The Blind Maiden

The Blind Maiden
33. Pernikahan III



"Selamat adikku, kamu sudah akan menjadi suami. Aku akan menunggu kabar bahagia ini darimu. " Ucap Kaisar Ling sambil menepuk perut Ling Yi.


"Tenang saja, Kak. " Balas Ling Yi dengan tawa tidak ikhlas.


Tentu saja selanjutnya ada banyak sekali orang yang mengucapkan selamat, itu bahkan tidak selesai hanya dengan satu jam.


Padahal mereka tidak saling mengenal satu sama lain, hanya saja mereka memuji seolah olah mereka telah berkenalan sejak bayi.


Su Qionglin pada akhirnya mengerti betapa berbahayanya lingkungan sosial Kaisar, hal ini benar benar menipu dan bisa membuat seseorang terlena.


Jika orang tersebut adalah orang yang tidak memiliki pendirian yang tepat, maka orang tersebut akan dibuai oleh pujian pujian manis itu dan pada akhirnya menjadi boneka yang bisa di kendalikan oleh orang lain.


Su Qionglin tidak ingin hal tersebut terjadi, jadi Su Qionglin hanya membalasnya dengan senyum tipis dan kepala yang menunduk.


Semuanya berjalan dengan lancar sampai sore hari dan Su Qionglin sudah hampir tidak bisa merasakan keberadaan kakinya lagi.


Seluruh tubuhnya mati rasa belum lagi dengan jepit rambut Phoenix di kepalanya ini yang terbuat dari emas asli, mungkin beratnya lima kilogram, benar benar mengejutkan bahwa dia tahan untuk menggunakannya selama beberapa jam.


Selanjutnya, mak comblang mengajaknya untuk masuk ke dalam kamar pengantin yang telah dihias dengan cahaya yang remang remang dan bunga bunga sehingga harumnya sangat menyegarkan.


"Lian Wangfei, kamu harus menunggu disini sampai Lian Wang membuka tudung kepalamu dan melakukan hubungan suami istri. " Ucap mak comblang mengajarkan apa yang seharusnya dilakukan.


Su Qionglin yang mendengar ini menganggukkan kepalanya, dia bukannya tidak tahu apa yang harus dilakukan antara suami dan istri.


Hanya saja...... dia terlalu malu untuk membayangkannya dengan Ling Yi. Jadi, setelah itu Mak comblang keluar dan menunggu bersama dengan Su Qionglin.


Tapi, dari Su Qionglin masuk ke dalam sampai pagi tiba , belum ada satu orangpun yang masuk ke dalam kamar ini.


Siapa yang menyangka bahwa pada akhirnya Ling Yi benar benar tidak tertarik padanya dan hanya memikirkan keuntungan jika menikahinya.


Su Qionglin tidak bisa menahan sakit hati ketika membayangkannya, tapi juga tidak bisa menyalahkan Ling Yi yang tidak menyukainya.


Seharusnya dia sadar diri dan tidak berharap terlalu banyak, bagaimanapun siapa yang akan menyukai seorang gadis buta yang tidak memiliki kemampuan lain seperti dirinya.


Hanya saja, yang membuat kesal adalah kenyataan bahwa Ling Yi bahkan tidak sekalipun masuk ke dalam sini untuk menyapanya dan membuka tudungnya dan hanya membiarkannya duduk selama dua belas jam dengan kondisi riasan masih penuh.


Bayangkan betapa kesulitannya dia pada saat ini dan Ling Yi memperlakukannya seperti pelayan, dia benar benar kesal. Tapi, dengan adanya status baru nya pada saat ini maka dia akan dipanggil sebagai Lian Wangfei.


Yang menunjukkan identitasnya sebagai istri dari Ling Yi, maka orang orang di kediaman ini harus memperlakukannya sebagaimana Ling Yi di perlakukan.


Kecuali, Ling Yi sengaja untuk menyuruh orang memperlakukannya dengan buruk maka barulah dia bisa diperlakukan dengan buruk.


Jika tidak maka dia akan bisa melaporkan pengajuan kepada Yang Mulia untuk mengatakan bahwa dia telah ditindas oleh seorang pelayan.


