
Kresss
Pedang Su Qionglin menembus tubuh Kaisar Ling, Ling Yuan tapi itu hanya menembus di bahu, tentu saja tidak akan membuatnya mati.
Bagaimana mungkin Su Qionglin begitu bermurah hati untuk membuatnya mengalami kematian yang begitu mudah ?
Su Qionglin harus memberikannya pandangan terhadap dunia ini berjalan, bagaimanapun roda terus berputar dan akan ada saatnya dia berada di atas sementara Ling Yuan dibawah.
Alih alih Ling Yi, dia bahkan lebih membenci Ling Yuan yang menggunakannya untuk memanfaatkan dan mengendalikan Ling Yi.
Jika begitu, maka bukankah Ling Yuan yang menyebabkan semua yang dia rasakan ini ? Ling Yuan selalu senang untuk memanfaatkan orang lain maka dia akan membuat Ling Yuan merasakan apa yang telah dilakukannya sendiri.
Su Qionglin melihat bahwa Ling Yuan hampir saja tumbang dengan ini, tapi siapa yang peduli dengan ini ?
"Ling Yuan, apakah kamu pernah menduga bahwa hari ini akan datang ?" Tanya Su Qionglin dengan lembut.
Ling Yuan memandangnya dengan tatapan tidak percaya sebelum akhirnya tumbang dan pingsan, lalu Permaisuri merasa ketakutan ketika melihat dirinya.
"Ya, benar, aku melakukannya ! Nona Su, bukankah dia telah menyakitimu, kamu harus membalasnya. " Ucap Permaisuri.
"Aku memang membencinya, tapi penyebab dia bisa menjadi seperti ini adalah karena kalian. " Ucap Su Qionglin dengan lembut sebelum akhirnya menampar Permaisuri dengan kuat.
"Kalian begitu senang untuk mengendalikan orang lain, bukan ? Kalau begitu maka aku akan mengendalikan kalian. " Gumam Su Qionglin sambil menjambak Permaisuri.
"Aku ingin mendengar masa lalu Ling Yi, jika kamu tidak menjelaskan dengan jujur maka kamu akan tahu apa akibatnya. " Ancam Su Qionglin.
"Akan ku katakan, ketika dia lahir, ibunya telah meninggal dan ibunya merupakan seorang dayang Istana yang cantik dan menarik perhatian Kaisar. Kaisar tidur dengannya dan mengangkatnya sebagai Selir, tapi tubuhnya lemah. Setelah melahirkan, dia meninggal dan hanya menyisakan anak lemah tanpa perlindungan ini. Pada usia 3 tahun, Kaisar terdahulu meninggal dan Suamiku naik tahkta. "
"Kami menutup mata terkait semua yang terjadi padanya, ada banyak hal yang terjadi padanya saat masa masa itu. Orang orang Istana memperlakukannya dengan buruk, dimana semua orang menindasnya. Rambutnya ditarik, dia diseret, makanannya merupakan makanan busuk, dia dikurung, dia dipukuli. "
"Selain itu, bahkan dia juga berkali kali dimasukkan ke dalam sumur lalu kembali di angkat, tapi anehnya dia adalah anak yang penurut dan membuat suamiku agak senang, melihat bahwa dia hanya orang bodoh. Aku sendiri, menyiksanya tiga kali. Ketika aku merasa tidak senang pada suamiku, aku memukulnya dan melampiaskan nya dengan mengambilnya 25 kali. Lalu kedua, ketika dia tidak sengaja menyenggol pelayanku dan aku menghukumnya untuk berlutut di depan pintu ku dalam keadaan salju selama 6 jam dan pada saat itu dia hampir mati. Ketiga kalinya karena dia mencoba untuk kabur dari Istana, pada akhirnya aku memberinya peringatan bahwa dia tidak akan bisa kabur dari ini dengan cara memasukkannya ke dalam penjara air selama 12 jam. " Jelas Permaisuri, Su Qionglin yang mendengar ini tiba tiba terdiam dengan kenyataan ini.