The Blind Maiden

The Blind Maiden
16. Hadiah Kecil



Zhuang Zhiqi mengajari Su Qionglin bermain Catur dengan hati hati dan penuh perhatian, seolah olah sudah mengatur segalanya.


Setiap langkah telah berjalan dengan perlahan lahan, tapi setiap langkah berjalan dengan pasti. Setelah dua kali pengulangan dan penjelasan Zhuang Zhiqi yang sangat terus terang dan mudah di mengerti oleh pemula sepertinya, akhirnya Su Qionglin paham sepenuhnya.


Di dalam pikirannya , dia mampu menggambar meja Catur yang telah dilatihnya pada saat ini.


"Tuan muda Zhuang, ini adalah ilmu yang sangat mahal. Aku takut bahwa aku tidak akan mampu untuk membayarnya. " Ucap Su Qionglin dengan tawa kecil.


"Aku sangat senang bahwa Nona Su menyukai ini, sebagaimana tidak banyak wanita bangsawan yang bersedia untuk berlatih Catur. Tapi, Nona Su kamu berbeda, kamu tidak kalah dari orang lain, kamu memiliki kelebihanmu sendiri. " Ucap Zhuang Zhiqi menyemangatinya.


"Aku pikir, Tuan muda Zhuang pasti akan diterima dengan baik jika melamar sebagai pengajar di Akademi Kekaisaran, cara mengajar Tuan Zhuang sangat lugas dan mudah dimengerti, ini tentu saja akan membantu peningkatan kualitas generasi masa depan. " Puji Su Qionglin dengan polos.


"Nona Su memujiku begitu tinggi, aku tidak berani untuk mengajar di usiaku yang masih muda seperti ini, aku mungkin akan berkelana sejenak untuk mencari pengetahuan lebih, barulah aku berani untuk mengajarkan orang lain. Aku takut bahwa pemikiranku ini masih terlalu dangkal. " Balas Zhuang Zhiqi dengan rendah hati.


"Aku memiliki gagasan yang mungkin terdengar aneh sebenarnya, aku memiliki pemikiran bahwa seharusnya yang masuk ke dalam Akademi Kekaisaran bukan hanya laki laki saja melainkan perempuan juga, semua orang memiliki bakat di bidang masing masing, jika bakat bidang akademis ini dimiliki di perempuan bagaimana itu ?" Tanya Zhuang Zhiqi menyampaikan pemikirannya.


"Jujur saja, aku senang dengan pemikiran Tuan muda Zhuang, hanya saja tentu saja tidak mudah untuk mengubah sebuah tradisi yang sudah berakar dengan dalam disini. Tapi, dengan bakat dan niat mulia Tuan Zhuang, aku yakin bahwa itu pasti akan bisa berubah seiring berjalannya waktu. " Jawab Su Qionglin.


"Nona Zhuang, sudah pukul berapa ini ?" Tanya Su Qionglin pada Zhuang Qingyi.


"Melihat dari warna langit pada saat ini maka seharusnya sudah pukul 3 atau 4 sore , apakah Nona Su akan kembali sekarang ?" Tanya Zhuang Qingyi.


"Ya, sudah sangat sore, aku akan kembali. Tuan muda Zhuang, di masa depan maka aku akan mencarimu jika menemui kesulitan, terima kasih untuk hari ini. " Jawab Su Qionglin dengan sopan lalu tersenyum manis.


Zhuang Zhiqi terdiam dan menatap Su Qionglin dengan tatapan yang rumit, tidak se polos ketika dia bersama dengan Su Qionglin.


Zhuang Zhiqi duduk di meja Catur miliknya, dengan tatapan yang agak aneh. Hanya dia sendiri yang tahu dengan jelas, apa yang ada di dalam pikirannya. Orang lain tidak mungkin tahu mengenai hal ini.


Zhuang Zhiqi menyimpan pemikirannya sendiri dan memilih untuk menghampiri kediaman Su esok hari.


"Persiapkan semua hadiah untuk Kediaman Su, untuk Jenderal Su, Nyonya Su, Jenderal muda Su, Nona Kedua Su, dan Nona Ketiga Su. "Perintah Zhuang Zhiqi pada pelayan dibelakangnya.


