The Blind Maiden

The Blind Maiden
44. Kemarahan Ling Yi



Orang orang jarang untuk melihat ekspresi Ling Yi yang selalu tenang dan tampak terlihat licik sedang seperti ini.


Di hadapan Tabib Lin Qi Qi, dia memasang wajah yang mengerikan, dimana Dewa sekalipun akan takut padanya.


Aura membunuh yang dia dapatkan setelah membunuh ribuan orang di medan perang telah menguar dengan mengerikan.


Ling Yi melempar pedangnya untuk menahan Lin Qi Qi yang ingin kabur, itu benar benar menahan Lin Qi Qi dan hampir memakunya di dinding.


Ketika Ling Yi membuka pintu, satu hal yang dilihatnya adalah Lin Qi Qi yang sedang mencoba untuk membuka pakaian Su Qionglin yang sedang pingsan.


Siapapun yang memberi keberanian pada Lin Qi benar benar harus di acungi jempol , mendengar keributan di kamar Su Qionglin membuat Su Lian dan Su Yun mendekat untuk melihat apa yang terjadi.


"Jenderal Ling, apakah ada sesuatu ?" Tanya Su Yun sambil memandang Lin Qi Qi yang hampir dipaku di dinding dengan mengerikan.


"Tuan muda Su, tolong selamatkan aku !" Seru Lin Qi Qi.


"Siapapun yang berani untuk menolong tabib sialan ini maka aku akan memenggalnya sekarang juga !" Seru Ling Yi.


"Berani beraninya dia mencoba untuk menyentuh sesuatu yang telah menjadi milikku, dia seharusnya mengalami hukuman yang luar biasa dariku tapi karena ini di kediaman Su maka aku akan memberikan keringanan padanya. "Lanjut Ling Yi.


Su Yun dan Su Lian tidak tahu bagaimana cara menanggapi kemarahan Ling Yi yang sangat mengerikan ini.


"A.. a... aku hanya ingin melihat apakah ada gejala alergi pada tubuh Nona Kedua, benar benar tidak ada niat lain !" Seru Lin Qi Qi berusaha untuk menyelamatkan dirinya sendiri.


"Kamu bisa berbohong kepada banyak orang dengan statusmu sebagai tabib, tapi aku juga tahu masalahmu dengan Nyonya Su. Jenderal Su juga bukannya tidak tahu masalah ini . "Balas Ling Yi dengan senyum mengerikan.


Tampaknya, Lin Qi Qi ini tidak akan meninggal dengan mayat yang utuh, sayang sekali bahwa dia telah mencari lawan yang salah.


Itu adalah Ling Yi , Sang Raja Neraka yang tinggal di dunia fana ini. Bahkan Kaisar tidak berani untuk menyinggung nya secara langsung.


Apalagi hanya tabib Kecil ini, tidak akan ada yang bisa menolongnya kali ini. Tidak lama kemudian , Nyonya Su berjalan keluar dan berlutut di hadapan Ling Yi.


"Jenderal Ling, tolong lepaskan Lin Qi Qi , dia akan dikurung di dalam aula untuk menjaga papan leluhur selama 12 tahun tanpa sekalipun melangkah keluar. " Ucap Nyonya Su.


"Siapa yang tahu apakah dia benar benar akan keluar dari aula tersebut atau tidak ? Aku tidak tinggal disini, apakah kamu benar benar akan mengurungnya di aula atau di kamarmu, tidak ada yang jelas. " Ucap Ling Yi dengan senyum dingin.


Pada saat ini, dia sepertinya akan membakar Kediaman Su menjadi abu karena melindungi penjahat ini.


Membayangkan bahwa Su Qionglin disentuh oleh bajingan ini membuat Ling Yi marah, Su Qionglin adalah miliknya dan hanya akan menjadi miliknya.


Orang lain tidak boleh memilikinya bahkan jika dia tidak mencintainya, Su Qionglin hanya boleh setia padanya !


"Apa maksudmu ?! Kamu menghina Ibuku berselingkuh dengan tabib rendahan ini ?!" Tanya Su Yun dengan marah dan berusaha untuk menarik pakaian Ling Yi.