Pada saat ini martabat Istana telah di injak injak oleh pelayan, pada saat itu maka mustahil bagi Kaisar untuk tidak memeriksanya.


Tidak lama, wanita tua paruh baya itu masuk dengan wajah penuh keringat dan khawatir karena kerja tidak berhasil untuk memanggil Ling Yi dan melakukan hubungan suami istri.


Siapa yang akan menyangka bahwa dia tidak bisa mengatakan nya dan tidak menghasilkan apapun.


Mak comblang ini sudah berhasil kepada banyak orang tapi hubungan yang satu ini terlalu keras kepala sampai sampai dititik dimana semua orang akan serba salah dan bingung terkait dengan masalah ini.


Su Qionglin berusaha untuk tetap tenang dan pada akhirnya membuka tudung merahnya bahkan tanpa menunggu pengantin pria datang.


Karena pengantin pria memutuskan untuk melakukan sesuatu yang tidak menghormatinya maka dia tidak perlu melakukan penghormatan kepada Ling Yi yang kurang ajar ini.


Ling Yi membuatnya duduk di tepi ranjang semalaman dengan jepit rambut yang berat dan penuh dengan keindahan dan nilai estetika.


Pada akhirnya dibalas dengan perilaku ini , dia tidak akan menyisakan martabat Ling Yi sama sekali.


Dia membongkar riasan nya tanpa ada yang bisa menghalanginya, Su Qionglin bukanlah orang yang suka untuk membuat onar.


Hanya saja untuk sampai di titik ini tidak mudah dan telah memancing banyak sekali kemarahan Su Qionglin yang sudah tidak bisa ditahan lagi, betapa menyebalkannya melihat orang orang itu.


Hanya saja, kembali lagi dia adalah orang yang tidak bisa melihat maka tidak perduli apakah dia menggunakan tudung atau tidak maka akan sama saja


"Lian Wangfei, kamu tidak bisa melakukan semua ini. Jika tidak maka kehidupan kecil ini akan dengan mudah membayar kesalahan ini, Lian Wang tidak akan senang dengan hal ini. Tolong Lian Wangfei memberikan kesempatan kepada Lian Wang dengan menunggu selama tiga jam lagi. " Ucap mak comblang itu dengan terus terang dan ketakutan.


Tampaknya reputasi mengerikan Ling Yi benar benar berhasil untuk menakuti wanita tua ini, tapi Su Qionglin sudah tidak perduli lagi dengan semua ini.


Dia melepaskan pakaian pernikahannya seolah olah itu tidak penting, tidak perduli apa ini adalah kehidupannya.


Bahkan, jika dia tidak menurut maka Ling Yi tidak bisa memaksanya. Jika Ling Yi memaksanya maka Su Qionglin tidak akan membiarkannya dan merasa bahwa lebih baik mati dibandingkan di kendalikan oleh Ling Yi.


Hanya saja, ini adalah awal pernikahan yang begitu kacau. Dia akan membuang semua pakaian pernikahan ini karena ini bukan tanda bahagia.


Perniakahn ini hanya murni terjadi akibat perjodohan dan kejahatan dari Kaisar karena dendam Kaisar terhadap Ling Yi dengan Su Qionglin sebagai korbannya.


Jika tidak, maka tidak akan terjadi masalah masalah seperti ini sebelumnya. Ling Yi sendiri tampaknya tidak perduli dengan istri barunya, Su Qionglin juga tampak tidak perduli.


Itu bagus jika Ling Yi memiliki urusannya sendiri dan biarkan dia hidup sendirian di sini , tidak apa apa jika kediamannya agak sempit.


Yang penting adalah dia berhasil untuk mendapatkan kedamaian di Kediaman Ling Yi, tapi tanpa diduga diga ketika Su Qionglin berbalik.


Dia merasakan kehadiran seseorang yang benar benar tidak di duga duga olehnya, itu adalah orang yang paling dibencinya.


Itu adalah Ling Yi, orang yang telah meninggalkannya di malam pernikahan mereka.