The Blind Maiden

The Blind Maiden
87. Tahanan Penjara Langit



Beberapa hari berlalu dengan situasi yang sama dan canggung sebelum akhirnya Gunung Yi kedatangan tamu yang tak diinginkan, itu adalah Jing Jun.


"Aku datang kemari untuk menangkap Dewi Muda Gunung Yi yang diduga berkolusi dengan Iblis Mo Yin, pada saat ini belum ada bukti langsung sehingga dia akan ditahan di Penjara Langit. " Ucap Jing Jun.


Xian Fu Lian langsung berdiri di depan Su Qionglin dengan pedangnya, tampak sangat pemberani.


"Aku ingin melihat apakah kamu berani untuk membawa keponakanku ?!" Tanya Xian Fu Lian dengan dingin.


"Jangan membuat masalah pada dirimu sendiri, kali ini memiliki stempel dari Kaisar Langit sendiri. " Balas Jing Jun mengeluarkan dekret Kaisar.


"Siapapun yang berani menentang dekret kaisar, inti jiwanya akan dihancurkan dan dibuang dari roda reinkarnasi !" Seru Jing Jun dengan lantang sehingga semua orang bisa mendengarnya dengan jelas.


Tapi, Xian Fu Lian sudah bersalah sekali kepada kakaknya sampai sampai kakaknya, Xian Ru Ling harus menderita di alam fana.


Dia tidak ingin melakukan kesalahan yang sama, dia akan melakukan apa saja agar keponakannya bisa tetap hidup dengan bahagia di Gunung Yi.


"Keponakanku tidak bersalah dalam hal apapun, dia bahkan tidak memahami Segel Gunung Yi. Bagaimana dia bisa melepaskan segel yang bahkan tidak bisa dilepas oleh ibuku ? Aku tidak ingin menyerahkannya, jika Yang Mulia keberatan maka aku akan mendatanginya. " Ucap Xian Fu Lian dengan lantang.


"Kamu mungkin bisa mati dengan tenang, tapi bagaimana dengan Gunung Yi ? Apakah hanya akan mengandalkan si lemah Yi Lian ? Pada saat ini, Gunung Yi kalian hanya menyisakan setumpuk sampah. " Ejek Jing Jun.


Xian Fu Lian tampak marah dan akan mengambil pedahgnya sebelum akhirnya ada yang menghentikannya.


"Bibi, apa yang aku perbuat maka akan ku tanggung. Jangan sampai melibatkan Gunung Yi. "Ucap Su Qionglin dari belakang dengan suara yang jernih seolah olah dia tidak habis menangis.


"Anak kecil, kita bertemu lagi. " Ucap Jing Jun dengan wajah yang menyebalkan.


Su Qionglin berjalan ke depan Xian Fu Lian dan menoleh ke belakang dengan senyum tulusnya.


"Bibi, aku akan melindungi Gunung Yi kali ini. Jangan kecewakan aku, aku telah berhutang banyak kepada kakek, nenek dan kedua bibi yang telah membantuku naik dari keterpurukan ku. Pada akhirnya aku sadar bahwa ini bukan hal yang bisa aku hindari. " Ucap Su Qionglin.


"Bodoh, aku tidak ingin melepaskanmu ! Kali ini kamu pasti akan mati !" Seru Xian Fu Lian dengan mata yang memerah.


Su Qionglin berbalik sepenuhnya dan memeluk bibi yang baru ditemuinya tapi bersikap sangat hangat layaknya orang tuanya.


"Jika aku mati dan memberikan kedamaian bagi semua orang, maka aku tidak akan keberatan. Kakek, nenek, Ibu, semuanya mencintai Gunung Yi. Kalau begitu, biarkan aku berkorban untuk rumah yang mereka cintai ini. " Ucap Su Qionglin.


Lalu, Su Qionglin berjalan mendekati Jing Jun yang mengangguk. Jing Jun membuka sebuah portal dan menarik Su Qionglin untuk pergi bersama dengannya.


"Qionglin ! Qionglin !!! Kamu tidak bisa pergi seperti itu !" Teriak Xian Fu Lian dengan sedih.


"Fu Lian, kamu tidak bisa menyusulnya ! Apakah kamu ingin menyia nyiakan nyawa Qionglin ?!" Tanya Yi Lian sambil menangis.


"Aku tidak perduli ! Aku harus menyelamatkannya ! Aku tidak bisa hidup dalam rasa bersalah lebih lama lagi !" Teriak Xian Fu Lian sambil membuka portal dengan paksa.


"Fu Lian ! Tidakkah kamu sadar bahwa semua orang membencinya ? Jika kamu melakukan ini, bukankah akan membuat orang lebih membencinya ?! Lalu, bagaimana jika seluruh Gunung Yi akan terkena dampaknya ? Apakah Qionglin akan bahagia dengan pengorbanan itu ?!" Tanya Yi Lian dengan sedih.


"Lalu ? Kamu ingin aku melihatnya mati begitu saja ? Kamu ingin aku melihatnya mati di tangan Jing Jun atas kesalahan yang bahkan tidak pernah ia perbuat ?!" Tanya Xian Fu Lian dengan nada yang meningkat dengan ekstrem.