"Ya, Tuan muda. Kenapa kamu memilih untuk membatalkan pertemuan dengan petinggi hari ini demi Nona kedua Su itu ? Bukankah ini adalah pertemuan yang penting ?" Tanya Pelayan Zhuang Zhiqi dengan hati hati.


"Apa yang akan ku lakukan, apakah harus memberi tahukannya kepada dirimu ? Adikku membawa tamu penting seperti Nona Kedua Su, bagaimana mungkin aku mengabaikannya ? Kediaman Menteri Peperangan dan Kediaman Jenderal Su telah berteman selama 10 tahun, bagaimana aku bisa merusak hubungan yang dibangun dalam waktu berpuluh puluh tahun ini ?" Tanya Zhuang Zhiqi dengan dingin.


"Maafkan hamba ini yang telah lancang dan menanyakan masalah pribadi Tuan muda. " Ucap pelayan itu sambil berlutut dan menampar dirinya sendiri.


"Tenang saja Tuan muda, hamba ini akan memcarikan hadiah kecil ini lalu menunjukkannya kepada Tuan muda, apakah Tuan muda setuju atau tidak, Tuan muda bisa memutuskannya sendiri. " Ucap pelayan itu dengan kata kata yang manis.


Memang, ada banyak orang dengan penampilan yang mampu berubah dengan cepat, salah satunya adalah pelayan Zhuang Zhiqi ini.


"Baik, pergilah sekarang ! Aku akan beristirahat terlebih dahulu. " Perintah Zhuang Zhiqi.


Zhuang Zhiqi duduk di kursinya dan merasakan harum seorang wanita yang masih melekat di kursinya, itu adalah harum tubuh milik Su Qionglin yang melekat.


Itu adalah harum dari bunga Anggrek Hitam yang sangat langka, memiliki harum yang lembut dan anggun tapi juga menusuk dengan tegas.


Dikatakan bahwa Anggrek Hitam hanya tumbuh di perbatasan, tampaknya Jenderal Su telah membelikan ini untuk putrinya yang tercinta.


Zhuang Zhiqi memikirkan semua ini dan terdiam sejenak, dia benar benar tidak bisa membayangkan dirinya sendiri terpikat pada Su Qionglin.


Su Qionglin memiliki fitur wajah yang halus dan lembut tapi sejujurnya, memiliki sesuatu di dalam dirinya yang menarik orang lain untuk melindunginya.


Seolah olah dia adalah kecantikan yang rapuh dan tidak akan tahan dengan angin badai , setiap pria akan datang untuk melindunginya, tidak akan ada yang tega untuk menyakiti orang seperti Su Qionglin.


Hanya saja, tebakan yang dibuat oleh Zhuang Zhiqi kali ini salah sepenuhnya karena ada orang yang kejam dan senang melihat Su Qionglin menderita.


Itu adalah Ling Yi yang membuat Su Qionglin menangis tersedu sedu di hari pertama pertemuan mereka, membuat Su Qionglin kehilangan benda yang berharga baginya.


Belum lagi dengan hal hal lain yang dilakukan oleh Ling Yi, membuat Su Qionglin merangkak di tanah dan mencari sapu tangannya sampai tangan dan lututnya terluka.


Su Qionglin tidak membiarkan orang lain untuk tahu tentang lukanya sedikit saja, dia menggunakan pakaian yang panjang dan agak kebesaran, dimana itu melahap seluruh tubuhnya dan hampir tidak menunjukkan bentuk manusia yang tersisa di dalam dirinya.


Su Qionglin berjalan pulang bersama dengan Zhuang Qingyi ke kediaman Su, disana sangat ramai dan semua orang tampaknya sedang merayakan kepulangan Jenderal Su.


"Qionglin, kamu akhirnya kembali. Kami semua sangat mengkhawatirkan dirimu. " Ucap Su Yun langsung menghampiri mereka berdua.


"Kakak Yun, aku hanya berkeliling saja. Tidak ada yang perlu di khawatirkan dari ini. Aku menghirup udara segar yang membuatku merasa lebih baik. " Ucap Su Qionglin berbohong.


Karena dia telah berjanji untuk menyembunyikan identitas Zhuang Qingyi maka dia tidak akan mengungkapkan pertemuannya dengan Zhuang Zhiqi sebelumnya.