
Dengan solusi yang telah di berikan kepadanya dari rey, akhirnya minwoo memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya kepada minji hari ini, dirinya sedang memikirkan waktu yang tepat untuk menyatakan perasaannya, walaupun sebenarnya dirinya tidak siap dengan kemungkinan minji akan menolak cintanya dan dia tidak ingin itu sampai terjadi, maka dari itu dirinya ingin mempersiapkaan dengan sematang mungkin, untuk mengurangi kemungkinan yang ada dan dirinya berharap bahwa minji mempunyai perasaan yang sama seperti dirinya, sehingga dia tidak akan pernah merasakan rasa sakit nantinya.
Setelah pelajaran hari ini telah selesai, dirinya meminta minji untuk tidak langsung pulang, karena dirinya ingin menyatakan perasaannya kepada minji, akhirnya dengan perasaan gugup minwoo memberanikan dirinya untuk menyatakan perasaannya kepada minji, karena dirinya tak mau kehilangan minji, hanya karena dirinya tidak mampu mengungkapkan perasaannya, setelah kelas sudah mulai sepi minwoo mulai mendekati minji dan mulai mengungkapkan isi hatinya kepada minji.
“minji-a bolehkah aku bertanya padamu ?”, ucap minwoo
“boleh, memangnya apa yang akan kau tanyakan kepadaku minwoo-a ? sampai kau terlihat err sedikit tegang mungkin? Apa yang membuatmu berkeringat dingin seperti itu ?”, ucap minji menjawab pertanyaan dari minwoo,sambil menatap minwoo yang bisa dibilang aneh mendadak.
“apakah aku boleh tahu a-aaapa kamu sudah mempunyai pacar atau be bellum, dan jika kamu be bellum mempunyai pacar apakah kamu ingin menjadi pacarku minji-a ?” ungkap minwoo dengan perasaan gugup di karenakan minji sedang menatap dirinya, setelah minwoo mengatakan itu minji bingung harus menjawab apa karena dirinya terkejut oleh pertanyaan yang di lontarkan minwoo barusan, hingga akhirnya minji memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan dari minwoo.
Setelah beberapa saat kemudian, minji mendongkakkan kepala’nya melihat minwoo yang sedang terlihat gelisah dan kecewa, dengan kepala yang menunduk dikarenakan jawaban yang tadi dia utarakan, seketika itupun dirinya tersenyum dan berkata”minwo-a hari ini akhirnya aku tahu bagaimana perasaan orang tersebut kepadaku dan sepertinya dia juga menyukaiku dan aku sangat yakin itu”, ucap minji pada minwoo dengan tersenyum cerah, setelah mendengar penuturan minji ternyata minwoo semakin tertohok hatinya dan dirinya sudah tak kuat lagi untuk mendengar penuturan yang lebih banyak lagi yang bisa membuat dirinya terluka, hingga akhirnya dia melangkah menjauhi minji, dirinya tak percaya bahwa minji tidak memiliki perasaan yang sama seperti dirinya yang membuat seluruh harapannya hancur seketika itu.
Namun saat dirinya baru melangkah sejauh tiga meter, dirinya seakan mendengar suara minji yang mengatakan ”ya memang benar bahwa aku sangat menyukai dia, karena dirinya juga sama menyukaiku dan orang tersebut adalah orang yang sekarang sedang berdiri membelakangiku dan berjalan menjauhiku”, ungkap minji yang membuat minwoo terdiam seketika.
“apakah orang yang dimaksud kamu adalah aku minji-a ? Tanya minwoo sambil membalikkan badannya untuk mendekati minji kembali.
Minji tersenyum dan berkata “ne,orang yang aku sukai selama ini adalah kau minwoo-a”ucap minji pada minwoo sambil tersenyum yang menghiasi wajah cantiknya.