su Qionglin dengan tulus.
"Karena Nona Su sudah mengatakan seperti ini, maka kita harus lebih sering makan disini di masa depan. Aku merasa bangga karena berhasil mengajak Nona Su untuk memakan makanan yang pas dengan selera Nona Su. Banyak orang yang mengeluh ketika aku membawa mereka kesini bahwa disini terlalu berlemak dan berminyak , serta tidak sehat. Tapi, sebenarnya ini adalah makanan yang enak. Terkadang, beberapa orang dari kalangan kita terlalu banyak memilih. " Ucap Zhuang Zhiqi dengan jujur.
"Aku tidak akan banyak memilih, Tuan muda Zhuang. Aku memakan semua yang enak, tidak perduli apakah itu berlemak atau berminyak, menurutku selama tidak dimakan secara berlebihan maka tidak akan ada yang salah. " Balas Su Qionglin dengan bijak.
"Nona Su benar benar sesuai dengan ku, pandanganku juga begitu. Nona Su, apakah kamu ingin pergi melihat permainan Catur denganku setelah ini ?" Tanya Zhuang Zhiqi.
"Tentu saja jika Tuan Muda Zhuang tidak keberatan. " Jawab Su Qionglin.
Zhuang Zhiqi membayar tagihan makan mereka dan memegangi tangan Su Qionglin sementara Zhuang Qingyi hanya menonton dari belakang sambil menahan tawa, orang yang semula saling menolak ini sekarang menempel satu sama lain.
"Sudah kuduga, mereka adalah pasangan yang cocok. Kakak, kamu harus membayar ku banyak untuk kebaikan ku ini. " Gumam Zhuang Qingyi dengan geli lalu turun mengikuti pasangan itu.
Keduanya turun dan melihat satu sama lain, lalu Su Qionglin diajak untuk melihat Permainan Catur , tapi Zhuang Zhiqi mengetahui kesulitannya.
"Permainan Catur tidak hanya mengandalkan pandangan tapi juga hati. Permainan Catur sama seperti kamu sedang menyusun pasukan untuk mengalahkan pasukan musuh, sebagaimana itu adalah taktik yang kamu gunakan untuk melawan orang lain. Aku akan mengajarimu untuk bermain dulu. "Ucap Zhuang Zhiqi.
Lalu, Su Qionglin duduk di sebuah meja dan dia meraba setiap kotak yang ada di papan catur dengan hati hati.
Lalu, dari belakang Zhuang Zhiqi menuntun tangannya untuk mengarahkan bidak bidak Catur dengan hati hati.