
Su Qionglin benar benar pingsan pada kali ini dan tidak memiliki kesempatan untuk melihat dunia luar lagi, petir berhenti sejenak sebelum akhirnya bersiap untuk menyambar lagi.
Tapi, tiba tiba formasi dibuka dengan paksa oleh seorang wanita muda yang tampak seperti gadis 20an tahun.
Tampak sangat cantik dan mempesona, tapi sayangnya memberikan kesan bahwa orang orang sebaiknya tidak main main dengannya.
"Aku bertanya tanya, siapa yang begitu berani untuk melakukan hal ini pada keponakanku ?" Tanya Xian Fu Lian dengan dingin.
Jing Jun turun dari atas tahktanya dan berhadapan dengan Xian Fu Lian, mereka saling menatap satu sama lain dengan penuh dendam.
"Jing Jun, kamu benar benar pemberani untuk melakukan hal lancang seperti ini. Apakah menurutmu Gunung Yi pada saat ini hanyalah sampah ?" Tanya Xian Fu Lian.
"Jaga ucapanmu ! Jika itu adalah ibumu maka kamu baru layak mengatakannya seperti itu. " Gertak Jing Jun.
Plakkk
Xian Fu Lian menampar Jing Jun di depan banyak orang, bahkan membuatnya malu.
"Apa yang ingin ku ucapkan maka pasti akan ku ucapkan. Kamu sebaiknya menjaga diri, jangan sampai mendapatkan undangan dari Kaisar langit. " Ucap Xuan Fu Lian.
Xian Fu Lian berjalan ke tengah altar dan melihat keponakannya lalu menyadari bahwa itu telah direndam dengan darah.
Xian Fu Lian memeriksa denyut nadinya dan itu. masih berdetak walaupun sangat halus, sampai sampai hampir tidak terasa lagi.
Alam Langit ini bukannya tidak memiliki aturan, seorang Jing Jun saja berani terlalu banyak bertingkah.
Dia seharusnya merasa lebih sadar diri dengan kondisinya, Xian Fu Lian menggendong keponakannya di punggungnya dan berjalan menuruni altar yang telah dibasuh oleh darah Su Qionglin.
"Jing Jun, berdoalah bahwa aku sedang berbaik hati. Jika tidak, bahkan jika kamu pergi ke ujung dunia, tidak akan ada yang bisa menyelanatkanmu. " Ucap Xian Fu Lian dengan muram.
Tanah yang semula baik baik saja tiba tiba langsung retak karena kemurkaan Xian Fu Lian, ini tentu saja membuat Dewa Dewi kecil panik.
"Kamu benar benar memandang tinggi dirimu sendiri, pada akhirnya kamu akan menyesali tindakanmu." Ucap Jing Jun.
Jing Jun melempar formasi mematikan ke depan Xian Fu Lian, tapi Xian Fu Lian hanya memutar matanya dengan malas sebelum akhirnya memecah formasi itu dengan satu lambaian tangan.
"Nenek tua, kamu seharusnya mencari cara baru. Aku sudah bermain dengan formasi ini sejak usia 5 tahun. " Balas Xian Fu Lian dengan malas.
"Sialan ! Berani beraninya kau menghinaku ! Kamu benar benar tidak layak untuk menjadi Dewi karena tidak ada rasa hormat pada orang yang lebih tua !" Teriak Jing Jun.
"Rasa hormat pada orang yang lebih tua selalu ada, tapi apakah layak untuk orang yang selalu mengumpat sepertimu ? Ada baiknya untuk sadar diri sebelum berteriak, jika kamu berteriak lagi maka aku akan merobek bibirmu. Percaya atau tidak percaya, aku akan melakukannya. " Ucap Xian Fu Lian dengan jengah.
Jing Jun menggertakkan giginya sebelum akhirnya melihat punggung Xian Fu Lian menjauh dan masuk ke dalam pintu antar dimensi.
"Bertahanlah, kamu tidak boleh mati disini. " Ucap Xian Fu Lian pada Su Qionglin yang sudah sangat lemah.