Tapi, dengan satu kibasan saja sudah membuat Su Yun jatuh ke tanah dengan kuat dan menghantam tanah.


Su Yun benar benar mencari masalah pada orang yang salah karena Ling Yi yang pada saat ini sedang murka.


"Yun'er ! Yun'er ! Jenderal Ling, jangan lukai Putra putriku. Aku bisa mati bersamanya, jika kamu membunuhnya maka kamu bisa membunuh diriku juga !" Seru Nyonya Su sambil menangis dan terisak.


"Nyonya Su, apakah secara tidak langsung kamu mengakui bahwa kedua Putra dan putrimu ini bukan Putra Su Bei ? Jika kabar ini tersiar maka orang pertunangan Su Lian akan dibatalkan. " Ucap Ling Yi.


Su Lian yang mendengar ini merasa terpukul dan jatuh ke belakang dengan hampir pingsan, dia memandang ibunya dengan harapan tidak percaya dan berharap bahwa semuanya adalah hal yang salah dan hal yang diucapkan dengan acak oleh Ling Yi.


Tapi, Nyonya Su sama sekali tidak membantah kata kata Ling Yi dan secara tidak langsung mengiyakan apa yang dikatakan oleh Ling Yi.


"Ini adalah kesalahanku pada Su Bei, aku akan menjelaskannya ketika aku mati nanti. Aku tidak akan membiarkan mu membatalkan pertunangan putriku !" Teriak Nyonya Su menggila.


"Melihatmu seperti ini membuatku menjadi semakin tertarik untuk menghancurkan mu, bagaimanapun Jenderal Su pernah menjadi mabuk karena mengetahui masalah ini ? Aku pernah minum bersamanya dan dia mengatakan bahwa dia melihat istrinya berselingkuh dengan tabib yang telah merawatnya selama ini. Tapi, dia selalu bertindak diam diam dan berpura pura tidak tahu. "


"Kamu selalu bertanya tanya, kenapa semua Putra putrimu tidak mendapatkan kasih sayang oleh Su Bei, itu semua karenamu ! Karena dia tahu bahwa itu bukanlah Putra putrinya, tapi dia masih berpura pura diam dan merawat mereka layaknya Putra putri mereka sendiri. Dia juga berbaik hati untuk membiarkan pengkhianat ini untuk tinggal di dalam rumahnya. " Jelas Ling Yi mengungkap tabir kebenaran selama ini.


Ling Yi benar benar membuat seluruh Kediaman Su menjadi gempar karena kata katanya yang mengejutkan dunia.


Tidak ada yang menyangka bahwa hal ini akan datang dengan tiba tiba. Lin Qi Qi sendiri tahu bahwa diri tidak bisa lagi menghindar dari kejahatan ini dan jatuh berlutut dengan lemas.


Dua orang penjaga masuk ke dalam kamar dan menahan Lin Qi Qi untuk diseret sepanjang perjalanan ke kediaman Ling.


"Qi Qi ! Tidak ! Lepaskan aku !" Seru Nyonya Su.


"Hentikan ! Ibu, kamu akan mempermalukan dirimu sendiri !" Seru Su Yun menahan Ibunya dengan perasaan campur aduk.


"Tidak ! Aku ingin tinggal bersamanya ! Aku ingin menjaganya !" Teriak Nyonya Su.


"Su Yun, jaga ibumu baik baik. Jika dia berani untuk nekat mendekati kediaman ku, maka kamu akan tahu apa akibatnya. " Ucap Ling Yi dengan ancaman yang tidak main main.


"Jenderal Ling, tolong rawat Qionglin dengan baik. Masalah ini pasti akan ku urus. " Ucap Su Yun.


"Terima kasih atas kebaikan hati Jenderal Ling. " Ucap Su Lian sambil menundukkan kepalanya dalam dalam.


Ling Yi hanya menatap dengan dingin lalu berjalan ke dalam dan menggendong Su Qionglin yang masih belum sadar sejak keributan tadi.