
Setelah pulang sekolah tiba minwoo buru-buru mendekati minji untuk pulang bersama sebelum para namja pengganggu itu mendahului dia, maka dari itu pula minwoo pulang sambil merangkul pundak minji.
“minwoo oppa tumben sekali oppa pulang sambil merangkulku, apakah oppa salah makan saat istirahat tadi siang ?”, ucap minji yang keheranan akan sikap minwoo.
“aniyeo gwaenchana, oppa hanya ingin hubungan kita semakin dekat saja sehingga para namja hidung belang itu tak akan berani untuk mendekatimu lagi my angel hhehe”
“whattt your angel ??”.
“hhehe kau kan manis, cantik, dan baik seperti malaikat chagi”
“hhuh dasar oppa bisa saja”, ucap minji kepada minwoo. Lalu setelah itu mereka pulang bersama tanpa ada yang berniat untuk mendekati minji lantaran jika ada yang akan mendekati minji saja minwoo langsung memberikan tatapan membunuhnya kepada siapa saja yang berani mendekati yeojachingu nya itu.
Lalu semenjak itu minwoo bersikap seperti itu kepada para namja sehingga tak ada namja yang mendekati minji lagi, akan tetapi dirinya yang sebenarnya tidak seperti itu, itu hanyalah sebagai kedok untuk melindungi yeojachingu nya saja tak lebih karena dirinya tak ingin kehilangan yeoja cantik yang telah berhasil merebut separuh dari hatinya itu.
Namun minwoo tidak pernah tahu, bahwa dengan dirinya bersikap dingin kepada setiap perempuan dan teman perempunnya, itu makin membuat sikap para perempuan makin menjadi-jadi ingin tetap berada disamping minwoo, entah itu dengan cara mendekati minwoo secara terang-terangan maupun dengan cara mengusik minji, karena bagi mereka jika mereka dapat berhasil mendapatkan minwoo itu sama halnya mereka mendapatkan keuntungan tersendiri.
Siapasih didunia ini yang tidak mau memiliki pacar yang hanya tertarik pada pacarnya sendiri tetapi tidak tertarik dengan perempuan lain, bukankah itu sama saja dengan memiliki pacar yang setia ?
Tetapi sebetulnya mereka tidak tahu bahwa dengan menjadi perempuan yang disukai minwoo, itu sama halnya dengan mempertaruhkan segala kebebasan yang kau miliki. Mengapa demikian ? karena dengan menjadi pacarnya minwoo tentu saja itu artinya kau memiliki banyak musuh, walaupun kau sendiri tidak tahu apakah mereka memiliki masalah atau tidak denganmu, tetapi mereka tetap saja terus memusuhi bahkan mereka berani melukaimu, bukankah itu penuh dengn resiko ?
Sama seperti halnya dengan apa yang terjadi pada minji disekolah, minji ternyata menerima bullying disekolah lantaran dirinya menjadi pacar minwoo, yang mana minwoo merupakan laki-laki paling tampan disekolah, pada awalnya minji tidak menghiraukan pembulian yang diterimanya dan hanya menganggapnya sebagai angin lalu saja, tetapi lama-kelaman mereka dibiarkan seperti itu mereka yang ada semakin menjadi-jadi dalam melakukan pembulian, yang pada akhirnya mulai mengusik minji, sampai pada suatu hari..
Byurr... ( suara air)
“oh shitt, apa ini ?? ini sangat menyebalkan, bahkan bajuku sampai basah gara-gara disiram barusan, hampir saja baju gantiku tidak terkena air tumpahan tadi ” ungkap minji dalam hati.
“Yaaakkk aku tahu kalian masih di dalam toilet ini, mau kalian ini apa sih, apa salahku pada kalian ?